Konsultasi Tarot
Bertahan dengan Pernikahan karena Agama, Padahal Suami Minta Cerai
Aku menikah masih seumur jagung yaitu 2 tahun tapi ternyata Tuhan ijinkan untuk aku mengalami masalah yang berat. Aku menikah secara Katolik yang di mana perkawinan kami tidak bisa diceraikan. Aku dikembalikan ke orangtuaku dan tidak mendapatkan kabar apapun tentangnya.
Dia memaksa untuk tetap bercerai dengan alasan sudah tidak bisa bersamaku karena mentalku sebagai penyandang bipolar disorder sedangkan dia tahu aku memiliki kondisi itu sejak sebelum menikah. Aku tetap memilih bertahan dalam perkawinan karena berjanji di hadapan Tuhan dan dalam gereja Katolik pun aku tidak bisa bercerai. Aku meminta terakhir padanya bila ingin mengurus perceraian ini maka dia wajib menyelesaikan urusan dalam gereja. Bila gereja telah mengeluarkan surat pembatalan perkawinan baru aku akan menerima untuk dilanjutkan ke persidangan negeri. Gereja juga melihat bahwa tidak ada cacat dalam perkawinanku dan tidak bisa dibatalkan. Maka aku memilih saat ini diam dan meninggalkan untuk masalah ini karena aku memilih untuk tetap bertahan dalam perkawinanku. Apakah menjadi hal yang salah keputusanku?
(Pipit)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jawab:
Kartu yang terbuka adalah Ring - Woman - Mountain. Dari sini terlihat bahwa Pipit berkomitmen pada pernikahan sebagai janji sakral dan cenderung akan terus memegang teguh janji ini sebagai pihak wanita. Namun, di sini juga terlihat bahwa interaksi Anda dengan suami tidak ada alias memang tidak terlihat kartu koneksi dalam pernikahan ini. Di kartu ketiga ada gunung batu yang diinterpretasikan sebagai penghalang Anda dalam melihat situasi sekitar.
Jadi kesimpulannya Anda harus bertanya pada diri, apakah Anda bertahan demi status, tetapi pernikahan hampa dan koneksi tidak ada. Atau Anda ingin merasakan bahagia yang sesungguhnya dengan melepas seseorang yang disebut suami, demi harapan masa depan yang lebih baik? Karena saat ini penglihatan Anda dibatasi institusi.
Perceraian memang bukan hal yang diharapkan siapapun, namun Anda harus objektif, ketika salah satu pihak (apapun alasannya) sudah tidak ingin berada dalam institusi tersebut, maka sesungguhnya (formal atau tidak) pernikahan tersebut sudah hancur. Sekarang yang sebaiknya dipikirkan adalah bagaimana jalan ke depannya.
(hst/hst)
Pakaian Wanita
Yumna by Ammarkids Setelan Anak Perempuan yang Modest dan Praktis untuk Berbagai Aktivitas
Kesehatan
Jangan Tunggu Sakit! Sekarang Cek Gula Darah & Kolesterol Bisa dari Rumah dengan Cara Praktis Ini
Kesehatan
Ternyata Ini Rahasia Recovery Otot Setelah Workout! Whey Protein Jadi Solusinya
Kesehatan
Jalani Puasa Tetap Kuat Meski Aktivitas Padat! Ini Rahasia Jaga Imun Selama Ramadan
Konsultasi Tarot
Kekasih Ketahuan Berselingkuh, Apakah Hubungan Kami akan Langgeng?
Konsultasi Tarot
Jadi Miskin Gara-gara Suami Tidak Terbuka Terlilit Pinjol, Adakah Jalan Keluar?
Harus Bagaimana Saat Cinta Bertepuk Sebelah Tangan?
Konsultasi Tarot
Suka Sama Suka Tapi Belum Juga 'Ditembak', Kapan Kami Resmi Pacaran?
Konsultasi Tarot
Curiga Suami Digoda Wanita Lain, Bagaimana Nasib Hubungan Kami?
Gaya Kontroversial Cocona XG Pamer Bekas Operasi Payudara di Fashion Show Gucci
Kisah Ayah Dituntut Anak Sendiri karena Pakai Angpao Imlek untuk Menikah Lagi
Most Pop Sepekan: Permintaan Gubernur Terkaya di Indonesia Saat Pesan Kebaya
5 Gaya Nyentrik Priyanka Chopra Pakai Mantel Bulu saat Promosi Film 'The Bluff'











































