Cara Meyakinkan Kekasih Agar Sabar untuk Menikah Hingga Lulus Kuliah
wolipop
Selasa, 28 Apr 2015 18:02 WIB
Jakarta
-
Halo Mba Ratih Ibrahim, saya sudah berhubungan selama satu tahun dengan kekasih saya. Status saya saat ini masih kuliah dan pacar saya bekerja. Pacar saya ingin buru-buru dinikahi. Jujur saja saya juga ingin segera menikahi dia karena benar-benar sayang sama dia. Saya ingin membahagiakan dia dan memberikan yang terbaik dari saya.
Tapi setelah saya pikir panjang kalau saat ini saya belum bisa menikahi dia. Saya masih ingin menyelesaikan pendidikan dan saat ini masih belum punya status pekerjaan tetap. Akhirnya saya selalu berusaha untuk menyabarkan dia dan memberi waktu untuk saya setiap dia bertanya soal keseriusan hubungan.
Saya khawatir apakah dia akan percaya kepada saya dan menunggu saya atau dia akan meninggalkan saya suatu saat. Bagaimana cara meyakinkan dia bahwa kami masih harus bersabar? Bagaimana agar hubungan ini tetap bertahan hingga saya bisa menikahinya?
Arfi, 20 Tahun
Jawab:
Dear Arfi,
Untuk memasuki jenjang pernikahan memang diperlukan banyak sekali persiapan. Persiapan pernikahan yang diperlukan tidak hanya secara finansial, tetapi juga persiapan emosi, fisik, kesehatan, gaya hidup, serta persiapan untuk menjadi orangtua. Tidak hanya itu, untuk menjadi orangtua juga diperlukan persiapan lainnya, seperti persiapan nutrisi, pengasuhan serta pendidikan anak.
Saran saya, komunikasikanlah kepada pasangan mengenai keseriusan kamu dalam menjalin hubungan dengannya dan pertimbangan-pertimbangan kamu akan berbagai persiapan yang dibutuhkan untuk menikah dan menjalani kehidupan pernikahan. Kemudian utarakanlah bahwa kamu memang ingin menikah dengannya dan kamu memiliki rencana-rencana untuk mempersiapkan pernikahan kalian.
Diskusikan rencana-rencana tersebut, mulai dari lulus kuliah, bekerja dalam kurun waktu tertentu, hingga pada rencana tahun pernikahan kalian. Dengan demikian pasangan kamu ikut terlibat dalam memikirkan dan mewujudkan hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam membangun rumah tangga yang solid dan harmonis, juga memiliki gambaran yang lebih pasti mengenai kelanjutan hubungan kalian. Dengan mempunyai persiapan pernikahan yang matang, diharapkan pernikahan dapat berjalan dengan harmonis. Semoga membantu. Salam hangat Arfi.
(eny/eny)
Tapi setelah saya pikir panjang kalau saat ini saya belum bisa menikahi dia. Saya masih ingin menyelesaikan pendidikan dan saat ini masih belum punya status pekerjaan tetap. Akhirnya saya selalu berusaha untuk menyabarkan dia dan memberi waktu untuk saya setiap dia bertanya soal keseriusan hubungan.
Saya khawatir apakah dia akan percaya kepada saya dan menunggu saya atau dia akan meninggalkan saya suatu saat. Bagaimana cara meyakinkan dia bahwa kami masih harus bersabar? Bagaimana agar hubungan ini tetap bertahan hingga saya bisa menikahinya?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jawab:
Dear Arfi,
Untuk memasuki jenjang pernikahan memang diperlukan banyak sekali persiapan. Persiapan pernikahan yang diperlukan tidak hanya secara finansial, tetapi juga persiapan emosi, fisik, kesehatan, gaya hidup, serta persiapan untuk menjadi orangtua. Tidak hanya itu, untuk menjadi orangtua juga diperlukan persiapan lainnya, seperti persiapan nutrisi, pengasuhan serta pendidikan anak.
Saran saya, komunikasikanlah kepada pasangan mengenai keseriusan kamu dalam menjalin hubungan dengannya dan pertimbangan-pertimbangan kamu akan berbagai persiapan yang dibutuhkan untuk menikah dan menjalani kehidupan pernikahan. Kemudian utarakanlah bahwa kamu memang ingin menikah dengannya dan kamu memiliki rencana-rencana untuk mempersiapkan pernikahan kalian.
Diskusikan rencana-rencana tersebut, mulai dari lulus kuliah, bekerja dalam kurun waktu tertentu, hingga pada rencana tahun pernikahan kalian. Dengan demikian pasangan kamu ikut terlibat dalam memikirkan dan mewujudkan hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam membangun rumah tangga yang solid dan harmonis, juga memiliki gambaran yang lebih pasti mengenai kelanjutan hubungan kalian. Dengan mempunyai persiapan pernikahan yang matang, diharapkan pernikahan dapat berjalan dengan harmonis. Semoga membantu. Salam hangat Arfi.
(eny/eny)











































