Ketagihan Game Online Candy Crush, Wanita Habiskan Rp 7,2 M Sehari
Pemilik smartphone dan komputer tablet, tentu tidak asing lagi dengan permainan Candy Crush. Game online ini memang sedang digandrungi baik oleh anak-anak maupun orang dewasa dan disebut-sebut sebagai permainan paling adiktif tahun ini.
Fakta menarik terungkap, menurut King.com, sang kreator Candy Crush, wanita usia 25-55 tahun adalah gamers paling loyal di antara yang lainnya. Berdasarkan data dari ThinkGaming, wanita diperkirakan bisa menghabiskan total 400 ribu Poundsterling atau sekitar Rp 7,2 miliar per hari hanya untuk bermain game ini. Uang tersebut umumnya digunakan untuk membayar 'Palu Lolipop', 'Extra Moves' atau membuka kunci untuk naik level.
King.com mengklaim, 90 persen gamers berusia di atas 21 tahun. Namun wanita dewasa ternyata juga keranjingan game bergambar permen dan jelly ini. Salah satunya Lucy Berkley, seorang direktur perusahaan berusia 44 tahun. Lucy yang belum lama tahu Candy Crush mengalami sakit punggung karena ketagihan bermain game ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya Lucy, kini hampir setiap orang yang memegang smartphone atau tablet sering didapati sedang asyik memainkan Candy Crush. Baik di mobil, bus, kereta atau mal. Efek sinar yang berkelap-kelip, musik mengalun pelan dan efek suara saat permen-permen dipecahkan menjadi faktor yang membuat game ini semakin membuat pemainnya kecanduan, selain konsep permainan itu sendiri yang memang menarik.
Candy Crush sebenarnya merupakan game 'netral' yang bisa dimainkan oleh anak-anak, remaja, pria maupun wanita dewasa. Namun kenapa wanita yang lebih banyak memainkannya, Profesor Mark Griffiths, direktur International Gaming Research Unit di Nottingham Trent University, Inggris memberikan penjelasannya.
"Candy Crush adalah salah satu game yang cukup fleksibel untuk wanita. Anda bisa melupakan segalanya untuk beberapa menit, itulah sebabnya game ini cukup menarik bagi wanita, baik Anda seorang ibu rumah tangga yang hanya punya waktu 10 menit untuk memainkannya di sela-sela mengurus anak maupun karyawan atau pebisnis yang sedang dalam perjalanan ke kantor," urai Mark.
Pendapat Mark diamini Lucy, yang sebelumnya tidak pernah memainkan game di ponselnya. Jadi, bisa dibilang Candy Crush adalah game pertama yang dimainkannya.
"Saya memainkannya setiap kali punya waktu luang. Di pagi hari, saya main dalam perjalanan ke kantor, kereta, dan hampir setiap orang yang saya temui di jalan melakukan hal yang sama. Saya curi waktu makan siang untuk memainkannya dan saat pulang, biasanya saya main setengah jam sebelum menyetrika baju atau melakukan tugas rumah tangga lainnya," ujar Lucy.
Satu hal lagi yang membuat Candy Crush cukup digandrungi banyak wanita, karena game ini tidak menampilkan pembunuhan, adegan berkelahi atau karakter pria yang kuat dan wanita yang mempertontonkan seksualitas. Game ini juga cukup simple dan menyenangkan, dan tidak mengharuskan Anda berburu dengan waktu sehingga bisa ditunda.
(hst/eny)
Fashion
Converse Chuck 70 Purple/Blue, Sepatu Stylish untuk Gaya Kasual
Olahraga
Tecnifibre WALL MASTER 365, Raket Padel Stabil untuk Rally Cepat
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Rambut Lembut Berkilau Saat Mudik Lebaran dengan MO.RA Keratin Intensive Hair Repair Mask!
Elektronik & Gadget
Ide Hadiah Lebaran untuk yang Aktif, Xiaomi Smart Band 10, Stylish, dan Siap Temani Olahraga!
Mesin Canggih Ini Bisa 'Memandikan' Manusia dalam 15 Menit, Harganya Rp6 M
Bantal Ini Dirancang Khusus untuk Tempat Berteriak, Diklaim Bisa Redakan Stres
Kumpulan Caption Estetik IG Bahasa Inggris yang Keren
Studi: Digital Detox Bikin Otak 10 Tahun Lebih Muda, Begini Caranya
7 Cara Mengatasi Kecanduan Smartphone Demi Kesehatan Mental
Pertama Kali, Leonardo DiCaprio Ajak Vittoria Ceretti ke Oscars
5 Pasangan Drama China Paling Populer, Chemistry-nya Bikin Baper
Cinlok Hingga Menikah, Tiffany SNSD Ungkap Cara Byun Yo Han PDKT
Kylie Jenner Tampil Seksi Ala Jessica Rabbit di Oscar, Pakai Berlian 200 Karat











































