Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Shopping Queen

Bersatunya 3 Budaya di Central Market, Malaysia

Mega Agnesty Anjasmoro - wolipop
Kamis, 19 Mei 2011 14:22 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Wolipop
Jakarta - Pasar seni yang bernama Central Market ini cukup unik. Central Market adalah tempat bertemunya 3 kebudayaan yaitu India, China dan Malaysia.

Central market dibagi dalam 3 kategori budaya. Yang pertama, begitu kami masuk area ini, kami melihat barang seni dari kebudayaan India. Ada hena, artwork dari perak, scarf dengan warna-warna ceria, lukisan The Guru, bangles yang sangat mencolok dan berbagai perhiasan yang sangat India sekali.

Area seni yang kedua, didominasi oleh kebudayaan China. Toko-toko yang menjual barang-barang ini biasanya memajang banyak lampion, gelang-gelang yang terbuat dari giok atau mutiara, patung Budha maupun baju-baju Cheong Sam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Area seni ketiga dan yang terluas adalah toko-toko yang menjual barang-barang seni yang menganut budaya Melayu. Barang-barang tidak jauh berbeda dengan barang Indonesia. Ada batik, pacthwork (fashion item dari kain perca), sepatu kanvas lukis, summer dress ala Bali, artwork berupa wayang orang, tas manik-manik, dan ada juga pusat kerajinan tangan yang mirip seperti kios oleh-oleh di Yogyakarta.

Harga di Central Market bisa dibilang cukup mahal. Untuk scarf berkisar RM 5 sampai RM 20 atau sekitar Rp 15 ribu sampai Rp 58 ribu. Sepatu lukis rata-rata RM 60 atau sekitar Rp 172 ribu. Lampion rata-rata dijual seharga RM 38 atau sekitar Rp 109 ribu. Dress batik mulai dari RM 25 sampai RM 150 atau sekitar Rp 72 ribu sampai Rp 429 ribu.

Di Central Market juga banyak pelukis yang menjual hasil karya mereka. Tips dari saya untuk berbelanja di tempat ini adalah, belilah barang yang benar-benar Anda inginkan. Karena harganya susah turun dan barangnya cukup banyak dijumpai di Indonesia.

Untuk sampai ke tempat ini, Anda tinggal naik monorail dari Stasiun Bukit Bintang sampai Hang Tuah. Lalu dilanjutkan dengan bis ke Stasiun Pasar Seni. Pasar ini sangat menarik dikunjungi pada malam hari karena ada beberapa pertunjukan dari musisi lokal Malaysia. Trully art market ya?

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads