Pernah Berbuat Salah, Bagaimana Agar Kembali Direstui Ortu Kekasih?
wolipop
Senin, 26 Jan 2015 16:18 WIB
Jakarta
-
Saya sudah menjalani hubungan pacaran selama empat tahun, dan setahun terakhir sudah sangat dekat dengan keluarganya. Tetapi, akibat kesalahan yang pernah saya lakukan sebelumnya (sebelumnya saya sudah minta maaf) dan ternyata terjadi lagi. Kesalahan saya bermula karena saya tidak bisa menerima keputusan mamanya yang diawal membolehkan saya dan pacar pergi menjenguk ayah saya ketika beliau dirawat di sebuah rumah sakit di Jakarta (kami tinggal di kota lain). Tetapi oleh mama pacar saya, di hari akan berangkat dibatalkan dengan alasan yang menurut saya tidak mendesak, yaitu pindahan kamar kakaknya pacar.
Saya sedang mengalami minggu yang berat saat itu, PMS, masalah dengan tugas kuliah, teman, pacar, keluarga, dan sebagainya. Saya sangat emosi, dan saya tidak tahan lagi, saya bingung harus meluapkannya dengan cara bagaimana, lalu saya pasang status di medsos, (kesalahan yang sebelumnya saya lakukan mirip seperti ini) dan mama pacar saya merasa tersinggung dan kecewa terhadap saya karena hal itu.
Kejadian ini sudah tiga minggu terjadi, di dua minggu pertama, saya tidak langsung membereskannya karena saya juga sedang ada urusan keluarga. Saya sudah mengaku salah dan saat ini merasa serba salah, ada perasaan sedih, dan kecewa pada diri sendiri. Setelah kejadian ini pacar jadi disuruh mamanya untuk tidak pacaran dulu, fokus pada kuliah saja dan apabila saya datang ke rumahnya untuk meminta maaf dan menyelesaikan masalah ini pun, dia sudah malas mengurusinya. Padahal saya sangat menyayangi mereka mba. Hanya saja saya terlalu emosi kala itu. Bagaimana saya harus menyikapinya ya mba? Mohon bantuannya. Terima kasih.
Rizky, 21 Tahun
Jawab:
Dear Rizky,
Cobalah untuk mendiskusikan dengan pasangan kamu mengenai perasaan dan pemikiran kamu tentang ibu pasangan kamu. Diskusikan juga dengannya mengenai bagaimana cara untuk menyelesaikan persoalan dan menyenangkan hati ibunya. Kamu juga bisa mencari informasi mengenai sesuatu yang dapat menyenangkan hati ibunya, misalnya makanan kesukaan, kegemaran, kegiatan yang disukainya. Dengan mengetahui kegemarannya, kamu dapat mencoba berbaikan dengan ibu pasangan kamu. Tunjukkan usaha terbaikmu bahwa kamu memang memiliki niat untuk memerbaiki hubunganmu dengan keluarga pasanganmu.
Kamu juga bisa belajar untuk tidak langsung bertindak sesuai dengan keinginanmu, ketika kamu dihadapkan pada masalah-masalah yang dapat meningkatkan emosi kamu, misalnya dengan tidak memposting hal-hal yang sifatnya pribadi di sosial media. Dengan adanya pengalaman tersebut, kamu juga harus belajar untuk menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Semoga saran saya dapat membantu. Salam hangat Rizky.
(eny/eny)
Saya sedang mengalami minggu yang berat saat itu, PMS, masalah dengan tugas kuliah, teman, pacar, keluarga, dan sebagainya. Saya sangat emosi, dan saya tidak tahan lagi, saya bingung harus meluapkannya dengan cara bagaimana, lalu saya pasang status di medsos, (kesalahan yang sebelumnya saya lakukan mirip seperti ini) dan mama pacar saya merasa tersinggung dan kecewa terhadap saya karena hal itu.
Kejadian ini sudah tiga minggu terjadi, di dua minggu pertama, saya tidak langsung membereskannya karena saya juga sedang ada urusan keluarga. Saya sudah mengaku salah dan saat ini merasa serba salah, ada perasaan sedih, dan kecewa pada diri sendiri. Setelah kejadian ini pacar jadi disuruh mamanya untuk tidak pacaran dulu, fokus pada kuliah saja dan apabila saya datang ke rumahnya untuk meminta maaf dan menyelesaikan masalah ini pun, dia sudah malas mengurusinya. Padahal saya sangat menyayangi mereka mba. Hanya saja saya terlalu emosi kala itu. Bagaimana saya harus menyikapinya ya mba? Mohon bantuannya. Terima kasih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jawab:
Dear Rizky,
Cobalah untuk mendiskusikan dengan pasangan kamu mengenai perasaan dan pemikiran kamu tentang ibu pasangan kamu. Diskusikan juga dengannya mengenai bagaimana cara untuk menyelesaikan persoalan dan menyenangkan hati ibunya. Kamu juga bisa mencari informasi mengenai sesuatu yang dapat menyenangkan hati ibunya, misalnya makanan kesukaan, kegemaran, kegiatan yang disukainya. Dengan mengetahui kegemarannya, kamu dapat mencoba berbaikan dengan ibu pasangan kamu. Tunjukkan usaha terbaikmu bahwa kamu memang memiliki niat untuk memerbaiki hubunganmu dengan keluarga pasanganmu.
Kamu juga bisa belajar untuk tidak langsung bertindak sesuai dengan keinginanmu, ketika kamu dihadapkan pada masalah-masalah yang dapat meningkatkan emosi kamu, misalnya dengan tidak memposting hal-hal yang sifatnya pribadi di sosial media. Dengan adanya pengalaman tersebut, kamu juga harus belajar untuk menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Semoga saran saya dapat membantu. Salam hangat Rizky.
(eny/eny)











































