Kurangnya Kemesraan, Sebabkan Perceraian di Hari Tua
wolipop
Kamis, 21 Okt 2010 12:49 WIB
Jakarta
-
Idealnya, di hari tua, kita bisa menghabiskan waktu dengan orang yang dicintai. Namun tak jarang, justru perceraian yang terjadi. Ini sebabnya!
Tak sedikit kasus perceraian terjadi di usia 50-an ke atas. Hal tersebut cukup memprihatinkan, mengingat umur pernikahan yang juga sudah cukup lama. Namun sebuah penelitian yang dikutip dari Dailymail dapat menjelaskan fenomena itu.
Penelitian itu dilakukan dengan cara melakukan survey pada pasangan yang bercerai di usia 50-an. Mereka pun mengungkapkan beberapa alasan perceraian mereka.
Alasan paling besar adalah hubungan yang mendingin. Sebanyak 28 persen peserta survei memilih hal tersebut sebagai alasan perceraian mereka. Hubungan mereka tak lagi mesra. Kontak fisik pun semakin lama semakin berkurang. Di akhir, hanya kehampaan yang terasa.
Sebanyak 27 persen peserta survei juga mengaku bahwa ia dan pasangannya tak lagi memiliki komitmen pada pernikahan yang telah dibangun bersama. Tak ada lagi rasa saling memmiliki ataupun usaha untuk mempertahankan jalannya pernikahan.
Ketika tak ada lagi kemesraan dan rasa saling memiliki, maka pasangan-pasangan itu tak lagi dapat berpikir jernih. Alhasil, 23 persen dari mereka bercerai karena tak bisa menyelesaikan perselisihan yang ada.
Alasan finansial pun masih mengganggu pernikahan yang telah berjalan lama. Sebanyak 9 persen peserta mengaku bercerai karena masalah finansial.
Jadi, selalu sediakan waktu untuk memupuk cinta Anda pada suami. Berikan perhatian dan dengarkan keluh kesahnya. Jangan sampai cinta yang telah Anda miliki justru mati dan tidak bersisa.
(kee/kee)
Tak sedikit kasus perceraian terjadi di usia 50-an ke atas. Hal tersebut cukup memprihatinkan, mengingat umur pernikahan yang juga sudah cukup lama. Namun sebuah penelitian yang dikutip dari Dailymail dapat menjelaskan fenomena itu.
Penelitian itu dilakukan dengan cara melakukan survey pada pasangan yang bercerai di usia 50-an. Mereka pun mengungkapkan beberapa alasan perceraian mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebanyak 27 persen peserta survei juga mengaku bahwa ia dan pasangannya tak lagi memiliki komitmen pada pernikahan yang telah dibangun bersama. Tak ada lagi rasa saling memmiliki ataupun usaha untuk mempertahankan jalannya pernikahan.
Ketika tak ada lagi kemesraan dan rasa saling memiliki, maka pasangan-pasangan itu tak lagi dapat berpikir jernih. Alhasil, 23 persen dari mereka bercerai karena tak bisa menyelesaikan perselisihan yang ada.
Alasan finansial pun masih mengganggu pernikahan yang telah berjalan lama. Sebanyak 9 persen peserta mengaku bercerai karena masalah finansial.
Jadi, selalu sediakan waktu untuk memupuk cinta Anda pada suami. Berikan perhatian dan dengarkan keluh kesahnya. Jangan sampai cinta yang telah Anda miliki justru mati dan tidak bersisa.
(kee/kee)











































