Studi: Orang Rata-rata Mengecek Smartphone 85 Kali Sehari
Hestianingsih - wolipop
Jumat, 30 Okt 2015 17:13 WIB
Jakarta
-
Smartphone kini seperti menjadi sebuah kebutuhan pokok khususnya bagi masyarakat perkotaan yang selalu mobile. Smartphone menjadi benda yang pertama disambar begitu bangun tidur, dan benda terakhir yang menemani ketika pergi tidur.
Apakah Anda termasuk orang yang punya kebiasaan itu? Maka Anda tidak sendiri. Menurut studi, sebagian besar orang memang memprioritaskan smartphone atau ponselnya. Mereka mengecek smartphone rata-rata 85 kali sehari, menghabiskan waktu total lima jam untuk browsing internet dan menggunakan aplikasi online.
Fakta ini didapat setelah para peneliti dari Nottingham Trent University, Inggris mewawancara pria dan wanita berusia 18 hingga 33 tahun yang menjadi partisipan. Kebiasaan partisipan dalam menggunakan smartphone atau ponsel direkam dan diamati selama dua minggu, lewat sebuah aplikasi yang ditanamkan pada gadget mereka.
Aplikasi ini bisa mencatat sejumlah aktivitas para partisipan pada smartphone mereka. Seperti melihat waktu, mengecek notifikasi pesan atau social media, panggilan masuk dan memainkan musik.
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Plos One tersebut menunjukkan bahwa orang mengakses smartphone dua kali lebih sering ketimbang yang mereka perkirakan. Setiap kali mengangkat smartphone, mereka rata-rata hanya menghabiskan waktu kurang dari 30 detik namun dilakukan berulang-ulang.
"Kesadaran orang-orang sangat minim mengenai frekuensi penggunaan ponsel mereka. Ini adalah studi pertama yang mendemonstrasikan secara objektif bahwa interaksi kita lewat ponsel adalah sebuah kebiasaa," ujar Dr Sally Andrews, psikolog dari School of Social Sciences di Nottingham Trent University, seperti dikutip dari Daily Mail.
Ditambahkan Dr David Ellis, psikolog dari Lancaster University, penemuan ini bisa jadi peringatan bahwa orang mungkin saja kecanduan memakai ponsel mereka. Sayangnya, banyak yang tidak menyadari tanda-tanda kecanduan itu.
Kecanduan ponsel atau smartphone bisa berdampak negatif terhadap kesehatan mental. Studi yang dilakukan University of Derby menunjukkan bahwa semakin sering orang memakai smartphone, maka kecanduannya akan bertambah parah dan bisa menyebabkan mood tidak stabil, merasa kesepian bahkan meningkatkan rasa cemburu.
Terlalu sering menggunakan ponsel juga bisa memicu narsisisme, yaitu kondisi mental dimana seseorang mengagumi dirinya sendiri secara berlebihan. Narsisisme yang timbul akibat pemakaian gadget biasanya ditandai dengan meningkatnya frekuensi seseorang mem-posting foto selfie dan seringnya update status di sosial media dalam jangka waktu singkat.
(hst/hst)
Apakah Anda termasuk orang yang punya kebiasaan itu? Maka Anda tidak sendiri. Menurut studi, sebagian besar orang memang memprioritaskan smartphone atau ponselnya. Mereka mengecek smartphone rata-rata 85 kali sehari, menghabiskan waktu total lima jam untuk browsing internet dan menggunakan aplikasi online.
Fakta ini didapat setelah para peneliti dari Nottingham Trent University, Inggris mewawancara pria dan wanita berusia 18 hingga 33 tahun yang menjadi partisipan. Kebiasaan partisipan dalam menggunakan smartphone atau ponsel direkam dan diamati selama dua minggu, lewat sebuah aplikasi yang ditanamkan pada gadget mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Plos One tersebut menunjukkan bahwa orang mengakses smartphone dua kali lebih sering ketimbang yang mereka perkirakan. Setiap kali mengangkat smartphone, mereka rata-rata hanya menghabiskan waktu kurang dari 30 detik namun dilakukan berulang-ulang.
"Kesadaran orang-orang sangat minim mengenai frekuensi penggunaan ponsel mereka. Ini adalah studi pertama yang mendemonstrasikan secara objektif bahwa interaksi kita lewat ponsel adalah sebuah kebiasaa," ujar Dr Sally Andrews, psikolog dari School of Social Sciences di Nottingham Trent University, seperti dikutip dari Daily Mail.
Ditambahkan Dr David Ellis, psikolog dari Lancaster University, penemuan ini bisa jadi peringatan bahwa orang mungkin saja kecanduan memakai ponsel mereka. Sayangnya, banyak yang tidak menyadari tanda-tanda kecanduan itu.
Kecanduan ponsel atau smartphone bisa berdampak negatif terhadap kesehatan mental. Studi yang dilakukan University of Derby menunjukkan bahwa semakin sering orang memakai smartphone, maka kecanduannya akan bertambah parah dan bisa menyebabkan mood tidak stabil, merasa kesepian bahkan meningkatkan rasa cemburu.
Terlalu sering menggunakan ponsel juga bisa memicu narsisisme, yaitu kondisi mental dimana seseorang mengagumi dirinya sendiri secara berlebihan. Narsisisme yang timbul akibat pemakaian gadget biasanya ditandai dengan meningkatnya frekuensi seseorang mem-posting foto selfie dan seringnya update status di sosial media dalam jangka waktu singkat.
(hst/hst)
Perawatan dan Kecantikan
Solusi Rambut Rusak Akibat Styling? Andalkan Duo Haircare Jepang Ini!
Home & Living
Ibadah di Tengah Hari yang Sibuk? Mukena & Sajadah Nyaman Itu Penting
Pakaian Wanita
Datang Ke Kondangan Jadi Pusat Perhatian! Cukup Kebaya Mewah & Tas Kecil Ini
Elektronik & Gadget
Basesus Headphone Bowie D05 Bass Upgrade 2025, Headphone Serba Bisa dengan Bass Nendang & Baterai Tahan Lama!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Mesin Canggih Ini Bisa 'Memandikan' Manusia dalam 15 Menit, Harganya Rp6 M
Bantal Ini Dirancang Khusus untuk Tempat Berteriak, Diklaim Bisa Redakan Stres
Kumpulan Caption Estetik IG Bahasa Inggris yang Keren
Studi: Digital Detox Bikin Otak 10 Tahun Lebih Muda, Begini Caranya
7 Cara Mengatasi Kecanduan Smartphone Demi Kesehatan Mental
Most Popular
1
Gaya Glamor Vie Shantie Khan, Sosialita Malaysia Viral karena Gubernur Aceh
2
Syarat David & Victoria Beckham ke Brooklyn, Mau Bicara Jika Ceraikan Nicola
3
Pakai Serum Dulu atau Moisturizer? Ini Cara yang Benar agar Kulit Mulus
4
TikTok Viral Verificator
Viral Pasangan Nikah Cuma di KUA, Bajunya Bikin Salfok, Karya Desainer Top RI
5
Ramalan Zodiak 22 Januari: Capricorn Banyak Peluang, Pisces Hadapi Tantangan
MOST COMMENTED











































