Orang Tua Wajib Tahu! 3 Cara Memaksimalkan Golden Age Anak
Periode golden age yang berlangsung dari usia 0-5 tahun pada anak kerap menjadi perhatian para orang tua. Sebab banyak orang tua yang tidak ingin melewatkan momen tersebut untuk membantu tumbuh kembang anak secara maksimal.
Sayangnya, alih-alih memberikan stimulasi tepat justru banyak orang tua yang salah dalam memaksimalkan momen golden age anak. Banyak orang tua yang terjebak pada metodologi tak berdampak sehingga kemampuan anak tidak berkembang secara maksimal.
Nah, berikut adalah tips memaksimalkan golden age pada anak. Yuk simak!
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memberikan Pengalaman Sederhana
Beberapa orang tua berpikir bahwa mereka memerlukan program yang komprehensif untuk memberikan stimulasi yang tepat di masa golden age. Padahal, rangsangan terbaik untuk anak adalah hal-hal yang alami seperti jalan-jalan, bermain dengan mainan, dan kegiatan rutin lainnya.
Buka Perspektif yang Luas
Selain itu, ketika anak memasuki masa golden age maka Anda tidak boleh membatasi anak untuk mencari pengalaman baru. Sebab sejumlah penelitian menyebutkan kecerdasan anak itu dilihat sejumlah indikator kemampuan anak dalam sejumlah bidang, seperti musik, gambar, logika, kata, gerak tubuh, dan lainnya. Oleh karena itu, kegiatan anak tidak boleh dibatasi agar mereka bisa mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
Berikan Anak Kebebasan untuk Memilih Kegiatan Kreatif
Cara lain untuk membantu menstimulasi anak di periode golden age adalah dengan memberikan kebebasan anak dalam memilih kegiatan kreatif. Ini berarti bahwa Anda perlu untuk menyediakan berbagai kegiatan dan bahan yang dapat dimainkan: bahan seni, alat musik, peralatan sains, beberapa peralatan olahraga, buku, alat berkebun, kaca pembesar, dan lain-lain.
Selain itu, para orang tua juga bisa membantu memberikan stimulasi yang positif untuk perkembangan anak dengan mendaftarkan anak ke lembaga kursus atau les online seperti LingoAce. Platform belajar bahasa asing kelas dunia ini disiapkan khusus untuk membantu anak umur 6 sampai 15 tahun.
Pendekatan yang dipilih juga akan disesuaikan dengan kemampuan dan umur anak. Khusus untuk mereka yang masih sangat muda, startup pendidikan digital ini menggunakan pendekatan bernyanyi sambil belajar dan juga pola ajar yang didasarkan pada teknologi animasi dan permainan. Konsep belajar sambil bermain ini juga akan digunakan pada peserta didik yang lebih berumur namun tentunya akan disesuaikan dengan tren terbaru.
Singkat kata, platform EdTech global ini berhasil menyediakan metode pembelajaran bahasa asing yang autentik, menarik, dan efektif, serta bisa disesuaikan dengan kebutuhan murid. Pakar kurikulum, desainer kreatif, dan guru native speaker terbaik akan bekerja sama dalam sebuah tim khusus untuk membuat materi pelajaran yang menyenangkan dengan menggunakan silabus yang terakreditasi secara global, serta memanfaatkan sarana metodologi dan teknologi yang telah terbukti ampuh.
Daftar ke LingoAce sekarang juga dengan menggunakan link kelas free trial gratis!
(fhs/eny)
Makanan & Minuman
Cari Minyak Goreng Jernih & Tidak Cepat Keruh? Ini Rekomendasinya
Kesehatan
Si Kecil Malas Sikat Gigi? Coba Cara Ini Biar Lebih Semangat
Home & Living
AC Ini Berteknologi Turbo Cool, Bisa Bikin Ruang Dingin Lebih Cepat!
Olahraga
Tecnifibre TFIGHT 285: Raket Tenis Versatile untuk Main Lebih Agresif
Mesin Canggih Ini Bisa 'Memandikan' Manusia dalam 15 Menit, Harganya Rp6 M
Bantal Ini Dirancang Khusus untuk Tempat Berteriak, Diklaim Bisa Redakan Stres
Kumpulan Caption Estetik IG Bahasa Inggris yang Keren
Studi: Digital Detox Bikin Otak 10 Tahun Lebih Muda, Begini Caranya
7 Cara Mengatasi Kecanduan Smartphone Demi Kesehatan Mental
Ramalan Zodiak Cinta 5 April: Capricorn Bersabar, Leo Jangan Banyak Komentar
Ramalan Zodiak 5 April: Aries Kurang Agresif, Taurus Jangan Menyerah
Viral Tren Makeup Blush Putih yang Bikin Wajah Glowing, Begini Cara Pakainya
Gaya Pacar Cristiano Ronaldo Pakai Tas Langka, Koleksinya Senilai Rumah Mewah











































