Laporan dari Ningbo

Mengintip Koleksi Buku Kuno di Salah Satu Perpustakaan Privat Tertua Dunia

Hestianingsih - wolipop Rabu, 20 Nov 2019 07:38 WIB
Foto: Foto: Hestianingsih/Detik Foto: Foto: Hestianingsih/Detik

Ningbo - Mencari tempat-tempat hits untuk berfoto dan diunggah di media sosial atau mencoba berbagai kuliner khas saat berkunjung ke suatu negara biasanya menjadi tujuan utama kebanyakan traveler millennial sekarang ini. Namun sebenarnya masih banyak hal yang bisa dilakukan saat bepergian, salah satunya memperkaya pengetahuan tentang negara yang dikunjungi.

Jika kamu termasuk traveler yang suka mengenal sejarah negara lain, maka rencana liburan selanjutnya bisa mempertimbangkan datang ke Ningbo, Zhejiang, China. Ningbo yang berada di selatan Zhejiang merupakan salah satu kota tertua China dan menyimpan berbagai sejarah berdirinya China dari dinasti ke dinasti.

Mengintip Koleksi Buku Kuno di Salah Satu Perpustakaan Privat Tertua DuniaFoto: Foto: Hestianingsih/Detik


Ningbo juga menjadi tempat berdirinya Tianyige Museum, tempat disimpannya ratusan ribu buku dari zaman kuno. Area seluas 31.000 meter per segi ini memiliki koleksi 300 ribu buku kuno. Di mana 80 ribu di antaranya merupakan edisi langka yang masih berada dalam kondisi baik.

Tianyige Museum dulunya adalah kediaman Fan Qin, pejabat militer tingkat tinggi dari Dinasti Ming. Kecintaannya terhadap buku membuat Fan Qin menempatkan koleksi bukunya di perpustakaan khusus dan hingga saat ini menjadi satu dari tiga perpustakaan privat tertua di dunia.

Mengintip Koleksi Buku Kuno di Salah Satu Perpustakaan Privat Tertua DuniaFoto: Foto: Hestianingsih/Detik


Buku-buku koleksi Fan Qin disimpan dalam ruangan dengan pengamanan ketat dan perawatan khusus. Semua buku yang rata-rata berisi rekaman sejarah lokal dan pemeriksaan kekaisaran ditempatkan dalam lemari kayu yang terbuat dari pohon Cinnamomum Camphora.

Kayu champor ini memiliki aroma khas yang dapat menghindari buku dari kutu, rayap serta serangga lain yang bisa merusak kondisinya. Selain itu juga digunakan rempah-rempah khusus untuk menjaga ketahanannya.

Koleksi buku di Tianyige Museum ini disimpan dalam bangunan yang didirikan sejak 1980an. Namun pada Dinasti Ming, buku-buku ditempatkan dalam perpustakaan kuno, dengan pengawasan ketat.

Mengintip Koleksi Buku Kuno di Salah Satu Perpustakaan Privat Tertua DuniaFoto: Foto: Hestianingsih/Detik


Siapapun yang ingin membaca buku dilarang membawanya keluar dari perpustakaan. Di sekitar bangunan perpustakaan yang didirikan pada 1561 - 1566 itu juga diberlakukan larangan merokok demi menjaga keawetan buku. Siapa pun yang melanggar peraturan, meskipun dia adalah keluarga Fan Qin sendiri, akan diberi hukuman.

Selain perpustakaan yang menjadi daya tarik utama museum ini, pengunjung juga bisa melihat berbagai koleksi Mah-jong di bagian lain bangunan yang disebut Chen Ancestral House. Area ini menyimpan puluhan jenis Mah-jong yang materialnya terbuat dari tulang dan bambu. Ningbo sendiri, dikenal sebagai The Origin of Mah-jong alias tempat yang menjadi asal-usul permainan Mah-jong.

Kompleks Tianyige Museum atau juga dikenal dengan nama Tianyige Pavilion berlokasi di Tianyi Street No. 10, Distrik Haishu, Ningbo, Zhejiang.

Simak Video "Kostum Travelling Tim Nigeria Mirip Kostum Black Panther"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/kik)