Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Malas Ditanya Nikah, Wanita Beli Cincin Tunangan Palsu

wolipop
Rabu, 23 Nov 2011 08:21 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Tak sedikit wanita lajang yang merasa malas ditanya "kapan akan menikah?" oleh keluarganya. Akibat fenomena itu, para wanita di Amerika memutuskan untuk membeli cincin tunangan palsu.

Terdapat sekitar 55 juta wanita single di Amerika Serikat yang memiliki paras cantik serta otak pintar. Namun ketika bertemu dengan keluarganya tanpa mengenakan cincin tunangan, tak sedikit dari mereka yang merasa malu.

Oleh karena itu, liburan keluarga kerap kali membuat para wanita yang berada dalam fase 'The Panic Years' merasa stres. Akibatnya, para wanita tersebut membeli cincin pertunangan palsu dengan harga murah hanya untuk menghindari pertanyaan tentang pernikahan orang tua dan anggota keluarga lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Heather, seorang pengacara berusia 31 tahun asal New York, merupakan salah satu wanita yang melakukan hal tersebut. Seperti yang dikutip dari Daily Mail, Heather merasa takut akan omelan atau ejekan dari ibu serta anggota keluarga lainnya, karena ia tak kunjung dilamar oleh Tony, pacarnya.

"Saya tidak tahan dengan ocehan ibuku. Saya telah berpacaran dengan Tony selama dua tahun dan itu membuat ibu saya menjadi gila karena usia saya yang sudah mencapai 30-an dan belum juga bertunangan," ujar Heather.

Sebelum ia menemui sang ibu dan keluarganya di akhir pekan, Heather sengaja mengunjungi pasar untuk membeli sebuah cincin pertunangan. Ia pun menemukan sebuah cincin yang dengan harga terjangkau di Chinatown.

"Saya punya cincin palsu seharga US$ 30 (sekitar Rp 271 ribuan) hanya untuk membuat ibu saya tutup mulut. Ini benar-benar bekerja dan membuat liburan saya menyenangkan," tambah Heather.

Menariknya, keputusan Heather untuk membeli cincin palsu tidak hanya memberikan pengaruh pada sang ibu. Kekasihnya, Tony melamar dan memberika Heather cincin pertunangan asli pada hari Valentine, setelah tiga bulan kejadian cincin tunangan palsu itu.

(eya/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads