Tren Dekorasi Pernikahan
Seperti Ini Dekorasi Pernikahan yang Digandrungi Pengantin Millennial
Hestianingsih - wolipop
Sabtu, 28 Sep 2019 09:09 WIB
Jakarta
-
Dekorasi pelaminan jadi salah satu faktor penting dalam resepsi pernikahan. Saat bicara tentang dekorasi pernikahan, tentu tak lepas dari rangkaian bunga, sebagai elemen utama untuk mempercantik tempat hajatan.
Setiap pasangan pengantin pun punya seleranya masing-masing dalam menentukan dekorasi untuk pernikahan mereka. Sedikitnya ada lima aliran dalam rangkaian bunga untuk dekorasi pernikahan yang populer di Indonesia saat ini.
Florist spesialis dekorasi pernikahan Dina Touwani menyebutkan, aliran rangkaian yang biasa digunakan di antaranya modern kontemporer, modern klasik, klasik European dan percampuran antara ketiganya. Adapun dekorasi yang cukup populer saat ini adalah vintage rustic dan kontemporer yang banyak digandrungi kaum millennial.
"Vintage rustic itu pakai pohon-pohon pinus. Tren nya sekarang seperti itu," ujar Dina, saat ditemui di Westin Resort Nusa Dua, Bali, belum lama ini.
Menurut Dina, generasi millennial juga menyukai rangkaian yang lebih artsy dengan menggunakan berbagai elemen tak biasa dalam dekorasi pernikahan. Misalnya saja elemen kering, dikombinasikan dengan elemen segar, sehingga menghasilkan tampilan yang unik dalam ruangan.
"Misalnya rumput ilalang dikombinasi dengan anggrek bulan yang segar. Kemudian dedaunan hijau, itu buat mereka membosankan. Maka disemprot lah jadi gold, jadi bronze, atau biru. Jadi lebih eksploratif. Banyak anak muda pengen seperti itu," jelas wanita yang berkecimpung di dunia merangkai bunga sejak 20 tahun lalu ini.
Menurutnya dekorasi kontemporer dan vintage rustic lebih disukai pasangan pengantin saat ini karena selain terlepas dari pakem yang dianggap tradisional, juga lebih bersahabat dengan kantong. Aliran yang juga disebut artsy ini kerap memanfaatkan properti yang tak lumrah ada di dekorasi yang gayanya lebih tradisional.
Dina mencontohkan kap lampu dari rotan. Jika dibalik, bisa berfungsi sebagai wadah untuk menaruh rangkaian bunga di atas meja penerima tamu atau buffet makanan. Alhasil biaya yang diperlukan bisa lebih ditekan.
"Aliran kontemporer ini model dan pemakaian bunganya lebih sedikit, lebih artsy. Dari segi ekonomis juga lebih terjangkau.
Desainer bunga asal Bali, Made Putra, menambahkan bahwa saat ini pasangan pengantin juga menyukai gaya bohemian tropical untuk dekorasi pernikahan. Tak jauh berbeda dari gaya modern kontemporer, aliran ini pun lebih banyak menggunakan tanaman kering dan dedaunan ketimbang bunga berwarna-warni.
"Pakai palem kering, bohemian dapat, tropikalnya juga dapat. Kalau tropikal lebih banyak ke greenery-nya, banyak main di daun. Untuk bunganya pakai orchid, aloinopsis, dendrobium. Warna-warnanya nggak terlalu ngejreng," pungkas Made.
(hst/eny)
Setiap pasangan pengantin pun punya seleranya masing-masing dalam menentukan dekorasi untuk pernikahan mereka. Sedikitnya ada lima aliran dalam rangkaian bunga untuk dekorasi pernikahan yang populer di Indonesia saat ini.
Florist spesialis dekorasi pernikahan Dina Touwani menyebutkan, aliran rangkaian yang biasa digunakan di antaranya modern kontemporer, modern klasik, klasik European dan percampuran antara ketiganya. Adapun dekorasi yang cukup populer saat ini adalah vintage rustic dan kontemporer yang banyak digandrungi kaum millennial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Vintage rustic itu pakai pohon-pohon pinus. Tren nya sekarang seperti itu," ujar Dina, saat ditemui di Westin Resort Nusa Dua, Bali, belum lama ini.
Foto: Dok. The Knot |
Menurut Dina, generasi millennial juga menyukai rangkaian yang lebih artsy dengan menggunakan berbagai elemen tak biasa dalam dekorasi pernikahan. Misalnya saja elemen kering, dikombinasikan dengan elemen segar, sehingga menghasilkan tampilan yang unik dalam ruangan.
"Misalnya rumput ilalang dikombinasi dengan anggrek bulan yang segar. Kemudian dedaunan hijau, itu buat mereka membosankan. Maka disemprot lah jadi gold, jadi bronze, atau biru. Jadi lebih eksploratif. Banyak anak muda pengen seperti itu," jelas wanita yang berkecimpung di dunia merangkai bunga sejak 20 tahun lalu ini.
Menurutnya dekorasi kontemporer dan vintage rustic lebih disukai pasangan pengantin saat ini karena selain terlepas dari pakem yang dianggap tradisional, juga lebih bersahabat dengan kantong. Aliran yang juga disebut artsy ini kerap memanfaatkan properti yang tak lumrah ada di dekorasi yang gayanya lebih tradisional.
Dina mencontohkan kap lampu dari rotan. Jika dibalik, bisa berfungsi sebagai wadah untuk menaruh rangkaian bunga di atas meja penerima tamu atau buffet makanan. Alhasil biaya yang diperlukan bisa lebih ditekan.
Tren dekorasi pernikahan. Foto: Dok. Bridestory/David Salim Photography |
"Aliran kontemporer ini model dan pemakaian bunganya lebih sedikit, lebih artsy. Dari segi ekonomis juga lebih terjangkau.
Desainer bunga asal Bali, Made Putra, menambahkan bahwa saat ini pasangan pengantin juga menyukai gaya bohemian tropical untuk dekorasi pernikahan. Tak jauh berbeda dari gaya modern kontemporer, aliran ini pun lebih banyak menggunakan tanaman kering dan dedaunan ketimbang bunga berwarna-warni.
"Pakai palem kering, bohemian dapat, tropikalnya juga dapat. Kalau tropikal lebih banyak ke greenery-nya, banyak main di daun. Untuk bunganya pakai orchid, aloinopsis, dendrobium. Warna-warnanya nggak terlalu ngejreng," pungkas Made.
(hst/eny)
Makanan & Minuman
Ngiler Lihat Dubai Chewy Cookie Viral di Media Sosial? Sekarang Kamu Bisa Ikut Coba Juga
Pakaian Pria
Greenlight Voyager Men's Basic Shirt: Kemeja Pria untuk Berbagai Aktivitas
Kesehatan
Perawatan Bayi Praktis dalam Satu Paket, Cocok untuk Orang Tua Baru
Pakaian Wanita
Adidas Tee Lace Branding, Kaos Rib Wanita yang Bikin Look Lebih Rapi
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
TikTok Viral Verificator
Viral Dekorasi Nikah American Style Estetis, Jadi Incaran Pengantin Gen Z
TikTok Viral Verificator
Viral Gebrakan Gen Z: Menikah di Auditorium, Tamu Duduk Seperti Nonton Teater
10 Lagu Pernikahan Ikonik yang Tak Lekang oleh Waktu
TikTok Viral Verificator
Viral Wedding Kalcer ala Gen Z, Dress Code Pakai Batik dan Musik dari Kaset
Tren Live Wedding Painting
Harga Live Wedding Painting, Tren Baru untuk Abadikan Momen Pernikahan
Most Popular
1
7 Potret Bio One Perdana Belajar Balet, Pakai Legging & Sepatu Balet
2
Dokter Operasi Plastik Ungkap Rahasia Awet Muda Brad Pitt di Usia 62 Tahun
3
7 Momen Manis Jisoo BLACKPINK & Seo In Guk, Kelewat Gemas Jadi Couple
4
Daftar Pemeran Siren's Kiss, Drakor Terbaru Park Min Young
5
Apa Itu Looksmaxxing? Tren Viral yang Bisa Bahayakan Mental
MOST COMMENTED












































Foto: Dok. The Knot
Tren dekorasi pernikahan. Foto: Dok. Bridestory/David Salim Photography