Liputan Khusus Endorse Selebgram

Drama Endorse Versi Selebgram, Diteror Hingga Terima Produk Tak Berkualitas

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 18 Jan 2021 11:00 WIB
Siti Hajar Riska Ariyanti yang pernah mengalami tak menyenangkan saat menerima endorse Foto: Instagram @sitihajarriskaa.
Jakarta -

Jasa endorse selebgram dipilih online shop atau brand untuk mempromosikan produk mereka. Banyaknya pihak yang ingin menjadikan selebgram sebagai endorser ini pun mendatangkan pundi-pundi uang yang jumlahnya menjanjikan.

Akan tetapi di balik itu, para selebgram kerap mendapatkan perilaku tak menyenangkan dari para klien online shop. Apa saja drama endorse yang dihadapi para selebgram?

Hanidah Zaki yang mempunyai pengikut lebih dari 21.500 di Instagramnya tidak memasang tarif untuk online shop yang ingin memakai jasanya sebagai endorser. Selama ini pihak yang memintanya menjadi endorser pun orang-orang yang pernah dikenalnya dan meminta tolong padanya.

"Kalau aku sebenernya nggak ribet. For free, kirim barang saja nanti aku posting di Instagram Story atau Feeds. Karena aku memang bukan profesional. Jadi aku ambil yang memang nyambung ke aku," ucap wanita 38 tahun itu.

Hanidah Zaki yang pernah mengalami tak menyenangkan saat menerima endorseHanidah Zaki pernah mengalami kejadian yang tak menyenangkan saat menerima endorse. Foto: Instagram @hanidahzaki

Hanidah mengungkapkan pengalaman tidak menyenangkan yang pernah dialaminya saat diminta menjadi endorser adalah dipaksa untuk menerima busana yang tidak dia suka.

"Ada satu online shop tuh mau kirimin baju gamis. Tapi kan aku modelnya cek ricek, kebiasaan riset. Nah, pas aku cek si akunnya tuh nggak jelas. Aku nanya akun tokonya apa, masih nggak jelas gitu. Akhirnya aku tolak, tapi masih tetep maksa," ucap pembawa acara program Makan Receh Trans7 itu

Hijabers cantik yang populer di Instagram Siti Hajar Riska Ariyanti mengungkapkan pengalaman berbeda soal endorse. Hijabers dengan followers Instagram lebih dari 22 ribu itu mengaku pernah diteror untuk segera posting.

Hanidah Zaki yang pernah mengalami tak menyenangkan saat menerima endorseHanidah Zaki pernah mengalami kejadian yang tak menyenangkan saat menerima endorse. Foto: Instagram @hanidahzaki.

"Yang paling sering karena timeline postingnya selalu diburu-buruin. Padahal di awal sebelum payment, aku tulis keterangan maksimal posting itu tujuh hari setelah barang sampai," kata wanita dengan nama akun Instagram @sitihajarriskaa itu.

Selain diteror untuk segera posting, Riska, demikian dia biasa disapa, juga kerap diminta klien untuk mengulang foto. "Ada juga klien yang minta ulang terus menerus fotonya karena kurang ini itu, ya aku tetap lakuin sesuai request mereka gimana," tutur peserta Hijab Hunt 2016 itu.

Prilia Nur Afrida yang pernah mengalami tak menyenangkan saat menerima endorsePrilia Nur Afrida pernah mengalami hal tak menyenangkan saat menerima endorse. Foto: Instagram @prilianurafrida

Pengalaman yang sama soal drama endrose versi selebgram juga dialami oleh Prilia Nur Afrida. Wanita yang mempunyai lebih dari 80 ribu pengikut di Instagram itu pernah dipaksa menulis caption yang tidak sesuai dengan kondisi produk yang diterimanya. Menurutnya kualitas produk yang diterimanya dari klien tidak sesuai dengan apa yang ingin klien sampaikan padanya.

"Tahun lalu ada beberapa onlineshop, bilangnya bajunya bahannya adem dan enak dipakainya, tapi ternyata tidak sesuai. Aku siasatinya mengalihkan dengan menjelaskan model atau motifnya yang lucu," ucapnya yang tak ingin mengecewakan online shop tersebut.

Prilia Nur Afrida yang pernah mengalami tak menyenangkan saat menerima endorsePrilia Nur Afrida pernah mengalami kejadian yang tak menyenangkan saat menerima endorse. Foto: Instagram @prilianurafrida.

(gaf/eny)