Viral Verificator
Viral Kisah Wanita Lampung Tertahan di Hong Kong Imbas Erupsi Anak Krakatau
Sebuah unggahan dari pemilik akun Instagram @fitrywijayawan mendadak viral di media sosial setelah membagikan pengalaman tak terduga saat berada di dalam pesawat. Dalam videonya, wanita tersebut mengungkapkan bahwa penerbangan rute Hong Kong menuju Jakarta yang ditumpanginya terpaksa dibatalkan secara mendadak akibat ancaman erupsi Gunung Anak Krakatau pada Sabtu (5/9/2026).
Momen menegangkan sekaligus membingungkan itu terjadi setelah para penumpang sempat mengalami delay hingga lebih dari empat jam di dalam kabin. Padahal, menurut pengakuannya, mereka seharusnya sudah tiba di Jakarta dalam kurun waktu satu jam ke depan jika penerbangan berjalan sesuai jadwal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembatalan mendadak ini pun lantas memicu kepanikan dan kehebohan di antara para penumpang lainnya yang berada di rute penerbangan yang sama. Curhatan tersebut juga menyoroti kebingungannya sebagai penumpang yang baru pertama kali mengalami insiden pembatalan penerbangan akibat bencana alam.
Selain harus menunggu kejelasan jadwal penerbangan susulan, ia mengkhawatirkan nasib tiket penerbangan lanjutan ke Lampung serta pemesanan hotelnya yang terancam hangus tanpa kepastian ganti rugi dari pihak maskapai.
"Ya Bismillah semoga dimudahkan ya. Ini kita masih di Hong Kong ya, buat lanjut buat ke Jakarta. Harusnya 1 jam lagi kita udah sampe ya di Jakarta. Cuma ini udah delay hampir 4 jam lebih sampai akhirnya ternyata di-cancel gitu. Gimana teman-teman yang lagi di luar negeri juga nih yang mau balik? Apakah kalian kena cancel juga?" tulis postingan video akun Instagram @fitrywijayawan.
Unggahan curhatan video tersebut sudah ditonton lebih dari 556 ribu kali dan mendapatkan banjir komentar dari warganet.
"Kak, di Bandar Lampung udh kek badai gurun pasir. Tebel bgt abu nya. Doakan kami ya kak semoga tidak terjadi apa2.🥹," ujar pengguna Instagram @denisarahmatika.
"Stay safe kk," saut akun @reviewmajo.
"Suamiku pesawat jam 7 mlm ke lampung jg delay kak krna gn krakatau.
Semoga abu mereda bisa pulang dg selamat ya kak amiinnn🤲," doa akun @megaa_liiana.
Konfirmasi Wolipop
Wolipop menghubungi narasumber terkait, Fitri Wijayawan (26 tahun), seorang travel content creator yang akrab disapa Ratu. Saat dikonfirmasi, ia menceritakan kronologi di balik video viral tersebut saat dirinya sedang melakukan liputan review pariwisata di Macau dan Zhuhai.
Wanita asal Bandar Lampung ini mengungkapkan bahwa peristiwa pembatalan penerbangan tersebut terjadi pada (5/9/2026). Rencananya, ia dan rekannya hendak terbang dari Hong Kong menuju Jakarta pada sore hari, namun situasi darurat bencana alam mengubah segalanya.
"Penerbangan kami seharusnya berangkat pada sore hari, tetapi mengalami delay hingga kurang lebih empat jam. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya penerbangan kami dibatalkan karena kondisi tersebut," ujar Fitri kepada Wolipop, Senin (7/9/2026).
Meski sempat tertahan di dalam pesawat dan bingung akan kejelasan nasib penerbangannya, Fitri mengonfirmasi bahwa pihak maskapai bertanggung jawab penuh dan memberikan penanganan yang sangat baik kepada para penumpang.
"Alhamdulillah, kondisi kami saat ini baik dan kami mendapatkan bantuan yang sangat baik dari pihak maskapai. Kami diberikan hotel transit secara gratis, transportasi berupa taksi menuju hotel, serta fasilitas refund atau pembatalan gratis," jelasnya.
Tak hanya fasilitas penginapan dan transportasi, pihak maskapai juga memberikan beberapa opsi solusi lanjutan, seperti menunggu kepastian jadwal penerbangan berikutnya atau melakukan pengalihan rute. Mengingat domisilinya yang berada di Bandar Lampung, Fitri memutuskan untuk mengubah rute penerbangan demi bisa segera sampai ke tanah air.
"Pihak maskapai memberikan beberapa pilihan. Yang sebelumnya Hong Kong-Jakarta, kami ubah menjadi Hong Kong-Singapura. Dari Singapura, kami melanjutkan perjalanan menuju Sumatra melalui Batam dengan menggunakan ferry, hingga akhirnya bisa kembali ke Bandar Lampung," ungkap kreator konten berusia 26 tahun tersebut.
Berada dalam situasi darurat di negeri orang memberikan pelajaran berharga bagi Fitri. Ia pun mengimbau masyarakat, khususnya para pelancong yang sedang berada di luar negeri dan terdampak pembatalan penerbangan akibat erupsi, agar tidak panik dan terus berkoordinasi dengan pihak maskapai.
"Bagi masyarakat yang saat ini masih berada di luar negeri dan belum bisa kembali ke Indonesia karena penerbangannya tertunda atau dibatalkan, jangan panik. Tetap berkomunikasi dengan pihak maskapai dan tanyakan pilihan penerbangan atau rute alternatif yang tersedia. Dari pengalaman kami, pihak maskapai sebenarnya terus berupaya memfasilitasi penumpang agar tetap bisa kembali ke Indonesia dengan aman," pesannya.
Di akhir perbincangan, Fitri juga menyampaikan harapannya kepada pemerintah agar terus memantau perkembangan situasi bencana, memberikan kepastian informasi, serta mendampingi WNI yang terdampak baik di dalam maupun luar negeri.
"Harapan kami kepada pemerintah, semoga terus memberikan informasi yang jelas dan terbaik untuk masyarakat, terutama bagi masyarakat di wilayah Lampung dan daerah terdampak. Selain itu, kami berharap pemerintah juga dapat terus memantau dan membantu masyarakat Indonesia yang masih berada di luar negeri dan sedang berusaha untuk kembali ke tanah air, agar mereka tidak terlantar dan tetap bisa pulang dengan selamat," tutup Fitri.
(gaf/eny)











































