Laporan dari Beijing
Canggihnya Belanja Online di China, Paket Dikirim dengan Drone
Hestianingsih - wolipop
Senin, 12 Nov 2018 11:33 WIB
Beijing
-
Teknologi e-commerce terus berkembang dan semakin canggih saja, khususnya di China. Sebagai negara tempat berdirinya perusahaan e-commerce raksasa dunia, seperti JD.Com dan Alibaba, berbelanja online sudah menjadi semacam budaya di berbagai kalangan masyarakat dari segala penjuru daerah.
Efisiensi waktu pun jadi hal utama saat mengantarkan barang pesanan sampai ke tangan konsumen. Dengan banyaknya transaksi online yang mencapai jutaan setiap harinya, pengiriman barang kini tak lagi mengandalkan tenaga manusia saja, tapi juga robot hingga drone.
Seperti inovasi yang dikembangkan JD.Com. Perusahaan e-commerce asal China ini jadi yang pertama menggunakan drone untuk pengiriman barang, demi memenuhi jaminan barang diantarkan 'pada hari yang sama dan/atau satu hari berikutnya'.
Program pengiriman barang menggunakan drone ini pertama kali diluncurkan pada Oktober 2015, dan mulai dioperasikan di Juni 2016. Hingga saat ini, drone delivery sudah mencakup lebih dari 100 desa di China.
Kenapa menggunakan drone untuk mengirim barang?
"China sangatlah luas dengan kontur yang beragam. Ada pegunungan, sungai, dan lain sebagainya. Mengirim barang menggunakan mobil bisa memakan waktu hingga dua hari dan biayanya juga mahal. Sedangkan pakai drone barang bisa dikirim hanya dalam waktu setidaknya 15 menit," jelas Corporate Vice President JD.Com Gloria Li saat kunjungan Wolipop ke Kantor Pusat JD.Com di Beijing, China, Minggu (11/11/2018).
Ada sekitar 10 tipe drone dengan berbagai ukuran dan kemampuan jarak tempuh yang dikembangkan JD.Com. Sejak dimulai pada 2016, perusahaan internet terbesar ketiga di dunia ini telah berhasil mengirimkan lebih dari 140 ribu paket antar provinsi maupun kota.
"Pengiriman dengan drone hanya untuk daerah pedesaan dan terpencil yang benar-benar sulit ditempuh kendaraan biasa. Kalau di kota-kota besar kami sudah punya operasional sendiri yang sangat efisien," ujar Gloria.
Satu drone bisa mengangkut paket seberat 5-30 kg, dengan jarak tempuh 5-30 km, tergantung dari tipe yang digunakan. Ketahanan drone pun beragam, dari 30 menit hingga satu jam.
Paket-paket yang dibawa drone tidak langsung diantarkan dari rumah ke rumah, melainkan dikumpulkan terlebih dahulu di pos logistik regional, untuk kemudian dikirimkan ke partner-partner lokal di setiap desa. Selanjutnya paket diantarkan langsung melalui kurir ke konsumen.
"Untuk pengiriman dengan drone kami juga memerhatikan kebijakan pemerintah dan pengaturan udara. Rute pengiriman sudah ditetapkan untuk masing-masing daerah jadi sangat terjamin dan aman," tambah Gloria.
(hst/eny)
Efisiensi waktu pun jadi hal utama saat mengantarkan barang pesanan sampai ke tangan konsumen. Dengan banyaknya transaksi online yang mencapai jutaan setiap harinya, pengiriman barang kini tak lagi mengandalkan tenaga manusia saja, tapi juga robot hingga drone.
Seperti inovasi yang dikembangkan JD.Com. Perusahaan e-commerce asal China ini jadi yang pertama menggunakan drone untuk pengiriman barang, demi memenuhi jaminan barang diantarkan 'pada hari yang sama dan/atau satu hari berikutnya'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
|
Program pengiriman barang menggunakan drone ini pertama kali diluncurkan pada Oktober 2015, dan mulai dioperasikan di Juni 2016. Hingga saat ini, drone delivery sudah mencakup lebih dari 100 desa di China.
Kenapa menggunakan drone untuk mengirim barang?
"China sangatlah luas dengan kontur yang beragam. Ada pegunungan, sungai, dan lain sebagainya. Mengirim barang menggunakan mobil bisa memakan waktu hingga dua hari dan biayanya juga mahal. Sedangkan pakai drone barang bisa dikirim hanya dalam waktu setidaknya 15 menit," jelas Corporate Vice President JD.Com Gloria Li saat kunjungan Wolipop ke Kantor Pusat JD.Com di Beijing, China, Minggu (11/11/2018).
Ada sekitar 10 tipe drone dengan berbagai ukuran dan kemampuan jarak tempuh yang dikembangkan JD.Com. Sejak dimulai pada 2016, perusahaan internet terbesar ketiga di dunia ini telah berhasil mengirimkan lebih dari 140 ribu paket antar provinsi maupun kota.
Corporate Vice President JD.Com Gloria Li di kantor pusat JD.Com, Beijing, China. Foto: Hestianingsih/Wolipop |
"Pengiriman dengan drone hanya untuk daerah pedesaan dan terpencil yang benar-benar sulit ditempuh kendaraan biasa. Kalau di kota-kota besar kami sudah punya operasional sendiri yang sangat efisien," ujar Gloria.
Satu drone bisa mengangkut paket seberat 5-30 kg, dengan jarak tempuh 5-30 km, tergantung dari tipe yang digunakan. Ketahanan drone pun beragam, dari 30 menit hingga satu jam.
Paket-paket yang dibawa drone tidak langsung diantarkan dari rumah ke rumah, melainkan dikumpulkan terlebih dahulu di pos logistik regional, untuk kemudian dikirimkan ke partner-partner lokal di setiap desa. Selanjutnya paket diantarkan langsung melalui kurir ke konsumen.
"Untuk pengiriman dengan drone kami juga memerhatikan kebijakan pemerintah dan pengaturan udara. Rute pengiriman sudah ditetapkan untuk masing-masing daerah jadi sangat terjamin dan aman," tambah Gloria.
(hst/eny)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
5 Cushion Hingga Bedak Lokal Terbaru untuk Kulit Berminyak yang Mencerahkan
5 Tren Sneakers yang In dan Out di 2026 untuk Referensi Belanja Sepatu Baru
5 Produk yang Bikin Makeup Tahan Lama Saat Pesta Tahun Baru 2026
Ide Tukar Kado yang Lucu untuk Acara Kantor, Harga di Bawah Rp 50 Ribu
METRO Hadirkan One Day Super Special dengan Diskon Hingga 50%
Most Popular
1
7 Foto Mesra Salshabilla Adriani dan Ibrahim Risyad yang Sedang Jadi Sorotan
2
Viral! Pasutri Rela Terjang Hutan dan Ancaman Harimau demi Sekolah Terpencil
3
Gaya Ranty Maria di Pas Foto Nikah, Tampil Natural Nyaris Tanpa Makeup
4
Ramalan Zodiak 8 Januari: Cancer Introspeksi Diri, Leo Harus Belajar Mandiri
5
Sosok Callum Turner, Tunangan Dua Lipa yang Diisukan Jadi James Bond
MOST COMMENTED












































Salah satu drone milik JD.Com yang digunakan untuk mengirim pesanan di daerah pedesaan. Foto: Hestianingsih/Wolipop
Corporate Vice President JD.Com Gloria Li di kantor pusat JD.Com, Beijing, China. Foto: Hestianingsih/Wolipop