Jakarta
-
Sebuah survei memperlihatkan curahan hati para wanita yang kini sudah menyandang status baru sebagai 'ibu'. Menurut survei yang dibuat di Inggris itu, para istri merasa tak dianggap seksi lagi oleh suaminya setelah melahirkan.
Situs Netmums yang mengadakan survei itu. Survei itu melibatkan para wanita Inggris yang berusia 18 tahun hingga akhir 50 tahunan.
Dari survei situs tersebut terungkap, 1/3 wanita yang sudah punya anak merasa para suami tidak lagi melihat mereka menarik. Hampir dari 1/2 wanita yang disurvei juga menuduh suami mereka melupakan siapa diri mereka sebelum menjadi seorang ibu.
1/3 wanita merasa mereka kini hanya dilihat sebagai seorang ibu, bukan lagi seorang kekasih. Hanya 2% wanita yang mengatakan suaminya masih menganggap mereka seksi.
Para responden pun ditanya, kata apa yang biasa diucapkan para suami untuk menggambarkan mereka. 12% wanita menyebutkan kata 'feminin' dan 69% wanita mengatakan 'lelah'.
Wanita yang disurvei oleh Netmums juga mengaku kini mereka jarang bercinta. Lebih dari 3/4 responden mengatakan, mereka semakin sedikit berhubungan seks, jika dibandingkan sebelum punya anak.
Para wanita tersebut pun jadi semakin tidak percaya diri. Wanita jadi merasa tidak tertarik lagi dengan hal-hal yang berbau fashion dan kecantikan setelah melahirkan.
Malah 40% responden mengaku mereka sampai 'lupa siapa diri mereka sebenarnya' sebelum punya anak. Fenomena ini disebut sebagai 'mumnesia'.
Kekhawatiran pada penampilan ini lebih banyak terjadi pada para wanita muda. 19% wanita berusia 20-an mengatakan, pasangan mereka menganggap mereka seksi. Sementara pada kelompok wanita usia hampir 50 tahun, jumlahnya naik menjadi 32%.
Lebih dari setengah responden yang berusia 20-an juga membenci tubuh mereka setelah melahirkan. Presentasenya, 37% wanita berusia 30-an, 35% wanita berusia 40-an dan 27% wanita berusia 50-an.
Co-founder Netmums, Siobhan Freegard mengatakan, tidak diketahui secara pasti kenapa wanita muda mengkhawatirkan penampilannya. Bisa jadi mereka cukup kaget setelah menjadi seorang ibu, sehingga ini berdampak pada banyak hal.
"Ibu dan wanita seharusnya berdiri secara berbeda. Setiap ibu itu wanita juga seorang ibu," jelasnya.
Siobhan menambahkan, seorang ibu memang sulit untuk memiliki waktu sendiri atau 'me time'. Namun bukan berarti tidak bisa didapatkan.
Sementara itu seorang psikoterapis, Paula Hall memiliki pandangan berbeda. Menurutnya adalah hal alami jika seorang pria melihat pasangan mereka secara berbeda. Para pria pun tahu bahwa menjadi ibu bisa sangat melelahkan dan mereka sangat berempati.
"Mereka merasa jika mengatakan pada pasangannya bahwa dia seksi, itu bisa membuat semakin tertekan. Tapi untuk ibu baru hal itu justru bisa meningkatkan kepercayaan diri," tuturnya.
Saran Paula, kunci dari masalah ini adalah komunikasi. "Sehingga pasangan bisa sadar, tidak masalah untuk tetap melihat mereka sebagai seorang kekasih," tandasnya.
(eny/eya)
Situs Netmums yang mengadakan survei itu. Survei itu melibatkan para wanita Inggris yang berusia 18 tahun hingga akhir 50 tahunan.
Dari survei situs tersebut terungkap, 1/3 wanita yang sudah punya anak merasa para suami tidak lagi melihat mereka menarik. Hampir dari 1/2 wanita yang disurvei juga menuduh suami mereka melupakan siapa diri mereka sebelum menjadi seorang ibu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para responden pun ditanya, kata apa yang biasa diucapkan para suami untuk menggambarkan mereka. 12% wanita menyebutkan kata 'feminin' dan 69% wanita mengatakan 'lelah'.
Wanita yang disurvei oleh Netmums juga mengaku kini mereka jarang bercinta. Lebih dari 3/4 responden mengatakan, mereka semakin sedikit berhubungan seks, jika dibandingkan sebelum punya anak.
Para wanita tersebut pun jadi semakin tidak percaya diri. Wanita jadi merasa tidak tertarik lagi dengan hal-hal yang berbau fashion dan kecantikan setelah melahirkan.
Malah 40% responden mengaku mereka sampai 'lupa siapa diri mereka sebenarnya' sebelum punya anak. Fenomena ini disebut sebagai 'mumnesia'.
Kekhawatiran pada penampilan ini lebih banyak terjadi pada para wanita muda. 19% wanita berusia 20-an mengatakan, pasangan mereka menganggap mereka seksi. Sementara pada kelompok wanita usia hampir 50 tahun, jumlahnya naik menjadi 32%.
Lebih dari setengah responden yang berusia 20-an juga membenci tubuh mereka setelah melahirkan. Presentasenya, 37% wanita berusia 30-an, 35% wanita berusia 40-an dan 27% wanita berusia 50-an.
Co-founder Netmums, Siobhan Freegard mengatakan, tidak diketahui secara pasti kenapa wanita muda mengkhawatirkan penampilannya. Bisa jadi mereka cukup kaget setelah menjadi seorang ibu, sehingga ini berdampak pada banyak hal.
"Ibu dan wanita seharusnya berdiri secara berbeda. Setiap ibu itu wanita juga seorang ibu," jelasnya.
Siobhan menambahkan, seorang ibu memang sulit untuk memiliki waktu sendiri atau 'me time'. Namun bukan berarti tidak bisa didapatkan.
Sementara itu seorang psikoterapis, Paula Hall memiliki pandangan berbeda. Menurutnya adalah hal alami jika seorang pria melihat pasangan mereka secara berbeda. Para pria pun tahu bahwa menjadi ibu bisa sangat melelahkan dan mereka sangat berempati.
"Mereka merasa jika mengatakan pada pasangannya bahwa dia seksi, itu bisa membuat semakin tertekan. Tapi untuk ibu baru hal itu justru bisa meningkatkan kepercayaan diri," tuturnya.
Saran Paula, kunci dari masalah ini adalah komunikasi. "Sehingga pasangan bisa sadar, tidak masalah untuk tetap melihat mereka sebagai seorang kekasih," tandasnya.
(eny/eya)










































