Kuala Lumpur: Kota yang Multi Etnis
Mega Agnesty Anjasmoro - wolipop
Kamis, 19 Mei 2011 13:41 WIB
Jakarta
-
Menurut yang kami baca, tiga ras terbesar di Kuala Lumpur adalah Malaysian atau orang asli Malaysia (Melayu), Chinese atau orang-orang keturunan China dan Indian atau orang-orang India. Setelah beberapa jam tinggal di Bukit Bintang, kami merasa hal ini benar adanya. Dari tadi kami banyak bertemu orang dari tiga ras tersebut.
Apa saja sih yang membedakan tiga ras itu di Kuala Lumpur:
1. Bentuk Fisik
Jelas terlihat bentuk fisik orang Melayu masih mirip dengan orang Indonesia. Kulit sawo matang. Sedangkan orang China khas dengan mata sipit dan kulit putihnya. Lain lagi dengan orang India. Di sini banyak orang India dengan kulit gelap. Dari wajah dan baju sari atau sorban, kalangan India jelas terlihat berbeda.
2. Bahasa
Orang asli Malaysia menggunakan Bahasa Melayu. Sementara pendatang keturunan China cenderung berkomunikasi dengan Bahasa Mandarin. Logat India yang kental di lidah orang India membuat mereka menonjol dibandingkan yang lain. Meski berbahasa Melayu, logat India masih terasa.
3. Lokasi Berkumpul
Di Kuala Lumpur, tiga ras ini memiliki 'wilayah kekuasaan' masing-masing. Bangsa Melayu senang berkumpul di Masjid Jamek, orang China berkumpul di Petaling Street. Di sampingnya tinggal komunitas India di area Bangsar dan Brickfields. Sebenarnya tiga tempat ini berdekatan, namun saya dan Dina akan mengunjungi tempat ini pada hari yang berbeda.
Nah, saya dan Dina akan mengunjungi ke tiga lokasi ini untuk mendapatkan pengalaman berbelanja yang berbeda. Apa yah yang menjadi perbedaan besar tiga lokasi belanja ini? Cari jawabannya bareng kami, tim Shopping Queen Malaysia.
(eny/eny)
Apa saja sih yang membedakan tiga ras itu di Kuala Lumpur:
1. Bentuk Fisik
Jelas terlihat bentuk fisik orang Melayu masih mirip dengan orang Indonesia. Kulit sawo matang. Sedangkan orang China khas dengan mata sipit dan kulit putihnya. Lain lagi dengan orang India. Di sini banyak orang India dengan kulit gelap. Dari wajah dan baju sari atau sorban, kalangan India jelas terlihat berbeda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Orang asli Malaysia menggunakan Bahasa Melayu. Sementara pendatang keturunan China cenderung berkomunikasi dengan Bahasa Mandarin. Logat India yang kental di lidah orang India membuat mereka menonjol dibandingkan yang lain. Meski berbahasa Melayu, logat India masih terasa.
3. Lokasi Berkumpul
Di Kuala Lumpur, tiga ras ini memiliki 'wilayah kekuasaan' masing-masing. Bangsa Melayu senang berkumpul di Masjid Jamek, orang China berkumpul di Petaling Street. Di sampingnya tinggal komunitas India di area Bangsar dan Brickfields. Sebenarnya tiga tempat ini berdekatan, namun saya dan Dina akan mengunjungi tempat ini pada hari yang berbeda.
Nah, saya dan Dina akan mengunjungi ke tiga lokasi ini untuk mendapatkan pengalaman berbelanja yang berbeda. Apa yah yang menjadi perbedaan besar tiga lokasi belanja ini? Cari jawabannya bareng kami, tim Shopping Queen Malaysia.
(eny/eny)
Hobi dan Mainan
Koper Tempur Buat Mudik Lebaran! 3 Koper Kabin 20 Inch Ini Muat Banyak & Tahan Banting
Pakaian Wanita
Tas Perlengkapan Bayi yang Muat Banyak! 3 Produk Ini Bisa Jadi Andalan Para Bunda
Pakaian Wanita
Tampil Elegan Nggak Perlu Mahal! Ini 3 Rekomendasi Jam Tangan Wanita Under 500 Ribu!
Pakaian Wanita
Nike Women's Court Heritage Short: Celana Tenis yang Bikin Gerak Bebas
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Sambut Lebaran Lebih Tenang, AZKO Lengkapi Kebutuhan Rumah hingga Mudik
Baju Lebaran 2026
Tren Baju Lebaran Couple 2026: Sarimbit Melayu Laris di Tanah Abang
Jadi Kenangan Sepanjang Masa, 5 Ide Hadiah Wisuda untuk Anak Perempuan
5 Ide Hadiah Wisuda Elegan dan Berkesan untuk Anak Perempuan
Serbu! Ada Baju Lebaran Mulai Rp 35.000 di Rendezvous Modest Market X BSN
Most Popular
1
10 Artis Korea yang Paling Laku Jadi Bintang Iklan, Byeon Woo Seok No. 1
2
Gaya Rose BLACKPINK Tampil Fresh Bak Tinkerbell di Paris Fashion Week
3
Baju Lebaran 2026
Tren Dress Lebaran 2026 di Tanah Abang: Motif Floral & Etnik, Busui Friendly
4
KOLOM
Putus Hubungan Saja Tidak Cukup untuk Menyelamatkan Perempuan dari Kekerasan
5
7 Ide Outfit Hijab untuk Bukber yang Stylish, Kasual hingga Formal
MOST COMMENTED











































