Jual Bra Anak dengan Bantalan Busa, Dept. Store Ini Jadi Kontroversi
Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 28 Jul 2017 18:26 WIB
Jakarta
-
Kebanyakan anak perempuan di bawah usia 13 tentu belum butuh pakaian dalam dengan busa. Karenanya, wajar jika sejumlah orangtua marah mengetahui adanya bra dengan bantalan busa yang dijual di sebuah department store di Inggris. Mereka pun beralih ke Twitter untuk memrotes pakaian dalam yang dianggap kurang pantas tersebut.
Bra anak berbusa itu dihadirkan oleh department store Primark. Item tersebut sebenarnya tidak mengatakan secara spesifik jika bra ditujukan untuk anak atau pra-remaja. Namun bra itu diberi judul 'My First Bra' yang diartikan orang-orang dimaksudkan untuk mereka yang berusia tujuh hingga 13 tahun.
Berdasarkan foto-foto yang diunggah di Twitter, pakaian dalam tersebut memang tampak kurang cocok dipakai oleh anak atau pra-remaja. Kebanyakan bra dari rangkaian My First Bra punya desain seperti bra wanita dewasa meski hadir dengan warna dan corak ceria. Apalagi bra tersebut diberi sedikit busa yang membuat para orang tua marah.
"Mengapa kamu menjual bra berbusa kepada anak-anak? Mengapa anakku yang berusia delapan tahun butuh bra berbusana? Ini harus berhenti! Please!," ungkap pengguna Twitter bernama Quayside Whitstable. "Mengerikan bahwa @Primark menjual bra berbusa untuk anak-anak berusia tujuh hingga 13 tahun," kata netizen bernama Tyler.
Meski banyak orangtua yang menentang bra ini. Ada pula yang mengatakan jika penambahan busa di bra tersebut sebenarnya cukup normal karena bukan seperti push up bra. Primark pun sudah memberi pernyataan dan mengatakan hal serupa.
"Tuduhan ini salah. My first bra didesain dan dikonstruksikan untuk memberi dukungan, kenyamanan, kesopanan, dan mengikuti aturan pakaian anak BRC. Tidak ada maksud membesarkan (payudara). Tipe ini bra berbentuk ini sangat nyaman dan menjualnya benar-benar normal di pasaran high street," ungkap pihak Primark dilansir Cosmopolitan. (ami/ami)
Bra anak berbusa itu dihadirkan oleh department store Primark. Item tersebut sebenarnya tidak mengatakan secara spesifik jika bra ditujukan untuk anak atau pra-remaja. Namun bra itu diberi judul 'My First Bra' yang diartikan orang-orang dimaksudkan untuk mereka yang berusia tujuh hingga 13 tahun.
Berdasarkan foto-foto yang diunggah di Twitter, pakaian dalam tersebut memang tampak kurang cocok dipakai oleh anak atau pra-remaja. Kebanyakan bra dari rangkaian My First Bra punya desain seperti bra wanita dewasa meski hadir dengan warna dan corak ceria. Apalagi bra tersebut diberi sedikit busa yang membuat para orang tua marah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagian besar mereka merasa itu tidak pantas dan bentuk seksualisasi kepada anak. Apalagi bantalan busa biasanya digunakan pada push up bra wanita dewasa untuk mengangkat payudara.Horrified that @Primark are selling padded bras to children aged between 7-13! #Toomuchtoyoung #Children #sexualisation pic.twitter.com/bWTqD999n7
— Tyler (@MissTylerB) July 20, 2017
"Mengapa kamu menjual bra berbusa kepada anak-anak? Mengapa anakku yang berusia delapan tahun butuh bra berbusana? Ini harus berhenti! Please!," ungkap pengguna Twitter bernama Quayside Whitstable. "Mengerikan bahwa @Primark menjual bra berbusa untuk anak-anak berusia tujuh hingga 13 tahun," kata netizen bernama Tyler.
Meski banyak orangtua yang menentang bra ini. Ada pula yang mengatakan jika penambahan busa di bra tersebut sebenarnya cukup normal karena bukan seperti push up bra. Primark pun sudah memberi pernyataan dan mengatakan hal serupa.
"Tuduhan ini salah. My first bra didesain dan dikonstruksikan untuk memberi dukungan, kenyamanan, kesopanan, dan mengikuti aturan pakaian anak BRC. Tidak ada maksud membesarkan (payudara). Tipe ini bra berbentuk ini sangat nyaman dan menjualnya benar-benar normal di pasaran high street," ungkap pihak Primark dilansir Cosmopolitan. (ami/ami)










































