Digelar di 75 Mal, Jakarta Great Sale 2014 Tawarkan Diskon Sampai 70%
Rahmi Anjani - wolipop
Rabu, 21 Mei 2014 17:40 WIB
Jakarta
-
Gelaran yang ditunggu-tunggu penggila belanja, Festival Jakarta Great Sale (FJGS) akan kembali diselenggarakan. Acara yang dilaksanakan oleh Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD DKI Jakarta tersebut pada tahun ini mengambil tema Jakarta Baru, Jakarta Maju.
Digelar sebagai rangkaian perayaan hari jadi ibu kota, festival tersebut akan berlangsung selama enam minggu di 75 mal di Jakarta. FJGS 2014 diharapkan bisa menjadikan Jakarta sebagai kota wisata belanja dan budaya.
"Dengan diadakannya Jakarta Great Sale diharapkan minat belanja luar negeri berkurang, turis bertambah, pertumbuhan ekonomi Jakarta meningkat, dan memajukan produk kreatif dari UKM," jelas Ketua Umum APPBI, Ellen Hidayat dalam press conference yang diadakan di Java Bean Coffee & Resto, The Plaza Semanggi pada Rabu (21/05/14).
Festival diskon yang serempak digelar oleh 9.100 toko tersebut akan menawarkan diskon sampai 70%. Seperti tahun-tahun sebelumnya, turut hadir pula program Grand Midnight Sale yang akan diadakan pada 21-22 Juni di 15 pusat perbelanjaan. Tak hanya diikuti brand-brand retail saja, sejumlah UKM terpilih juga diberi kesempatan untuk menampilkan produk-produk kreatifnya di 10 mal. Hal ini dilakukan demi memperkenalkan budaya kreatif dan mengajarkan masyarakat untuk mencintai produk dalam negeri.
"Yang dijual di UKM-UKM tersebut diantaranya batik, kerajinan, dan pakaian muslim. Karena momennya berdekatan dengan Lebaran, kita melihat pakaian muslim akan minati," tambah Ellen.
Sebagai Wakil Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (APRINDO), Tatum Rahanta, menjamin barang-barang yang akan dijual dalam pesta diskon adalah produk-produk dalam keadaan bagus tanpa cacat yang memang layak jual. Selain itu, Tatum juga memastikan bahwa harga item yang sale tak akan dinaikkan sebelumnya. Diharapkan ajang ini dapat menjadi momen berbagi para pengusaha retail kepada para konsumen.
"Kebanyakan memang menawarkan diskon 30%. Akan lebih banyak brand internasional yang ikut serta tahun ini," ujar Tatum.
Terkait momen pemilihan Presiden yang akan diselenggarakan bersamaan dengan festival, diharapkan hal tersebut tak menjadi halangan. "FJGS diadakan sebagai penyejuk, oase bagi kota Jakarta, ada atau tidak ada pilpres," kata Hasan Basri Saleh selaku Asisten Perekonomian dan Adm. Sekda Provinsi DKI Jakarta di akhir jumpa pers.
(ami/eny)
Digelar sebagai rangkaian perayaan hari jadi ibu kota, festival tersebut akan berlangsung selama enam minggu di 75 mal di Jakarta. FJGS 2014 diharapkan bisa menjadikan Jakarta sebagai kota wisata belanja dan budaya.
"Dengan diadakannya Jakarta Great Sale diharapkan minat belanja luar negeri berkurang, turis bertambah, pertumbuhan ekonomi Jakarta meningkat, dan memajukan produk kreatif dari UKM," jelas Ketua Umum APPBI, Ellen Hidayat dalam press conference yang diadakan di Java Bean Coffee & Resto, The Plaza Semanggi pada Rabu (21/05/14).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang dijual di UKM-UKM tersebut diantaranya batik, kerajinan, dan pakaian muslim. Karena momennya berdekatan dengan Lebaran, kita melihat pakaian muslim akan minati," tambah Ellen.
Sebagai Wakil Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (APRINDO), Tatum Rahanta, menjamin barang-barang yang akan dijual dalam pesta diskon adalah produk-produk dalam keadaan bagus tanpa cacat yang memang layak jual. Selain itu, Tatum juga memastikan bahwa harga item yang sale tak akan dinaikkan sebelumnya. Diharapkan ajang ini dapat menjadi momen berbagi para pengusaha retail kepada para konsumen.
"Kebanyakan memang menawarkan diskon 30%. Akan lebih banyak brand internasional yang ikut serta tahun ini," ujar Tatum.
Terkait momen pemilihan Presiden yang akan diselenggarakan bersamaan dengan festival, diharapkan hal tersebut tak menjadi halangan. "FJGS diadakan sebagai penyejuk, oase bagi kota Jakarta, ada atau tidak ada pilpres," kata Hasan Basri Saleh selaku Asisten Perekonomian dan Adm. Sekda Provinsi DKI Jakarta di akhir jumpa pers.
(ami/eny)










































