Rencana Nikah Terhalang Restu karena Keluarga Kekasih Percaya Adat
Ratih Ibrahim - wolipop
Kamis, 17 Okt 2013 18:21 WIB
Jakarta
-
Saya berpacaran hampir dua tahun. Niatnya bulan Desember ini kami menikah. Masalah yang kami hadapi dari pihak keluarga laki-laki. Keluarga pacar saya orang Jawa dan masih percaya sama hal-hal leluhur dari keluarganya. Mereka melihat masa depan kami. Katanya kalau kami menikah kami tidak akan langgeng dan kena musibah terus. Kami bingung harus bagaimana, padahal persiapan sudah kami lakukan. Apalagi pacar saya langsung down dan goyah sekali setelah dengar hal itu. Kami harus bagaimana?
(Intan, 24 Tahun)
Jawab:
Hi Intan,
Saya paham sekali kebingungan kamu dan pasangan kamu saat ini, namun sebelum melangkah lebih jauh, cobalah kamu bahas dan diskusikan lagi masalah kamu ini dengan pasangan kamu sendiri terlebih dahulu. Apalagi kamu bilang dia sampai down dan goyah. Coba kamu tanyakan pendapat dia sendiri mengenai pandangan keluarganya, setujukah dia, atau dia punya pandangan lain. Jangan sampai nilai-nilai kepercayaan itu merusak hubungan kamu dan pasangan.
Temukanlah kata sepakat bersama-sama. Setelah berhasil menemukan jalan tengahnya, hal selanjutnya yang perlu kalian lakukan adalah menghadapi keluarga bersama-sama. Dengan kata lain, kalau kalian memiliki kepercayaan dan nilai yang sama, kalian dapat berjuang bersama-sama. Sebaliknya, jika kalian sebagai pasangan saja masih berselisih pendapat, tentu sulit memberi pemahaman pada keluarga terlebih pembuktian bahwa kepercayaan leluhur tersebut belum tentu benar. Silahkan dikomunikasikan dulu dengan pasangan ya Intan, semoga saran saya berguna dan kalian boleh cepat menemukan jalan keluar yang terbaik.
(eny/eny)
(Intan, 24 Tahun)
Jawab:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya paham sekali kebingungan kamu dan pasangan kamu saat ini, namun sebelum melangkah lebih jauh, cobalah kamu bahas dan diskusikan lagi masalah kamu ini dengan pasangan kamu sendiri terlebih dahulu. Apalagi kamu bilang dia sampai down dan goyah. Coba kamu tanyakan pendapat dia sendiri mengenai pandangan keluarganya, setujukah dia, atau dia punya pandangan lain. Jangan sampai nilai-nilai kepercayaan itu merusak hubungan kamu dan pasangan.
Temukanlah kata sepakat bersama-sama. Setelah berhasil menemukan jalan tengahnya, hal selanjutnya yang perlu kalian lakukan adalah menghadapi keluarga bersama-sama. Dengan kata lain, kalau kalian memiliki kepercayaan dan nilai yang sama, kalian dapat berjuang bersama-sama. Sebaliknya, jika kalian sebagai pasangan saja masih berselisih pendapat, tentu sulit memberi pemahaman pada keluarga terlebih pembuktian bahwa kepercayaan leluhur tersebut belum tentu benar. Silahkan dikomunikasikan dulu dengan pasangan ya Intan, semoga saran saya berguna dan kalian boleh cepat menemukan jalan keluar yang terbaik.
(eny/eny)











































