Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Dekat Seperti Kekasih, Apakah Si Dia Hanya Berikan Harapan Palsu?

wolipop
Selasa, 19 Mei 2015 06:10 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Saya sudah lebih dari lima tahun dekat dengan seorang sahabat semasa kuliah. Berhubung saya bekerja di luar kota, kami hanya berhubungan via chat. Hampir setiap hari kami ngobrol kegiatan sehari-hari, tapi dia tidak pernah bilang suka atau pun ingin meneruskan ke arah yang lebih serius. Saya sempat mendengar kabar dari teman kalau dia ingin melamar saya, tapi nyatanya tak pernah terjadi.

Tadinya saya cuma menganggap dia sebagai seorang sahabat yang paling dekat tapi lama kelamaan dengan obrolan kami tiap hari dan setiap kali saya cuti kami selalu keluar berdua saya jadi memiliki harapan untuk membuat hubungan ini lebih serius. Bulan lalu kami pun baru saja pergi jalan-jalan ke sebuah kota bersama dengan pasangan teman yang lain. Kami memakai t-shirt dan berpose seperti layaknya pasangan kekasih. Tapi semua itu seperti terasa hampa karena tak ada satupun kata dari dia yang mengungkapkan perasaannya.

Seminggu sepulang dari jalan-jalan, tiba-tiba dia tidak berkomunikasi sama sekali. Pesan terakhir saya pun tidak dibalasnya, dan ini sudah berlangsung selama sebulan, ada hasrat saya ingin menanyakan apa yang sebenarnya terjadi tetapi saya merasa agak sedikit takut kalau selama ini saya yang salah paham dengan niat dan perasaan dia terhadap saya. Dari sikapnya itu apakah memang dia mempunyai keinginan untuk serius dengan saya? Bagaimana agar dia tidak mendiamkan saya?

Kinanti, 30 Tahun

Jawab:

Dear Kinanti,

Waktu 5 tahun bukanlah waktu yang sebentar untuk membina sebuah hubungan dekat dengan sahabat. Dari cerita kamu, saya menangkap bahwa ada kenyamanan dari kamu dan sahabat kamu untuk berinteraksi dalam bentuk hubungan persahabatan yang telah kalian jalani selama ini. Adalah hal yang wajar jika dalam diri kamu kemudian tumbuh perasaan sayang lebih dari sekedar perasaan sayang kepada sahabat. Seperti kata pepatah Jawa, "Witing Tresno Jalaran Soko Kulino", yang artinya "Cinta tumbuh karena terbiasa."

Meski demikian, untuk membina hubungan percintaan ke arah yang lebih serius dibutuhkan kemauan dan peran aktif dari kedua belah pihak. Jika Kamu memiliki rasa keingintahuan akan bagaimana perasaan dan niat sahabat kamu kepada kamu selama ini, kamu dapat menanyakannya langsung ke sahabat kamu, bukan kepada teman-temannya.

Mengenai sikap sahabat kamu yang menghilang tiba-tiba, ada berbagai kemungkinan yang dapat terjadi. Biasanya, seseorang yang benar-benar menyayangi orang lain akan selalu menyediakan waktu untuk menghubungi orang yang ia sayangi. Meski demikian, ada kemungkinan lain, seperti: kesibukan yang belum dapat ia tinggalkan atau ada hal lainnya yang belum sempat atau belum dapat ia ceritakan pada kamu.

Apapun itu, tetaplah berpikir positif sambil juga mencari kesibukan melalui aktivitas yang positif dan produktif. Perluaslah pergaulan kamu dan tetaplah buka hati kamu untuk berkenalan dengan teman-teman dan sahabat-sahabat baru lainnya. Salam hangat Kinanti.

(Eny Kartikawati/Ferdy Thaeras)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads