60% Wanita Tolak Habiskan Waktu Liburan Bersama Pasangan
wolipop
Senin, 01 Jul 2013 09:01 WIB
Jakarta
-
Menghabiskan waktu liburan hanya berdua bersama kekasih, mungkin terdengar menyenangkan. Tapi bagi 60 persen wanita, mengajak pasangan bukan prioritas utama mereka saat memilih partner untuk berlibur.
Berdasarkan survei dari Hilton HHonors, lebih dari setengah wanita lebih memilih traveling bersama teman-temannya dan meninggalkan kekasih/suaminya di rumah. Namun hal itu sepertinya tidak jadi masalah bagi pasangan mereka.
Bukan hanya wanita, tapi pria juga ternyata demikian. Sebanyak 2/3 pria yang disurvei mengatakan lebih menikmati bepergian ke manapun dengan teman ketimbang kekasih mereka.
"Variasi adalah bumbu kehidupan dan mencoba pengalaman baru, menjelajahi kebudayaan atau melakukan hobi merupakan esensi dari dari liburan," ujar Carmelina Tangi, juru bicara Hilton HHonors, seperti dikutip dari Female First.
Carmelina menambahkan bahwa setiap perjalanan akan memenuhi tujuan yang berbeda dari masing-masing orang. Dan perjalanan tersebut, tidak harus selalu dilalui bersama kekasih. Bisa teman, keluarga, bahkan mungkin orang asing jika traveling sendirian.
"Apa yang para traveler cari dari liburan, baik itu liburan mewah, bersenang-senang di pantai, fine dining, jelajah kebudayaan, spa atau belanja, hal yang wajar apabila semua itu ingin dilakukan dengan orang yang berbeda-beda dalam hidup kita," ujarnya.
(hst/rma)
Berdasarkan survei dari Hilton HHonors, lebih dari setengah wanita lebih memilih traveling bersama teman-temannya dan meninggalkan kekasih/suaminya di rumah. Namun hal itu sepertinya tidak jadi masalah bagi pasangan mereka.
Bukan hanya wanita, tapi pria juga ternyata demikian. Sebanyak 2/3 pria yang disurvei mengatakan lebih menikmati bepergian ke manapun dengan teman ketimbang kekasih mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Carmelina menambahkan bahwa setiap perjalanan akan memenuhi tujuan yang berbeda dari masing-masing orang. Dan perjalanan tersebut, tidak harus selalu dilalui bersama kekasih. Bisa teman, keluarga, bahkan mungkin orang asing jika traveling sendirian.
"Apa yang para traveler cari dari liburan, baik itu liburan mewah, bersenang-senang di pantai, fine dining, jelajah kebudayaan, spa atau belanja, hal yang wajar apabila semua itu ingin dilakukan dengan orang yang berbeda-beda dalam hidup kita," ujarnya.
(hst/rma)











































