20 Hari Jelang Nikah, Wanita Ini Meninggal Karena Kanker
Ferdy Thaeras - wolipop
Selasa, 12 Jun 2012 12:33 WIB
Jakarta
-
Dua hari yang lalu, tepatnya Minggu (10/06/2012), pasangan Ellie Jeffery dan Tom Thostrup seharusnya melangsungkan pernikahannya di London. Sayangnya, Ellie yang selama ini berjuang melawan kanker tidak bisa merasakan hari bahagianya karena ia sudah dipanggil yang Maha Kuasa 20 hari lebih awal.
Selama tiga tahun, Ellie telah berjuang melawan kanker payudara. Didiagnosa pertama kali di tahun 2009, ia makin dikenal banyak orang sebagai pemberi inspirasi lewat blog pribadinya, writtenoff.net. "Di usia 28, aku didiagnosa menderita kanker payudara kedua yang telah menyebar ke paru-paru, liver dan tulang." Begitulah kalimat pertama yang ia tulis dalam blognya.
Namun dengan tekad yang keras dan pantang menyerah, ia tetap berjuang dan mengatakan: "Aku hanya diberikan waktu beberapa bulan untuk hidup. Terdengar mengerikan tapi aku ingin buktikan di blog bahwa dokter kadang tidak selalu benar dan kamu bisa menjalankan hidup yang normal, bahkan menakjubkan."
Pasangan muda ini seharusnya melangsungkan pernikahan di Yorkshire Utara, 10 Juni lalu. Ellie bahkan telah menerima wig yang terbuat dari rambut asli sahabatnya, Miffy Grub. Sayangnya keadaan berjalan tidak sesuai harapan dan dirinya meninggal di Rumah Sakit James Cook di Middlesbrough, Inggris.
Sang calon suami, Tom yang ditinggalkan kekasihnya sempat berencana memajukan hari pernikahan dan melangsungkannya di rumah sakit. Namun karena keadaan Ellie yang begitu kritis, ia tidak diperbolehkan. Ellie sendiri juga menolak menikah di atas kursi roda. Kini Tom berjanji akan meneruskan blog milik Ellie dan mengumpulkan uang untuk amal dari tulisan di dalamnya.
(fer/hst)
Selama tiga tahun, Ellie telah berjuang melawan kanker payudara. Didiagnosa pertama kali di tahun 2009, ia makin dikenal banyak orang sebagai pemberi inspirasi lewat blog pribadinya, writtenoff.net. "Di usia 28, aku didiagnosa menderita kanker payudara kedua yang telah menyebar ke paru-paru, liver dan tulang." Begitulah kalimat pertama yang ia tulis dalam blognya.
Namun dengan tekad yang keras dan pantang menyerah, ia tetap berjuang dan mengatakan: "Aku hanya diberikan waktu beberapa bulan untuk hidup. Terdengar mengerikan tapi aku ingin buktikan di blog bahwa dokter kadang tidak selalu benar dan kamu bisa menjalankan hidup yang normal, bahkan menakjubkan."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang calon suami, Tom yang ditinggalkan kekasihnya sempat berencana memajukan hari pernikahan dan melangsungkannya di rumah sakit. Namun karena keadaan Ellie yang begitu kritis, ia tidak diperbolehkan. Ellie sendiri juga menolak menikah di atas kursi roda. Kini Tom berjanji akan meneruskan blog milik Ellie dan mengumpulkan uang untuk amal dari tulisan di dalamnya.
(fer/hst)










































