Shopping Queen
Belanja Hari Terakhir di China Town & Little India
Hari-hari sebelumnya, tim Shopping Queen Singapura lebih banyak mengeksplor pusat perbelanjaan di mal. Nah, di hari terakhir (31/5/2011) giliran pasar-pasar yang mereka datangi.
Antusiasme mereka saat berbelanja di pasar lebih tinggi dibandingkan ketika mengunjungi mal atau pusat perbelanjaan mewah. Karena selain harganya cukup murah, barang-barangnya juga sangat beragam dan khas daerah tersebut.
Setelah check-out dari Value Hotel Thomson pukul 10.00 waktu setempat, Desti Andria Nafitri (Desti) dan Reni Boediarti (Retha) bergegas berangkat ke Little India, menggunakan MRT dari Stasiun Novena. Kabar yang mereka dengar dari teman-temannya, saat datang ke sini, akan serasa seperti di India sungguhan. Oleh karena itu, Little India jadi tempat persinggahan pertama mereka di hari itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Begini aja, nih?" tanya Desti dengan nada sedikit kecewa.
Ternyata, mereka berada di bagian lain Little India yang memang bukan kompleks pasar dan restoran. Dua finalis Shopping Queen ini pun kembali meneruskan perjalanan. Dan, sampailah mereka di tempat yang dimaksud, Little India Arcade.
Melihat jalanan yang pinggir kanan-kirinya berjejer toko-toko penjual pakaian, aksesori dan suvenir dengan harga murah, 'insting' belanja mereka kembali timbul. Segera saja mereka memasuki toko demi toko untuk melihat-lihat. Hasilnya, lima buah jam tangan, dua legging, gantungan kunci dan magnet kulkas jadi penambah daftar belanjaan mereka hari itu.
Puas berbelanja, mereka pun meneruskan perjalanan ke Mustafa Centre. Salah satu toko serba ada di Little India yang bisa dibilang sangat lengkap. Namun langkah mereka terhenti karena hujan cukup deras. Sambil menunggu hujan reda, Desti dan Retha memutuskan mencoba makanan khas India. Mereka masuk ke salah satu restoran dan memesan Dosa; crepe atau pancake khas India terbuat dari adonan beras dan sejenis kacang hitam, disajikan dengan sayur kari. Desti terlihat sangat menikmati Balaji Special Dosa pesanannya, sementara Retha merasa kuliner khas India yang kaya rempah kurang pas di lidahnya.
Usai mengisi perut, mereka kembali melanjutkan perjalanan ke Mustafa Centre. Kagum, begitu perasaan mereka saat masuk ke sini. Sebuah department store yang terdiri dari dua pusat belanja. Satu adalah toko perhiasan dan keperluan rumah tangga, satunya lagi supermarket yang menjual buku-buku, album musik, perangkat elektronik, sepatu dan pakaian. Di tempat ini, Desti kembali berbelanja dan membawa pulang sebotol parfum adidas.
Belum puas berkeliling Little India, dua partner belanja ini beranjak pergi ke China Town. Saat melihat produk-produk yang ditawarkan di sini, ada perasaan sedikit menyesal. Karena tidak sejak awal tiba Singapura mereka ke tempat ini, sehingga saat menemukan barang menarik uang mereka sudah menipis. Namun penyesalan mereka terobati, karena berhasil mendapatkan parfum original dengan harga miring.
(hst/hst)
Kesehatan
Solusi Teeth Whitening Tanpa Ribet ke Klinik! Dengan PUTIH Wireless Whitening Light
Hobi dan Mainan
ORCA MAGMA01 vs Donner DAG-1CE: Gitar Ringkas atau Full Size, Mana Lebih Pas?
Kesehatan
Suplemen Harian Jaga Imun Tubuh di Tengah Aktivitas Padat! Review Swisse Ultiboost Vitamin C 1000mg
Pakaian Pria
Corduroy Jacket Jadi Outer Andalan Cowok yang Ingin Tampilan Casual Modern
Mengenal Cigarette Jeans, Model Celana Jeans Ala 80an yang Tren di 2026
5 Cushion Hingga Bedak Lokal Terbaru untuk Kulit Berminyak yang Mencerahkan
5 Tren Sneakers yang In dan Out di 2026 untuk Referensi Belanja Sepatu Baru
5 Produk yang Bikin Makeup Tahan Lama Saat Pesta Tahun Baru 2026
Ide Tukar Kado yang Lucu untuk Acara Kantor, Harga di Bawah Rp 50 Ribu
Foto: Gaya Denada Sambut 2026, Seksi Pakai Gaun Menerawang
Mantan Desainer Marni Pindah ke GU Uniqlo, Siap Rancang Fashion Ramah Kantong
Viral Verificator
Bikin Melongo! Viral Aksi Emak-emak Pungut Sayur Sisa di Pasar untuk Dimasak
Ramalan Zodiak 11 Januari: Aquarius Buat Rencana, Pisces Banyak Peluang











































