Pakar Perceraian Ungkap Alasan Suami Sering Lama di Toilet, Picu Perdebatan
Seorang pakar perceraian asal Amerika Serikat, Olivia Howell, menjadi sorotan setelah membahas kebiasaan sebagian suami yang menghabiskan waktu cukup lama di kamar mandi. Dalam tulisannya, Howell menilai toilet bisa menjadi tempat yang relatif sulit diganggu ketika seseorang ingin menghindari kesibukan dan tanggung jawab di rumah.
Melansir New York Post, Howell, yang juga merupakan penulis buku Divorce Happens, menggambarkan kondisi ketika seorang suami pulang ke rumah, tetapi kemudian menghabiskan waktu sendirian di kamar mandi. Dalam tulisannya, Howell menjelaskan bahwa aktivitas seperti olahraga, menjalankan hobi, atau menggunakan headphone masih bisa dihentikan ketika keluarga membutuhkan bantuan. Namun, situasinya berbeda ketika seseorang berada di kamar mandi.
"Seorang suami pulang ke rumah sebagai bagian aktif dari keluarga, menutup pintu, lalu seketika berubah menjadi orang yang punya ruang pribadi," tulis Howell.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan bahwa kamar mandi memiliki alasan yang sulit dibantah ketika seseorang ingin menyendiri.
"Masalahnya, kamar mandi berbeda karena kita tidak mungkin melarang orang lain menggunakan toilet. 'Saya harus ke kamar mandi' adalah salah satu kalimat paling ampuh bagi seseorang yang tinggal bersama orang lain," tulisnya.
Menurut Howell, kondisi tersebut dapat membuat kamar mandi menjadi tempat yang mudah digunakan untuk mendapatkan waktu sendiri. Howell juga menilai penggunaan ponsel pintar membuat kebiasaan tersebut semakin sulit diketahui.
"Sekarang seorang pria bisa menghilang sambil membawa iPhone, dan siapa yang tahu apa yang sebenarnya dia lakukan," tulis Howell.
Menurutnya, orang yang berada di kamar mandi bisa saja membaca media sosial, mengecek pasar saham, menonton video YouTube berdurasi panjang, bermain gim, membalas email, atau sekadar menikmati waktu sendirian.
"Tapi bisa juga, mungkin saja, dia memang sedang mengalami masalah pencernaan," lanjutnya.
Howell kemudian menyebut kamar mandi sebagai semacam 'jalan keluar' dari kesibukan rumah tangga karena alasan berada di toilet sulit dipertanyakan. Dalam tulisannya, Howell sebenarnya mengangkat persoalan yang lebih luas, yaitu pembagian waktu dan tanggung jawab dalam rumah tangga. Menurutnya, masalah muncul ketika salah satu pasangan dapat mengambil waktu pribadi, sementara pasangan lainnya tetap harus mengurus anak, pekerjaan rumah, atau berbagai kebutuhan keluarga.
Dengan kata lain, yang menjadi sorotan bukan semata-mata durasi seseorang berada di kamar mandi, melainkan bagaimana waktu pribadi dan tanggung jawab keluarga dibagi di antara pasangan.
Tulisan tersebut kemudian ramai dibicarakan di media sosial. Sebagian orang menganggap pandangan Howell terlalu berlebihan karena pergi ke toilet merupakan kebutuhan normal. Ada pula yang mempertanyakan anggapan bahwa pria sengaja menggunakan kamar mandi untuk menghindari keluarga.
(vio/vio)









































