Ingat 3 Hal Ini Untuk Keutuhan Pernikahan Anda
wolipop
Rabu, 20 Apr 2011 12:30 WIB
Jakarta
-
Menjalani sebuah perkawinan, menyatukan dua pribadi yang berbeda, dengan prinsip-prinsip hidup yang juga tak sama bukanlah perkara mudah. Akan ada masa Anda begitu tergila-gila padanya, tapi tak jarang pula Anda berpikir menikahi si dia adalah keputusan terburuk seumur hidup Anda.
Untuk menuju sebuah perkawinan yang bahagia tentu butuh kerja keras. Tapi bukan berarti mewujudkan pernikahan bahagia adalah hal yang mustahil. Berikut ini tiga hal yang perlu Anda dan si dia ingat untuk menjaga sebuah keutuhan pernikahan:
- Team Work
Ketika sebuah pernikahan menghadapi masalah dan pasangan suami istri mencari tempat curhat, yang kemudian terdengar oleh pihak yang menjadi tumpahan cerita adalah kisah tentang betapa menyebalkannya si istri atau si suami. Ceritanya pun hanya berasal dari satu pihak yang dengan berapi-api menunjuk pasangannya sebagai sumber penyebab segala duka lara.
Seandainya pasangan yang bebas 'dosa' mau bercermin, maka ia akan sadar, banyak atau sedikit dirinya pun punya andil yang menyebabkan masalah itu terjadi. Jadi berhentilah saling lempar kesalahan.
Sama seperti sebuah kesalahan tak bisa ditimpakan hanya kepada salah satu pihak, maka untuk membangun sebuah perkawinan bahagia, tak adil jika Anda hanya berharap si dia yang akan berjuang atau sebaliknya. Jadilah anggota tim dalam perkawinan Anda, dan si dia pun akan dengan senang hati melakukan hal yang sama.
- Tetap Jadi yang Terbaik Untuk Si Dia
Satu kesalahan yang sering dilakukan dalam hubungan perkawinan adalah berhenti melakukan proses seperti saat Anda dan si dia masih dalam tahap pendekatan. Anda pasti ingat, saat dengan sukarela bersikap sopan, tetap sabar dan tersenyum meski si dia datang 30 menit lewat dari janji, mendukungnya sepenuh hati, berjuang keras mengabaikan sifat egois, bijaksana, dan penuh perhatian kepadanya.
Demi dirinya, Anda rela mencari tahu apa yang ia sukai dan apa yang dibencinya. Anda mati-matian mencari info tentang apa saja yang bisa membuat hatinya senang, dan Anda akan melakukannya. Anda juga dengan sepenuh hati menghindari hal-hal yang akan membuatnya sedih. Saat itu, menyenangkan dirinya menjadi tujuan hidup Anda yang baru. Kenapa tidak Anda lakukan lagi itu sekarang? Anda dan si dia, sama-sama melakukannya.
- Berikan Pujian
Anda tak perlu malu mengakui kelebihan yang dimiliki si dia. Anda juga tak perlu gengsi mengakui betapa Anda bangga menjadi miliknya. Jika Anda fokus pada segala hal positif yang ada pada dirinya, Anda akan semakin mengagumi dan mencintainya.
Kelebihan-kelebihan pasangan ini bukan hanya hal-hal besar saja. Hal-hal kecil seperti kesediaan si dia membuang kantung-kantung sampah, mencuci piring, atau memotong sendiri rumput di halaman, juga perlu Anda apresiasi.
Pasangan Anda bukan hanya butuh pujian karena ketampanan atau kecantikannya. Ia butuh juga mengetahui dan mendengar, Anda mencintai dia karena kesabarannya, kebaikan hatinya, kemampuannya menjadi trouble shooter, atau kecerdasannya.
Percayalah, rasa bangga Anda karena memilikinya atau menjadi miliknya pasti juga akan membuatnya sangat bahagia. Apalagi jika ia tahu Anda tak pernah sungkan mengumumkannya kepada dunia. Anda berdua akan belajar saling menghargai dan menghormati.
Menjalani sebuah pernikahan hingga menuju ke sebuah hubungan yang ideal tentu tak semudah merapal mantra. Tapi hasilnya akan Anda nikmati seumur hidup alias hingga akhir hayat. Pernikahan bahagia tak akan terwujud dalam hitungan jam saja, tapi butuh usaha dan kerja keras dari orang-orang yang ada di dalamnya.
(eny/eny)
Untuk menuju sebuah perkawinan yang bahagia tentu butuh kerja keras. Tapi bukan berarti mewujudkan pernikahan bahagia adalah hal yang mustahil. Berikut ini tiga hal yang perlu Anda dan si dia ingat untuk menjaga sebuah keutuhan pernikahan:
- Team Work
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seandainya pasangan yang bebas 'dosa' mau bercermin, maka ia akan sadar, banyak atau sedikit dirinya pun punya andil yang menyebabkan masalah itu terjadi. Jadi berhentilah saling lempar kesalahan.
Sama seperti sebuah kesalahan tak bisa ditimpakan hanya kepada salah satu pihak, maka untuk membangun sebuah perkawinan bahagia, tak adil jika Anda hanya berharap si dia yang akan berjuang atau sebaliknya. Jadilah anggota tim dalam perkawinan Anda, dan si dia pun akan dengan senang hati melakukan hal yang sama.
- Tetap Jadi yang Terbaik Untuk Si Dia
Satu kesalahan yang sering dilakukan dalam hubungan perkawinan adalah berhenti melakukan proses seperti saat Anda dan si dia masih dalam tahap pendekatan. Anda pasti ingat, saat dengan sukarela bersikap sopan, tetap sabar dan tersenyum meski si dia datang 30 menit lewat dari janji, mendukungnya sepenuh hati, berjuang keras mengabaikan sifat egois, bijaksana, dan penuh perhatian kepadanya.
Demi dirinya, Anda rela mencari tahu apa yang ia sukai dan apa yang dibencinya. Anda mati-matian mencari info tentang apa saja yang bisa membuat hatinya senang, dan Anda akan melakukannya. Anda juga dengan sepenuh hati menghindari hal-hal yang akan membuatnya sedih. Saat itu, menyenangkan dirinya menjadi tujuan hidup Anda yang baru. Kenapa tidak Anda lakukan lagi itu sekarang? Anda dan si dia, sama-sama melakukannya.
- Berikan Pujian
Anda tak perlu malu mengakui kelebihan yang dimiliki si dia. Anda juga tak perlu gengsi mengakui betapa Anda bangga menjadi miliknya. Jika Anda fokus pada segala hal positif yang ada pada dirinya, Anda akan semakin mengagumi dan mencintainya.
Kelebihan-kelebihan pasangan ini bukan hanya hal-hal besar saja. Hal-hal kecil seperti kesediaan si dia membuang kantung-kantung sampah, mencuci piring, atau memotong sendiri rumput di halaman, juga perlu Anda apresiasi.
Pasangan Anda bukan hanya butuh pujian karena ketampanan atau kecantikannya. Ia butuh juga mengetahui dan mendengar, Anda mencintai dia karena kesabarannya, kebaikan hatinya, kemampuannya menjadi trouble shooter, atau kecerdasannya.
Percayalah, rasa bangga Anda karena memilikinya atau menjadi miliknya pasti juga akan membuatnya sangat bahagia. Apalagi jika ia tahu Anda tak pernah sungkan mengumumkannya kepada dunia. Anda berdua akan belajar saling menghargai dan menghormati.
Menjalani sebuah pernikahan hingga menuju ke sebuah hubungan yang ideal tentu tak semudah merapal mantra. Tapi hasilnya akan Anda nikmati seumur hidup alias hingga akhir hayat. Pernikahan bahagia tak akan terwujud dalam hitungan jam saja, tapi butuh usaha dan kerja keras dari orang-orang yang ada di dalamnya.
(eny/eny)
Olahraga
Legging High Waist untuk Yoga & Lari dari Seri Brand COSI! Pilih yang Sesuai dengan Aktivitasmu
Olahraga
Sepatu Lari Wanita Terbaik 2026! Ringan, Terjangkau, dan Ideal untuk Jogging Harian
Pakaian Wanita
Effortless Chic Tanpa Ribet! Tunik Monogram Elzatta untuk Look Rapi di Berbagai Momen
Kesehatan
Jaga Lambung dan Imun Selama Puasa Ramadan! PRO EM 1 Bantu Stabilkan Lambung dengan Bakteri Baik
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Viral Verificator
Nikah di KUA Demi DP Rumah, Viral Pasangan Ini Bulan Madu Motoran ke Puncak
Viral Verificator
Viral Beda Dari Yang Lain! Ada Tiang Pole Dance di Resepsi Pernikahan Ini
Calon Pengantin Wajib Tahu, Tren Gaun Pernikahan Terbaru dari NY Bridal Market
Kisah Wanita Bersumpah Melajang Seumur Hidup, 2 Minggu Kemudian Dinikahi Bule
Viral Pernikahan Crazy Rich India, Wedding Cake-nya Berbentuk Chandelier
Most Popular
1
Potret Maudy Koesnaedi Mesra Bareng Suami, Wajah Awet Muda Curi Atensi
2
Kylie Jenner Disebut Kembali ke 'Wajah Asli' Setelah Dipacari Timothee Chalamet
3
Min Hee Jin Rela Lepas Rp 301 M Demi NewJeans, Minta HYBE Cabut Gugatan
4
Gaya Lindi Fitriyana yang Diisukan Akan Segera Menikah Dengan Virgoun
5
6 Penyebab Timbulnya Kantong Mata dan Cara Mengatasinya Secara Alami
MOST COMMENTED











































