Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Tas Ini Mengunci Sendiri Jika Pemakainya Terlalu Boros Pakai Kartu Kredit

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Minggu, 02 Feb 2014 11:12 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta - Menahan godaan belanja memang sulit, terlebih lagi bagi wanita. Seringkali kita membeli barang karena lapar mata, dan berakhir dengan penyesalan karena barang tersebut sebenarnya tidak terlalu penting.

Nah, bagi Anda yang sering mengalami hal tersebut, ada cara unik untuk mengontrol kebiasaan boros itu. Ada tas berteknologi tinggi yang diklaim bisa mengurangi keinginan belanja berlebihan para shopaholic.

Tas bernama iBag ini menggunakan sensor pintar yang terdapat pada dompet pemiliknya untuk mengecek pengeluaran uang mereka. Jika sensor tersebut mendeteksi adanya pemakaian uang yang berlebihan, atau pemiliknya masuk ke toko favoritnya, maka tas akan mengunci dengan sendirinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ide untuk menciptakan iBag tercetus setelah creditcardfinder.com.au mengadakan survei dan menemukan bahwa satu dari empat pemegang kartu kredit tidak selalu memerhatikan pembelanjaan mereka tiap bulannya. Michelle Hutchison, perwakilan dari situs tersebut mengatakan iBag sengaja didesain untuk mengontrol pengeluaran pemakainya.

"iBag diharapkan bisa membantu mereka yang sering sulit membayar utang jangka pendek dengan memberi mereka peringatan. Seperti halnya SMS pengingat yang meminta mereka untuk lebih berhemat," ujar Michelle, seperti dikutip dari Daily Mail.

Namun Michelle mengingatkan, iBag belum tentu efektif untuk semua shopaholic. Ia mengatakan, tas warna hitam berukuran kecil tersebut bukanlah solusi jangka panjang bagi para shopaholic yang pengontrolan uangnya sangat boros.

iBag bisa jadi pilihan yang ekstrem bagi mereka yang memakai uang secara berlebihan tapi mungkin bukan jawaban untuk masalah keuangan setiap orang. Singkatnya, iBag akan membantu mengingatkan pemakainya agar tidak menggunakan kartu kredit, tapi tidak bisa menghentikan jika Anda tetap memaksa untuk menghabiskan uang, tidak patuh pada budget bulanan atau memberitahu bagaimana membayar utang.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads