5 Hal yang Buat Pernikahan di Ambang Perceraian
wolipop
Kamis, 28 Jul 2011 17:02 WIB
Jakarta
-
Ada banyak hal yang bisa merusak kelanggengan sebuah pernikahan, mulai dari kebiasaan masing-masing hingga adanya orang ketiga. Namun yang pasti, hubungan rumah tangga akan sulit dipertahankan jika Anda dan pasangan melakukan lima hal dibawah ini, seperti yang dikutip dari psychcentral.
1. Memanfaatkan pasangan demi kesenangan sendiri
Tak ada hal yang lebih mengecewakan daripada berpikir bahwa pasangan bisa membuat hidup Anda lebih mudah. Pasangan melakukan semua pekerjaan rumah tangga hingga mencari nafkah. Dan menyedihkannya tak ada kata 'terimakasih' atau 'tolong' dari Anda. Jika hal ini terjadi, artinya Anda tidak mencintai pasangan dengan tulus.
2. Tidak lagi berbicara
Ketika Anda dan pasangan tak lagi banyak berbicara, maka itu merupakan salah satu tanda hubungan yang dijalin telah mati. Berbicara di sini, bukan mengenai topik sehari-hari seperti anak, pekerjaan atau berita-berita di televisi, melainkan mengenai perasaan masing-masing, pujian, kekecewaan serta kejujuran. Hilangnya hasrat untuk membicarakan hal tersebut biasanya diakibatkan oleh pudarnya 'getaran'. Jangan biarkan 'getaran' yang Anda atau pasangan rasakan hilang dengan terus selalu meningkatkan cara komunikasi Anda dan pasangan.
3. Tidak mengekspresikan perasaan
Mengekspresikan perasaan merupakan hal yang normal dalam sebuah hubungan rumah tangga, seperti mengatakan 'aku cinta kamu', atau marah ketika pasangan melakukan hal yang membuat Anda kecewa. Namun seiring lamanya usia pernikahan, hal-hal seperti ini semakin jarang dilakukan. Inilah yang berbahaya. Walau bagaimanapun, pudarnya ketertarikan tak bisa menjadi alasan untuk berhenti mengatakan betapa Anda mencintai pasangan.
4. Berhenti mendengarkan
Tidak ada seorang pun yang tak suka didengar. Ketika pasangan tak lagi saling mendengarkan, maka keutuhan rumah tangganya bisa sangat sulit untuk dipertahankan. Selain menunjukkan kurangnya rasa hormat, tidak mau mendengarkan juga membuat hubungan tak lagi berkembang.
5. Mengancam
Mengancam untuk meninggalkan pasangan, mengancam bunuh diri, mengancam akan melaporkan perilaku pasangan kepada orang tua, bukanlah tanda bahwa Anda berada dalam suatu hubungan yang sehat. Ancaman bisa terjadi karena seseorang merasa putus asa atau berada dalam kondisi yang tak terkontrol dan hal ini dilakukan untuk membuat situasi kembali normal. Ketika pasangan atau Anda mengancam, ada baiknya Anda berdua mengevaluasi kembali hubungan yang telah terjalin.
(eya/eny)
1. Memanfaatkan pasangan demi kesenangan sendiri
Tak ada hal yang lebih mengecewakan daripada berpikir bahwa pasangan bisa membuat hidup Anda lebih mudah. Pasangan melakukan semua pekerjaan rumah tangga hingga mencari nafkah. Dan menyedihkannya tak ada kata 'terimakasih' atau 'tolong' dari Anda. Jika hal ini terjadi, artinya Anda tidak mencintai pasangan dengan tulus.
2. Tidak lagi berbicara
Ketika Anda dan pasangan tak lagi banyak berbicara, maka itu merupakan salah satu tanda hubungan yang dijalin telah mati. Berbicara di sini, bukan mengenai topik sehari-hari seperti anak, pekerjaan atau berita-berita di televisi, melainkan mengenai perasaan masing-masing, pujian, kekecewaan serta kejujuran. Hilangnya hasrat untuk membicarakan hal tersebut biasanya diakibatkan oleh pudarnya 'getaran'. Jangan biarkan 'getaran' yang Anda atau pasangan rasakan hilang dengan terus selalu meningkatkan cara komunikasi Anda dan pasangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengekspresikan perasaan merupakan hal yang normal dalam sebuah hubungan rumah tangga, seperti mengatakan 'aku cinta kamu', atau marah ketika pasangan melakukan hal yang membuat Anda kecewa. Namun seiring lamanya usia pernikahan, hal-hal seperti ini semakin jarang dilakukan. Inilah yang berbahaya. Walau bagaimanapun, pudarnya ketertarikan tak bisa menjadi alasan untuk berhenti mengatakan betapa Anda mencintai pasangan.
4. Berhenti mendengarkan
Tidak ada seorang pun yang tak suka didengar. Ketika pasangan tak lagi saling mendengarkan, maka keutuhan rumah tangganya bisa sangat sulit untuk dipertahankan. Selain menunjukkan kurangnya rasa hormat, tidak mau mendengarkan juga membuat hubungan tak lagi berkembang.
5. Mengancam
Mengancam untuk meninggalkan pasangan, mengancam bunuh diri, mengancam akan melaporkan perilaku pasangan kepada orang tua, bukanlah tanda bahwa Anda berada dalam suatu hubungan yang sehat. Ancaman bisa terjadi karena seseorang merasa putus asa atau berada dalam kondisi yang tak terkontrol dan hal ini dilakukan untuk membuat situasi kembali normal. Ketika pasangan atau Anda mengancam, ada baiknya Anda berdua mengevaluasi kembali hubungan yang telah terjalin.
(eya/eny)
Olahraga
Alat Workout Rumahan yang Harus Kamu Miliki! Barbel Set & Slider Disc Bikin Latihan Lebih Maksimal
Olahraga
Bikin Percaya Diri Saat Olahraga, Ini Pilihan Celana Sport yang Nyaman Dipakai
Olahraga
Olahraga Jadi Nggak Kaku Lagi! Ini Rahasia Baju Sport Wanita yang Bikin Gerak Bebas & Tetap Stylish
Perawatan dan Kecantikan
Banyak yang Bilang Ini Signature Scent Material, HMNS Farhampton Emang Seenak Itu?
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Direstui Keluarga, Viral Pernikahan Wanita Dengan 2 Pria Sekaligus
Viral Verificator
Viral Cerita Pria di Sragen Menikahi Mantan Gurunya Saat SMK, Beda 23 Tahun
Viral Verificator
Viral Souvenir Pernikahan 'Kalcer' Pakai Sayur Hidroponik Tanam Sendiri
Pasangan Artis China Batal Nikah, Calon Istri Ogah Belajar Bahasa Inggris
TikTok Viral Verificator
Viral Pernikahan Beda Usia 40 Tahun, Reaksi Pengantin Wanita Disorot
Most Popular
1
Foto: Gaya Melania Trump Pimpin Rapat Dewan Keamanan PBB saat AS Serang Iran
2
Baju Lebaran 2026
Warna Butter Yellow Jadi Tren Baju Lebaran, Gaya Maia Diserbu di Tanah Abang
3
Ramalan Zodiak 4 Maret: Cancer Dihantui Trauma, Leo Harus Sabar
4
Baju Lebaran 2026
Tren Baju Lebaran Couple 2026: Sarimbit Melayu Laris di Tanah Abang
5
Perubahan Wajah Jim Carrey yang Mengejutkan, Isu Oplas Hingga Tuduhan Kloning
MOST COMMENTED











































