Shopping Queen
Serba-Serbi di Bangkok: Dari Bahasa Sampai Makanan
Perjalanan Shopping Queen bersama Inge dan Eya sungguh menyenangkan. Kami baru kenal beberapa hari, tapi rasanya seperti sudah berteman lama. Kami bertiga sangat suka mengamati cara berpakaian dan tingkah laku penduduk lokal.
Rata-rata wanita Bangkok itu ukuran tubuhnya relatif kecil. Mereka juga suka berpakaian serba mini, padahal cuaca Bangkok saat ini sedang tidak terlalu panas. Saya bingung apa mereka tidak masuk angin ya? Yang paling membuat iri sih, hampir semua wanita, kakinya langsing.
Saya dan Eya sering dibuat sirik dan berharap bisa 'mencuri' kaki mereka. Inge, partner saya, perawakannya sudah sangat mirip mereka. Jadi saat Inge 'menghilang' di kerumunan, karena asyik berbelanja, susah sekali mencarinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena ada perbedaan bahasa, kami seringkali bebas mengomentari sesuatu tanpa takut mereka akan mengerti. Tapi giliran mereka berbahasa Thailand kepada kami, barulah kami yang bingung.
Selain berbelanja, kami juga menikmati jajanan-jajanan di Bangkok. Favorit kami adalah sate gorengan di pinggir jalan. Jenisnya bermacam-macam, ada sosis, pangsit dan fish ball. Harga pertusuknya cuma 20 Baht. Murah dan enak!
Kira-kira itu dulu yang bisa saya share tentang Bangkok. Masih ada tiga hari yang menyenangkan untuk 'berpetualang' dan tentunya berbelanja!! Semangaaaaat!
(eny/eny)











































