4 Nasihat Hatta Rajasa untuk Ibas Jelang Pernikahan
wolipop
Selasa, 22 Nov 2011 20:42 WIB
Jakarta
-
Usai melakukan siraman pada Selasa (22/11/2011) sore, kediaman Aliya Rajasa kembali ramai. Rombongan Edhie Baskoro Yudhoyono mengunjungi rumah yang terletak di Executive Golf Mansion Kav. 26 Jl. RS Fatmawati, Jakarta Selatan untuk memberikan 'seserahan' dan melakukan prosesi Midodareni.
Setelah seluruh tanda kasih yang dibungkus dengan kotak berwarna putih, diberikan kepada pihak Aliya. Ibas pun mendapat nasihat oleh Hatta Rajassa. Keempat nasihat itu disebut 'Catur Weda'.
"Insyallah ananda akan mempersunting Aliya. Sebelum melangsungkan pernikahan, saya ingin sampaikan empat nasihat Rasullah SAW," ujar Menko Perekonomian tersebut.
Apa saja empat nasihat yang diberikan oleh Hatta Rajasa pada Ibas?
1. Perkawinan itu ibadah untuk bangun kehidupan yang baru. Ibarat perjalanan panjang mengarungi samudra menuju pulau tujuan. Siapkan kapalmu dengan baik karena akan berlayar melalui samudra. Kadan menerpa gelombang tinggi. Jaga kemudimu agar lurus jarahnya, jaga putri agar merasa dilindungi karena ia akan mendampingi dalam suka duka.
2. Dalam perjalanan bawalah bekal karena akan panjang dan perbanyak amal saleh. Hormati dan sayangi orang tua yang telah mendidik ananda. Sayangi pula seluruh keluarga. Papa dan mama akan mengasihi sebagai putra kandung sendiri.
3. Jangan membawa bekal terlalu banyak karena akan memberatkanmu. Bawa secukupnya dan pandai berbagi pada sesama. Taat dalam hukum dan etika yang berlaku. Sayangi sesama, pengang teguh amanah, sabar, ikhlas, tegar dalam hadapi cobaan. Yakinlah dalam setiap kesulitan pasti akan ada kemudahan.
4. Hidup akan tentram, hidup akan berguna dan tenang jika ananda mendekatkan diri pada Allah. Jalankan perintah agama dan hindari larangannya. Jadilah pemimpin yang sabar dalam tiap hadapi cobaan. Jadilah manusia yang berguna bagi keluarga, bangsa dan negara.
Setelah keempat nasihat tersebut diberikan kepada Ibas, Hatta Rajasa menyerahkan naskah Catur Weda yang melambangkan restu serta perintah dari calon mertua. Kemudian, Okke Hatta Rajasa memberikan air putih kepada Ibas sebagai simbol penyejuk.
Dalam bahasa Jawa, Ibas menjawab nasihat dari calon mertuanya. Ia mengatakan agar mereka tak khawatir kepada Aliya, karena Ibas akan menjamin calonistrinya aman lahir dan batin.
Setelah mendengarkan perkataan Ibas dan proses pemberian air putih itu, acara midodareni dilanjutkan dengan ramah tamah.
(eya/eya)
Setelah seluruh tanda kasih yang dibungkus dengan kotak berwarna putih, diberikan kepada pihak Aliya. Ibas pun mendapat nasihat oleh Hatta Rajassa. Keempat nasihat itu disebut 'Catur Weda'.
"Insyallah ananda akan mempersunting Aliya. Sebelum melangsungkan pernikahan, saya ingin sampaikan empat nasihat Rasullah SAW," ujar Menko Perekonomian tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Perkawinan itu ibadah untuk bangun kehidupan yang baru. Ibarat perjalanan panjang mengarungi samudra menuju pulau tujuan. Siapkan kapalmu dengan baik karena akan berlayar melalui samudra. Kadan menerpa gelombang tinggi. Jaga kemudimu agar lurus jarahnya, jaga putri agar merasa dilindungi karena ia akan mendampingi dalam suka duka.
2. Dalam perjalanan bawalah bekal karena akan panjang dan perbanyak amal saleh. Hormati dan sayangi orang tua yang telah mendidik ananda. Sayangi pula seluruh keluarga. Papa dan mama akan mengasihi sebagai putra kandung sendiri.
3. Jangan membawa bekal terlalu banyak karena akan memberatkanmu. Bawa secukupnya dan pandai berbagi pada sesama. Taat dalam hukum dan etika yang berlaku. Sayangi sesama, pengang teguh amanah, sabar, ikhlas, tegar dalam hadapi cobaan. Yakinlah dalam setiap kesulitan pasti akan ada kemudahan.
4. Hidup akan tentram, hidup akan berguna dan tenang jika ananda mendekatkan diri pada Allah. Jalankan perintah agama dan hindari larangannya. Jadilah pemimpin yang sabar dalam tiap hadapi cobaan. Jadilah manusia yang berguna bagi keluarga, bangsa dan negara.
Setelah keempat nasihat tersebut diberikan kepada Ibas, Hatta Rajasa menyerahkan naskah Catur Weda yang melambangkan restu serta perintah dari calon mertua. Kemudian, Okke Hatta Rajasa memberikan air putih kepada Ibas sebagai simbol penyejuk.
Dalam bahasa Jawa, Ibas menjawab nasihat dari calon mertuanya. Ia mengatakan agar mereka tak khawatir kepada Aliya, karena Ibas akan menjamin calonistrinya aman lahir dan batin.
Setelah mendengarkan perkataan Ibas dan proses pemberian air putih itu, acara midodareni dilanjutkan dengan ramah tamah.
(eya/eya)











































