5 Tips Agar Tidak Tertipu Membeli Tenun Palsu
wolipop
Sabtu, 09 Apr 2011 11:02 WIB
Jakarta
-
Tenun adalah salah satu kain khas Indonesia. Proses pengerjaannya memakan waktu paling sedikit satu bulan dan bisa mencapai enam bulan untuk yang rumit desain motifnya.
Banyak turis asing yang mengagumi nilai seni tinggi dari kain tersebut, sehingga tidak heran mereka rela menelusuri seluruh penjuru Indonesia untuk mengoleksi kain tersebut sebagai benda seni maupun untuk dikenakan sehari-hari.
Sayangnya, ada saja pihak yang tidak bertanggung jawab. Mereka membuat tenun palsu dengan kualitas yang sangat rendah dan bisa dibilang proses pengerjaannya asal-asalan untuk para wisatawan domestik maupun mancanegara yang kurang pengetahuan akan tenun. Harga jualnya bahkan disamakan dengan tenun asli.
Untuk menghindari hal tersebut, Wolipop berbincang dengan salah satu peneliti independen yang lama meneliti dunia tenun, Kim Jane Saunders, M. A. yang ditemui saat peluncuran buku 'Tenun, Handwoven Textiles of Indonesia' di Bali. Simak tips darinya untuk membedakan tenun asli dan palsu.
1. Baca Buku
Buku adalah sumber yang paling mudah. Di dalam buku yang spesifik membahas tenun, Anda dapat melihat jenis-jenis tenun dari berbagai daerah dan mengetahui ciri khas dari setiap daerah.
2. Lihat & Rasakan
Melihat langsung kain yang ingin dibeli, dan jangan sungkan untuk merasakan tekstur dari tenun tersebut. Rasakan tebal tipisnya. Anda bisa megetahui apa yang salah dengan tingkat ketipisan kain setelah membaca buku terlebih dahulu.
3. Pergi ke Museum
Sebelum membeli, luangkan waktu untuk pergi ke museum yang menyimpan koleksi tekstil. Bisa ke Museum Tekstil atau Museum Nasional. Di sana Anda bisa melihat motif dan tekstur kain yang asli. Di tempat ini pula Anda bisa mendapatkan referensi tempat membeli tenun kualitas baik dan asli dari para ahli.
4. Browsing Internet
Tak ada salahnya untuk mencari info dari internet. Selain informasi yang didapat lebih variatif, Anda juga bisa menemukan situs khusus bagi para kolektor tenun. Tak hanya itu, Anda juga dapat melakukan dialog dari forum-forum yang ada di dalam situs tersebut.
5. Ikut Tur Tenun
Bagi para peminat budaya, ada banyak aktivitas jalan-jalan yang diadakan, salah satunya wisata tenun. Dari sini Anda dapat mengunjungi workshop tenun di berbagai pelosok dan berbicara langsung dengan para pengrajin. Dengan melakukan ini, bisa jadi Anda beruntung mendapatkan tenun berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau.
(fer/hst)
Banyak turis asing yang mengagumi nilai seni tinggi dari kain tersebut, sehingga tidak heran mereka rela menelusuri seluruh penjuru Indonesia untuk mengoleksi kain tersebut sebagai benda seni maupun untuk dikenakan sehari-hari.
Sayangnya, ada saja pihak yang tidak bertanggung jawab. Mereka membuat tenun palsu dengan kualitas yang sangat rendah dan bisa dibilang proses pengerjaannya asal-asalan untuk para wisatawan domestik maupun mancanegara yang kurang pengetahuan akan tenun. Harga jualnya bahkan disamakan dengan tenun asli.
Untuk menghindari hal tersebut, Wolipop berbincang dengan salah satu peneliti independen yang lama meneliti dunia tenun, Kim Jane Saunders, M. A. yang ditemui saat peluncuran buku 'Tenun, Handwoven Textiles of Indonesia' di Bali. Simak tips darinya untuk membedakan tenun asli dan palsu.
1. Baca Buku
Buku adalah sumber yang paling mudah. Di dalam buku yang spesifik membahas tenun, Anda dapat melihat jenis-jenis tenun dari berbagai daerah dan mengetahui ciri khas dari setiap daerah.
2. Lihat & Rasakan
Melihat langsung kain yang ingin dibeli, dan jangan sungkan untuk merasakan tekstur dari tenun tersebut. Rasakan tebal tipisnya. Anda bisa megetahui apa yang salah dengan tingkat ketipisan kain setelah membaca buku terlebih dahulu.
3. Pergi ke Museum
Sebelum membeli, luangkan waktu untuk pergi ke museum yang menyimpan koleksi tekstil. Bisa ke Museum Tekstil atau Museum Nasional. Di sana Anda bisa melihat motif dan tekstur kain yang asli. Di tempat ini pula Anda bisa mendapatkan referensi tempat membeli tenun kualitas baik dan asli dari para ahli.
4. Browsing Internet
Tak ada salahnya untuk mencari info dari internet. Selain informasi yang didapat lebih variatif, Anda juga bisa menemukan situs khusus bagi para kolektor tenun. Tak hanya itu, Anda juga dapat melakukan dialog dari forum-forum yang ada di dalam situs tersebut.
5. Ikut Tur Tenun
Bagi para peminat budaya, ada banyak aktivitas jalan-jalan yang diadakan, salah satunya wisata tenun. Dari sini Anda dapat mengunjungi workshop tenun di berbagai pelosok dan berbicara langsung dengan para pengrajin. Dengan melakukan ini, bisa jadi Anda beruntung mendapatkan tenun berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau.
(fer/hst)
Elektronik & Gadget
Nggak Bikin Tagihan Listrik Bengkak, Ini Rekomendasi Air Cooler Terbaik
Kesehatan
Jaga Kesehatan Mulut Lewat Betadine Obat Kumur Mouthwash
Makanan & Minuman
Ngemil Tiap Hari Tanpa Takut Gemuk? Coba Cookies Gluten-Free Tinggi Protein Ini!
Makanan & Minuman
Bukan Sekadar Bumbu! Kunyit Putih Bubuk Ini Jadi Rahasia Sehat yang Lagi Dicari Banyak Orang
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Rekomendasi Lipstik yang Tahan Lama untuk Dipakai Saat Lebaran 2026
Promo Ramadan Trans Fashion! Beli 1 Gratis 1 & Diskon Tambahan Hingga 10%
10 Ide Hampers Terjangkau di Bawah 100 Ribu untuk Lebaran, Murah tapi Berkesan
Serbu METRO Festive Raya Fashion Show! Modest Fashion Hits & Promo Hingga 50%
Diskon hingga 70%! METRO Gelar One Day Super Special Jelang Lebaran
Most Popular
1
Gemas, Potret Keluarga Kecil Pangeran Mateen Ucapkan Selamat Lebaran
2
Ramalan Zodiak 22 Maret: Cancer Jangan Mudah Percaya, Virgo Tak Ada Hambatan
3
Gaya Luna Maya dan Cinta Laura Pakai Mukena Pink-Putih, Salat Ied di Kapal
4
7 Tips Makan Sehat Saat Lebaran agar Berat Badan Tetap Terjaga
5
Kenapa Keluarga Indonesia Suka Baju Lebaran Seragam? Ini Sejarahnya
MOST COMMENTED











































