Jalani Hubungan Asmara Tanpa Cinta, Bisakah Terus Berlanjut?
wolipop
Senin, 29 Des 2014 09:44 WIB
Jakarta
-
Hi Diana yang sedang bingung,
Sebenarnya pepatah yang kamu maksud tidak sepenuhnya salah, namun tidak semua orang dapat mengalami cinta yang bertumbuh seiring waktu tersebut. Idealnya hubungan yang terjalin antara pria dan wanita seharusnya dilandasi oleh adanya rasa ketertarikan, hormat, dan penghargaan yang seimbang satu sama lain. Jika ternyata rasa cinta yang kamu punya tidak sebesar (atau bahkan tidak ada) rasa cinta yang dia punya untuk kamu, kelak saya yakin hubungan yang kamu jalani ini pun akan menemukan hambatan dan menghadapi banyak masalah. Jika ini terjadi, mungkin kamu akan mengalami trauma kembali.
Saran saya lakukanlah konseling untuk diri kamu sendiri dengan psikolog. Dengan melakukan konseling, kamu akan dipandu untuk mencari solusi dari permasalahan yang kamu hadapi, termasuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di dalam diri kamu. Mungkin saja banyak potensi tersembunyi di dalam diri kamu, yang kamu sendiri tidak mengetahuinya, yang jika sudah dikembangkan akan menjadi magnet tersendiri bagi kamu dalam menjalin hubungan yang bermakna dengan lawan jenis.
(hst/fer)
Saya menjalani hubungan dengan seorang pria yang baik sekali terhadap saya. Namun saya tidak mencintainya. Saya menjalani hubungan dengannya karena saya sudah lelah dan sering disakiti oleh orang yang saya cintai. Apakah saya jahat menjalani hubungan palsu ini? Benarkah seperti kata pepatah rasa cinta bisa tumbuh seiring berjalannya waktu?
(Diana, 24 Tahun)
Jawab:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebenarnya pepatah yang kamu maksud tidak sepenuhnya salah, namun tidak semua orang dapat mengalami cinta yang bertumbuh seiring waktu tersebut. Idealnya hubungan yang terjalin antara pria dan wanita seharusnya dilandasi oleh adanya rasa ketertarikan, hormat, dan penghargaan yang seimbang satu sama lain. Jika ternyata rasa cinta yang kamu punya tidak sebesar (atau bahkan tidak ada) rasa cinta yang dia punya untuk kamu, kelak saya yakin hubungan yang kamu jalani ini pun akan menemukan hambatan dan menghadapi banyak masalah. Jika ini terjadi, mungkin kamu akan mengalami trauma kembali.
Saran saya lakukanlah konseling untuk diri kamu sendiri dengan psikolog. Dengan melakukan konseling, kamu akan dipandu untuk mencari solusi dari permasalahan yang kamu hadapi, termasuk mengembangkan potensi-potensi yang ada di dalam diri kamu. Mungkin saja banyak potensi tersembunyi di dalam diri kamu, yang kamu sendiri tidak mengetahuinya, yang jika sudah dikembangkan akan menjadi magnet tersendiri bagi kamu dalam menjalin hubungan yang bermakna dengan lawan jenis.
(hst/fer)
Home & Living
Cuci Piring Lebih Sat Set Selama Ramadan, 3 Sabun Cuci Piring Ini Bantu Bersih Cepat & Hemat
Home & Living
Paket Mukena & Sajadah Cantik yang Cocok Jadi Hampers Ramadan yang Lebih Spesial
Home & Living
Sajadah Premium Empuk Ini Bikin Ibadah Ramadan Lebih Nyaman di Rumah
Home & Living
Paket Oven + Hand Mixer Ini Bikin Baking Ramadan Lebih Praktis, Cocok Buat Kue Lebaran Rumahan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Menghadapi Kekasih yang Suka Berubah-ubah Sikap, Kadang Mesra dan Cuek
Si Dia Ngaku Tidak Mau Pacaran Dulu, Cuma Alasan atau Sungguhan?
Tidak Cocok dengan Keluarga Kekasih, Akankah Berpengaruh Setelah Menikah?
Cara Menghadapi Pacar yang Terlalu Baik Pada Wanita Lain
Cara Mengatasi Rasa Kesal Pada Ibu Mertua yang Sikapnya Mudah Berubah
Most Popular
1
Misteri Kematian Bos Asos , Mantan Istri: Aku Tidak Membunuhnya
2
Selena Gomez Diminta Ceraikan Suami Setelah Terungkap Kebiasaan Joroknya Ini
3
Pedro Pascal Digosipkan Gay, Kepergok Nonton Bioskop Bareng Mantan Luke Evans
4
Saat Gubernur Terkaya di Indonesia Pesan Kebaya, Ini Permintaan Khususnya
5
Yoona SNSD Tampil Beda di London Fashion Week, Poni Barunya Curi Perhatian
MOST COMMENTED











































