Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Khawatir Berlebihan Bisa Bahayakan Pernikahan

wolipop
Jumat, 16 Sep 2011 16:49 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Rasa khawatir terhadap orang yang disayangi merupakan hal yang normal. Namun jika rasa khawatir tersebut berlebihan, malah bisa menyebabkan ketegangan pada hubungan yang sedang dijalin, ungkap para peneliti Case Western Reserve University di Claveland, Amerika.

Sebuah tim dari departemen psikologi menemukan bahwa mengkhawatirkan sesuatu secara berlebihan bisa sangat mengganggu kehidupan seseorang. Jika tak segera diatasi, rasa khawatir tersebut bisa membahayakan hubungan pernikahan, keluarga juga pertemanan.

Orang yang selalu mengkawatirkan sesuatu hal biasanya disebut penderita 'anxiety disorder' (GAD). Menurut psikolog Amy Przeworski, orang dengan GAD, sering menempatkan hubungan pernikahan, keluarga dan teman dalam daftar kekhawatiran mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Przeworski dan rekan-rekannya di Penn State University mengamati bahwa penderita GAD memiliki cara yang berbeda dalam mengekspresikan kekhawatirannya. Przeworski menemukan adanya empat gaya interaktif, yaitu mengganggu, dingin, tegas dan emosi yang dipendam.

"Semua penderita GAD memiliki rasa khawatir yang sama ekstrimnya, namun mereka memiliki cara mengekpresikan yang berbeda," ujar Przeworski, seperti yang dikutip dari totallyliving.

(eya/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads