Shopping Queen
Road Trip ke Sisi Luar Kuala Lumpur
Anggit Dina Vyatra - wolipop
Rabu, 25 Mei 2011 11:04 WIB
Jakarta
-
Sesuai rencana, kami akan mengunjungi Putrajaya dan Nilai pada hari kelima di Malaysia. Sengaja kami susun kedua lokasi ini di hari terakhir dengan pertimbangan sekalian menuju ke airport LCCT. Jadi kami tidak perlu bolak-balik dari area jauh ini ke hotel kami di Bukit Bintang.
Berhubung lokasinya berada di luar kota Kuala Lumpur, kami pun mencari transportasi yang paling efisien. Sesuai pegangan kami untuk transportasi Klang Valley line, seharusnya kami bisa naik KTM Komuter. Tapi karena bawaan kami banyak sekali, kayanya kok repot ya harus naik turun kendaraan umum.
Tentunya kami sempatkan konsultasi dengan resepsionis hotel. Dia menyarankan kami untuk mencarter taksi. Padahal kami khawatir bila ditipu supir taksi di Malaysia. Untungnya resepsionis hotel sudah sangat mengenal kami sejak hari pertama kami tiba. Dan dia bersedia membantu untuk mengatur negosiasi dengan supir taksi langganan tamu Piccolo Hotel. Tarif yang dikenakan cukup masuk akal. RM 140 (Rp 400ribuan) untuk perjalanan panjang dari Bukit Bintang ke Putrajaya dan Nilai lalu berakhir di LCCT airport.
Jadilah kami check out dari hotel pukul 11:30 waktu setempat dan dijemput taksi yang ditunjuk sekitar 1,5 jam kemudian. Ternyata Putrajaya benar-benar jauh. Rasanya seperti melewati tol Cipularang. Partner saya, Mega sampai tertidur. Sedangkan saya berusaha terjaga jangan sampai supir taksi membawa kami ke arah yang tidak seharusnya.
Sekitar 1 jam kemudian, kami tiba di Putrajaya. Melalui jembatan yang sangat keren, kami masuk ke area Putrajaya. Oh ternyata Putrajaya adalah pusat pemerintahan. Ibaratnya tempat ini adalah Ring 1 di Jakarta. Semua departemen pemerintahan ada di sini. Kami bisa menikmati keindahan arsitektur gedung pemerintahan. Bahkan atap gedung departemen perindustrian serupa kubah masjid.
Sayangnya kami hanya bisa mengambil foto dari dalam taksi yang berjalan perlahan. Tapi lumayanlah, banyak foto-foto bagus yang berhasil kami dapatkan dengan jepretan dari Blackberry.
Setidaknya rasa penasaran kami terpuaskan mengunjungi Putrajaya. Hmm, baiklah saatnya kita pindah ke Nilai 3. Mau tau ada apa saja di Nilai 3? Baca artikel kami selanjutnya.
(eny/eny)
Berhubung lokasinya berada di luar kota Kuala Lumpur, kami pun mencari transportasi yang paling efisien. Sesuai pegangan kami untuk transportasi Klang Valley line, seharusnya kami bisa naik KTM Komuter. Tapi karena bawaan kami banyak sekali, kayanya kok repot ya harus naik turun kendaraan umum.
Tentunya kami sempatkan konsultasi dengan resepsionis hotel. Dia menyarankan kami untuk mencarter taksi. Padahal kami khawatir bila ditipu supir taksi di Malaysia. Untungnya resepsionis hotel sudah sangat mengenal kami sejak hari pertama kami tiba. Dan dia bersedia membantu untuk mengatur negosiasi dengan supir taksi langganan tamu Piccolo Hotel. Tarif yang dikenakan cukup masuk akal. RM 140 (Rp 400ribuan) untuk perjalanan panjang dari Bukit Bintang ke Putrajaya dan Nilai lalu berakhir di LCCT airport.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 1 jam kemudian, kami tiba di Putrajaya. Melalui jembatan yang sangat keren, kami masuk ke area Putrajaya. Oh ternyata Putrajaya adalah pusat pemerintahan. Ibaratnya tempat ini adalah Ring 1 di Jakarta. Semua departemen pemerintahan ada di sini. Kami bisa menikmati keindahan arsitektur gedung pemerintahan. Bahkan atap gedung departemen perindustrian serupa kubah masjid.
Sayangnya kami hanya bisa mengambil foto dari dalam taksi yang berjalan perlahan. Tapi lumayanlah, banyak foto-foto bagus yang berhasil kami dapatkan dengan jepretan dari Blackberry.
Setidaknya rasa penasaran kami terpuaskan mengunjungi Putrajaya. Hmm, baiklah saatnya kita pindah ke Nilai 3. Mau tau ada apa saja di Nilai 3? Baca artikel kami selanjutnya.
(eny/eny)











































