Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Suami Ngaku Kehilangan Rasa Cinta Tapi Tetap Sayang, Harus Bagaimana?

wolipop
Selasa, 16 Sep 2014 13:11 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta -

Saya wanita yang baru saja menikah selama hampir tiga bulan, belakangan ini suami saya berlaku agak dingin. Aktivitas sepulang kerjanya sering dihabiskan dengan menonton film atau berita. Saya merasa sebagai istri saya jarang diajak ngobrol dan diperlakukan manis, bercinta pun hanya satu minggu sekali, itupun saya harus merengek, jarang sekali dia meminta duluan. Lalu saya bertanya, kenapa kamu seperti ini? Jawabannya karena ia sedang stres dan dia merasa dia sudah kehilangan rasa cintanya kepada saya yang seperti dulu saat kita masih pacaran.

Dia tidak memiliki lagi perasaan yang menggebu-gebu, sumringah, mesem-mesem akan cintanya kepada saya, hal itu sudah tidak ada katanya. Dia hanya merasa dia hanya menyayangi saya, dan menurutnya ketika orang merasa sayang, dia belum tentu cinta. Tapi ketika orang cinta, sudah pasti sayang. Tapi dia mengatakan, ketika saya jauh dan tidak ada di rumah bersamanya, dia merasa kehilangan saya. Yang saya ingin tanyakan, apakah hal tersebut mengindikasikan memang sudah tidak ada cinta lagi di antara kami? Apa yang harus kami lakukan agar kami memiliki cinta yang seperti dulu lagi? Thanks.

Farah, 24 Tahun

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawab:

Hi Farah,

Apa yang terjadi pada suami kamu menurut saya bukanlah indikasi suami tidak mencintai kamu lagi, tapi sungguh dia sedang stres. Stres dapat mempengaruhi pola berpikir dan perasaan seseorang, termasuk bagaimana cara dia mengambil keputusan. Akibat stres, suami kamu sulit untuk bertindak bijaksana dan lebih memilih cara praktis untuknya, yakni dengan mengatakan dia tidak lagi mencintai kamu, tanpa menyadari konsekuensi yang mungkin terjadi akibat perkataannya tersebut. Stres juga menyebabkan ia kehilangan gairah seksualnya.

Pertanyaannya adalah apa yang menyebabkan dia stress? Ini yang perlu kamu cari tahu. Ada kemungkinan penyebabnya ada kaitannya dengan rumah tangga kalian sehingga memancing dia untuk mengatakan tidak lagi memiliki perasaan dengan kamu. Untuk menemukannya, kamu harus bersikap sangat bijaksana dan tetap lembut dengannya.

Cobalah sedikit demi sedikit kamu ajak suami untuk berkomunikasi dan dorong ia untuk mengungkapkan isi hatinya dengan jujur ke kamu. Jika rasanya kamu tetap sulit untuk membangun komunikasi dengannya, kamu dapat mengajak suami untuk melakukan konseling dengan konselor pernikahan atau psikolog keluarga untuk mendapatkan penyelesaian atas masalah yang sedang kalian hadapi ini.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads