Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Ketika Kondisi Keuangan Calon Suami Membuat Ragu untuk Menikah

Ratih Ibrahim - wolipop
Senin, 29 Jun 2015 18:11 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Saya mau tanya jika pacar kita ingin melamar, tapi satu sisi saya dan orangtua tidak setuju jika saya dibawa ke daerah tempat kerja calon suami, saya harus bagaimana? Saya punya alasan kenapa saya tidak mau dibawa ke sana, pertama saya masih bekerja sehingga sayang kalu sampai keluar dari tempat kerja saya.

Alasan kedua calon suami saya hanya akan memberi uang bulananan yang pas-pasan untuk hidup sehari. Saya juga tidak akan diberi uang bulanan untuk keperluan pribadi saya. Itulah alasannya saya ingin tetap bekerja agar bisa membantu dia. Selain itu di satu sisi, orangtua suami juga masih memberatkan anaknya dalam masalah keuangan. Ketika berada dalam situasi ini apa yang sebaiknya saya lakukan?

Sarah, 25 Tahun

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawab:

Dear Sarah,

Pernikahan adalah langkah serius dalam menjalani hubungan dengan pasangan sehingga segala pertimbangannya harus dipikirkan masak-masak. Jika dalam diri kamu masih memiliki ganjalan tentang masalah finansial, sebaiknya ajak bicara calon suami secara baik-baik. Salah satu permasalahan yang seringkali berpotensi menjadi masalah besar dalam kehidupan pernikahan adalah masalah finansial.

Oleh karena itu sebelum mengambil keputusan menikah, pastikan hal-hal yang masih menganjal diselesaikan terlebih dahulu hingga mencapai titik temu solusi dan kesepakatan bersama. Bicarakan secara terbuka apa yg kamu rasakan & pikirkan. Salinglah berbagi dan diskusikan pandangan bersama pasangan mengenai keuangan dalam berumah tangga, juga mengenai adanya kebutuhan serta keinginan kamu untuk ikut membantu.

Pasangan yang layak menjadi pendamping hidup kamu akan senantiasa memberikan kesempatan untuk kamu dapat mengutarakan pendapat, pikiran dan perasaan kamu. Demikian juga sebaliknya, kamu perlu memberikannya kesempatan yang sama. Salinglah mendengarkan dan memahami satu sama lain. Kemudian diskusikanlah berdua dengan pasangan, jalan keluar terbaik untuk kalian berdua dan sepakatilah untuk melakukannya. Salam hangat Sarah.

 

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads