Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Cara Menghadapi Mantan Kekasih yang Masih Terobsesi dengan Anda

wolipop
Selasa, 19 Agu 2014 09:51 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Ibu Ratih yang baik, mohon bantuannya. Saya bingung menghadapi mantan kekasih yang masih saja terobsesi pada saya. Kami putus sudah dua bulan. Saya memang belum memiliki kekasih lagi setelah putus dengannya. Tapi saya juga sudah sudah tidak mau lagi berhubungan dengannya karena merasa memiliki perbedaan karakter dan kebiasaan. Yang saya sebal, dia masih saja terus mengajak saya untuk kembali pacaran. Dia sampai pernah mengancam akan bunuh diri jika saya tidak kembali pacaran dengannya. Apa yang harus saya lakukan menghadapi pria seperti ini?

Sandra (24 Tahun)

Jawab:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dear Sandra, perilaku obsesif dapat terjadi karena seseorang tidak dapat mengatasi perasaan sakit hati atau negatif yang masih ada pada dirinya. Oleh karena itu sebelumnya, apakah kamu sudah meyampaikan dengan jelas penyebab tidak bisa melanjutkan hubungan lagi dengan mantan kekasih? Jika belum, sebaiknya kamu menyampaikan dan menjelaskannya sehingga dia mendapat penyelesaian yang jelas dari kamu dan dapat membenahi perasaannya sendiri.

Jika memang mantan kekasih masih menunjukkan perilaku terobsesi hingga mengancam akan bunuh diri, tunjukkan sikap tegas dan minta dia untuk bersikap dewasa dan menerima keputusan yang sudah terjadi antara kamu dan dia. Wajar adanya jika kita takut ketika seseorang mengancam akan bunuh diri karena perilaku yang kita lakukan. Tapi penting untuk diketahui bahwa bukan tanggung jawab siapa pun jika seseorang ingin melakukan tindakan bunuh diri.

Dia bertanggung jawab akan dirinya sendiri. Bila memang kamu tidak lagi bisa bersamanya, bantu dia untuk move on dengan menjauh dari sisinya. Menghilang dari kehidupannya bisa membuatnya lebih mudah menyembuhkan luka masa lalu. Bentuk jarak antara kamu dan mantan dengan tidak menghubunginya ataupun membalas bentuk hubungan yang dia masih tujukan pada kamu. Semoga saran ini dapat bermanfaat bagi kamu. Salam hangat Sandra.

(eny/aln)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads