Ingin Bisa Percayai Lagi Pacar yang Pernah Selingkuh, Bagaimana Caranya?
Ratih Ibrahim - wolipop
Senin, 23 Sep 2013 17:53 WIB
Jakarta
-
Saya sudah berpacaran dengan pasangan selama 5 setengah tahun, di tahun ke-3 pasangan saya selingkuh dengan teman kantornya. Sampai saat ini saya masih berpacaran dengan dia tetapi saya masih merasa trauma. Trauma ini menyebabkan saya posesif dan hal ini sering menimbulkan percekcokkan di antara kami. Saya ingin sekali bisa percaya lagi tetapi sulit. Bagaimana caranya agar saya bisa lepas dari trauma dan percaya pada pasangan saya lagi?
(Citra, 21 Tahun)
Jawab:
Dear Citra,
Memang sulit rasanya untuk kembali mempercayai pasangan kita setelah dirinya berselingkuh. Apalagi jika perselingkuhan terjadi ketika kita sudah menjalin hubungan dalam kurun waktu yang lama. Kamu pastinya sangat menyayangi kekasihmu. Seseorang menjadi posesif karena dia sangat menyayangi pasangannya. Perilaku posesif seringkali muncul karena seseorang sangat tidak ingin kehilangan pasangannya.
Namun perilaku posesif bukanlah perilaku yang tepat. Perilaku posesif akan membuat pasangan kamu merasa terkekang dan tidak dipercaya. Alih-alih membuat dia sadar, perilaku posesif justru dapat membuat dirinya malah meninggalkan kamu. Lantas apa yang harus kamu lakukan?
Kuncinya adalah berusaha berpikir rasional. Sadari bahwa kamu hidup di masa sekarang, bukan di masa lalu saat pasangan kamu berselingkuh.
Tanyakan kepada diri kamu, apakah kamu sudah benar-benar memaafkan pasanganmu? Jika belum, tanyakan kembali kepada diri kamu apakah selama dua tahun terakhir ini dia pernah berselingkuh lagi? Jika jawabannya adalah tidak, sudah saatnya kamu memaafkannya. Dengan memaafkannya kamu akan melangkah maju dan meninggalkan masa lalu di belakang. Jika kamu sudah berhasil melangkah maju, akan lebih mudah untuk menumbuhkan kepercayaan terhadap dirinya.
Refleksikan dengan diri kamu, bagaimana dia memperlakukan kamu selama dua tahun terakhir ini? Apakah dia memperlakukan kamu dengan baik? Apakah dia terlihat menyesali perbuatannya dan berusaha untuk menebus kesalahannya di masa lalu? Refleksikan hal ini setiap kali muncul keraguan di hati kamu terhadap pasanganmu. Kalau ternyata kamu terussssss menerus dihantui perselingkuhannya dan tidak juga bisa move on, pikirkan untuk menyudahi saja hubungan kalian, ketimbang melanjutkan sebuah hubungan yang kualitasnya buruk.
(eny/eny)
(Citra, 21 Tahun)
Jawab:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang sulit rasanya untuk kembali mempercayai pasangan kita setelah dirinya berselingkuh. Apalagi jika perselingkuhan terjadi ketika kita sudah menjalin hubungan dalam kurun waktu yang lama. Kamu pastinya sangat menyayangi kekasihmu. Seseorang menjadi posesif karena dia sangat menyayangi pasangannya. Perilaku posesif seringkali muncul karena seseorang sangat tidak ingin kehilangan pasangannya.
Namun perilaku posesif bukanlah perilaku yang tepat. Perilaku posesif akan membuat pasangan kamu merasa terkekang dan tidak dipercaya. Alih-alih membuat dia sadar, perilaku posesif justru dapat membuat dirinya malah meninggalkan kamu. Lantas apa yang harus kamu lakukan?
Kuncinya adalah berusaha berpikir rasional. Sadari bahwa kamu hidup di masa sekarang, bukan di masa lalu saat pasangan kamu berselingkuh.
Tanyakan kepada diri kamu, apakah kamu sudah benar-benar memaafkan pasanganmu? Jika belum, tanyakan kembali kepada diri kamu apakah selama dua tahun terakhir ini dia pernah berselingkuh lagi? Jika jawabannya adalah tidak, sudah saatnya kamu memaafkannya. Dengan memaafkannya kamu akan melangkah maju dan meninggalkan masa lalu di belakang. Jika kamu sudah berhasil melangkah maju, akan lebih mudah untuk menumbuhkan kepercayaan terhadap dirinya.
Refleksikan dengan diri kamu, bagaimana dia memperlakukan kamu selama dua tahun terakhir ini? Apakah dia memperlakukan kamu dengan baik? Apakah dia terlihat menyesali perbuatannya dan berusaha untuk menebus kesalahannya di masa lalu? Refleksikan hal ini setiap kali muncul keraguan di hati kamu terhadap pasanganmu. Kalau ternyata kamu terussssss menerus dihantui perselingkuhannya dan tidak juga bisa move on, pikirkan untuk menyudahi saja hubungan kalian, ketimbang melanjutkan sebuah hubungan yang kualitasnya buruk.
(eny/eny)
Kesehatan
Biar Imun Tetap Kuat! Ini 2 Produk Simpel yang Wajib Kamu Bawa Setiap Hari
Makanan & Minuman
Cuma Tinggal Panasin! Lauk Instan Ini Bikin Nasi Habis Sekejap
Kesehatan
Manis, Lembut, dan Super Sehat! Ini Alasan Black Garlic Wajib Dicoba
Makanan & Minuman
Lebih dari Sekadar Minuman, Ini Alasan Susu Kotak Harus Selalu Ada di Rumah
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Menghadapi Kekasih yang Suka Berubah-ubah Sikap, Kadang Mesra dan Cuek
Si Dia Ngaku Tidak Mau Pacaran Dulu, Cuma Alasan atau Sungguhan?
Tidak Cocok dengan Keluarga Kekasih, Akankah Berpengaruh Setelah Menikah?
Cara Menghadapi Pacar yang Terlalu Baik Pada Wanita Lain
Cara Mengatasi Rasa Kesal Pada Ibu Mertua yang Sikapnya Mudah Berubah
Most Popular
1
Gaya Nikita Willy Olahraga Hyrox, Tampil Santun Dengan Hijab
2
Sinopsis A Time to Kill, Ketika Keadilan Dipertaruhkan di Tengah Rasisme
3
Tolak Bumil WFH Hingga Sebabkan Bayi Meninggal, Perusahaan Didenda Rp 382 M
4
Putra Solange Kencani Wanita Lebih Tua dari Ibunya, Sosok Pacar Jadi Sorotan
5
Terbukti Bikin Awet Muda, Ini 3 Kebiasaan yang Wajib Kamu Coba!
MOST COMMENTED











































