Ketika Lahan Parkir Disulap Jadi 'Hotel' untuk Para Tunawisma

Vina Oktiani - wolipop Kamis, 05 Des 2019 16:32 WIB
Lahan Parkir Yang Disulap Menjadi Hotel Bagi Tunawisma / Foto: Dok. Elite Readers
Jakarta - Mencari dan mendapatkan pekerjaan bukanlah hal yang mudah. Tak jarang, banyak orang yang menjadi pengangguran bahkan tidak memiliki tempat tinggal karena sulit mendapatkan pekerjaan. Orang-orang tersebut biasanya hanya akan mengandalkan tempat-tempat umum sebagai tempat untuk beristirahat.

Hal inilah yang kemudian menjadi perhatian organisasi Beddown. Organisasi Beddown adalah salah satu badan amal di Australia yang memiliki misi menyediakan tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi para tunawisma. Untuk mewujudkan hal tersebut, organisasi ini berhasil menyulap lahan parkir menjadi layaknya 'hotel' bagi tunawisma.
Ketika Lahan Parkir Disulap Jadi 'Hotel' untuk Para TunawismaFoto: Dok. Elite Readers

Seperti dikutip dari Elite Readers, ide cemerlang ini datang dari pendiri organisasi Beddown, Norman McGillivray, saat dirinya melihat lahan parkir yang kosong di malam hari. Selanjutnya Norman mewujudkan idenya tersebut dengan bantuan dari beberapa pendonor dan sukarelawan.

Menurut Norman, banyak tunawisma yang tidak dapat tidur dengan baik, padahal setiap orang layak tidur di kasur dengan nyaman. Oleh karena itu, organisasi ini tidak hanya menyediakan tempat tidur, melainkan juga selimut dan bantalnya agar para tunawisma mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik.


Norman memilih lahan parkir dari Secure Parking yang berada di kota Brisbane. Untuk mengetahui apakah program ini benar-benar berguna, maka dilakukan percobaan selama 2 minggu.
Ketika Lahan Parkir Disulap Jadi 'Hotel' untuk Para TunawismaFoto: Dok. Elite Readers

Persiapan 'hotel' bagi tunawisma itu dilakukan saat malam hari, setelah lahan parkir kosong. 'Hotel' dari lahan parkir ini cukup lengkap karena organisasi Beddown juga menyediakan layanan perawatan gigi, medis, dan perawatan lainnya bagi yang membutuhkan. Tak lupa juga layanan cuci pakaian gratis. Benar-benar seperti layaknya hotel bukan?


Aksi ini mendapat tanggapan positif, terutama dari para tunawisma yang turut serta merasakan sensasi menginap di hotel dari lahan parkir ini.

"Mengingatkan saya pada kehidupan," kata salah satu tunawisma yang kemudian memutuskan untuk tinggal di panti rehabilitasi selama 6 bulan.

Simak Video "Minat Perempuan Indonesia untuk Berbisnis Tertinggi di Asia Tenggara"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/hst)