Long Grain: Restoran Dengan Dua Kultur
wolipop
Sabtu, 24 Apr 2010 14:46 WIB
Jakarta
-
Kabar baik bagi Anda pencinta masakan Thailand dan masakan Barat. Dua hari yang lalu, tepatnya Rabu (21/4/2010), baru saja dibuka sebuah restoran yang menawarkan masakan Thailand dan Barat.
Adalah Long Grain yang hadir dengan menggabungkan konsep makanan Thailand dan Barat. Cabai dan gandum yang menjadi logonya, mewakilkan penggabungan konsep tersebut. Cabai mewakilkan ciri khas makanan Thailand yang pedas, sedangkan gandum mewakilkan bahan baku utama masakan-masakan barat.
Menu-menu yang ditawarkan Long Grain sangat beragam. Mulai dari appetizernya, Gai Hor Bai Toey adalah daging ayam yang dibungkus oleh daun pandan. Menurut pihak manajemen re
storan ini, menu ini adalah menu favorit dan paling banyak dipesan oleh
para customer. Untuk menu utama, Khoa Phad Sapparot atau nasi goreng ala Tahiland dengan udang, kacang cashew dan nanas yang disajikan diatas nanas. Bagi Anda penyuka kwetiau, Long Grain menyajikan kwetiau sapi dan tom yum. Sebagai penutup ada sweet casava yaitu singkong dengan santan yang gurih.
Bila menginginkan dessert yang segar, es merah delima bisa menjadi pilihan. Cukup dengan membawa uang dua ratus ribu rupiah, Anda sudah bisa menikmati sebagian besar menu andalan dari restoran Thailand ini yang bertempat di Plaza Senayan lantai dua, unit 283 C.
Dekorasi restoran ini benar-benar menunjukan penggabungan dari dua kultur budaya. Dapur yang dapat dilihat dari luar, mencirikan gaya restoran barat, sedangkan furnitur di Long Grain mewakilkan gaya khas Thailand. (af1/fer)
Adalah Long Grain yang hadir dengan menggabungkan konsep makanan Thailand dan Barat. Cabai dan gandum yang menjadi logonya, mewakilkan penggabungan konsep tersebut. Cabai mewakilkan ciri khas makanan Thailand yang pedas, sedangkan gandum mewakilkan bahan baku utama masakan-masakan barat.
Menu-menu yang ditawarkan Long Grain sangat beragam. Mulai dari appetizernya, Gai Hor Bai Toey adalah daging ayam yang dibungkus oleh daun pandan. Menurut pihak manajemen re
storan ini, menu ini adalah menu favorit dan paling banyak dipesan olehpara customer. Untuk menu utama, Khoa Phad Sapparot atau nasi goreng ala Tahiland dengan udang, kacang cashew dan nanas yang disajikan diatas nanas. Bagi Anda penyuka kwetiau, Long Grain menyajikan kwetiau sapi dan tom yum. Sebagai penutup ada sweet casava yaitu singkong dengan santan yang gurih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dekorasi restoran ini benar-benar menunjukan penggabungan dari dua kultur budaya. Dapur yang dapat dilihat dari luar, mencirikan gaya restoran barat, sedangkan furnitur di Long Grain mewakilkan gaya khas Thailand. (af1/fer)
Home & Living
2 Rekomendasi Teko Air Minum untuk Kumpul Keluarga, Praktis dan Tetap Estetik di Meja
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Lebih Tenang & Lembab Seharian dengan Andalan Baru dari SOME BY MI Beta Panthenol Repair Toner!
Elektronik & Gadget
Abadikan Momen Lebih Seru dengan 2 Kamera Instax dari Fujifilm yang Bikin Foto Langsung Jadi Kenangan!
Elektronik & Gadget
Rekomendasi Tongsis Tripod dari ACMIC untuk Foto & Video Lebih Profesional!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Bikin Kopi Sambil Me Time Intimate di Workshop Brew & Breath Jakarta
Healing ala Gen Z! Bikin Kopi Sambil Refleksi Diri di Workshop Brew & Breath
Misoa Story, Resto Comfort Food Nuansa Industrial-Playful di Kelapa Gading
Munch Club, Spot Makan Bergaya Diner dengan Interior Minimalis Modern
Rahasia Meja Chinese New Year Berkelas, Belajar Langsung dari Florist Profesional
Most Popular
1
Momen Langka Pemain Bola: Messi hingga Konate Pamer Tas Hermes Miliaran
2
Viral Penyanyi Pamer Teknik Diet 'Vakum Perut' Saat Konser, Dikritik Dokter
3
TikTok Viral Verificator
Viral! Bukan Kue Kering, Pria Ini Bagikan Hampers Lebaran 1 Galon Air Mineral
4
Ramalan Zodiak 27 Maret: Libra Lebih Sabar, Sagitarius Banyak Masalah
5
Supermodel David Gandy Ramal Industri Modeling akan 'Punah' Gara-Gara AI
MOST COMMENTED











































