Kenalan dengan Duda Lewat Online Chat, Ragu Apakah Si Dia Serius
wolipop
Senin, 09 Sep 2013 17:30 WIB
Jakarta
-
Saya berkenalan dengan dia melalui chatting online. Dia adalah seorang duda berusia 38 tahun dengan tiga orang anak. Namun hanya anak bungsunya yang ikut dengan dia sedangkan dua anaknya ikut dengan mantan istrinya. Pertama kali kenalan dia menceritakan semua tentang dirinya kepada saya. Sehingga saya sudah tahu mengetahui sebagian dari dirinya. Setelah berkenalan beberapa minggu di chatting online, kami pun bertukaran Pin BB dan kami mulai chat di BBM. Namun intensitas chat kami selalu tidak panjang hanya setengah jam atau 1 jam saja, chat kami hanya berlangsung pada hari Jumat malam dan Sabtu siang. Setelah berkenalan dia menyatakan mau menjadi pacar saya selama tiga kali dengan waktu yang berbeda namun saya menolak jadi teman dahulu. Setelah itu dia juga mengajak untuk bertemu pada awal hubungan namun saya juga menolak lain waktu saja. Kami juga sudah mulai tukaran nomor HP. Ketika saya memberikan nomor saya padanya, dia berniat menelepon namun waktu itu nomor saya aktif keesokan harinya. Keesokan harinya saya menunggu telepon darinya namun seharian dia tidak menelepon maupun chat sama saya.
Setelah 1 bulan kenalan dan saya sudah merasa nyaman dengan dia. Saya pun mengajak dia untuk bertemu. Awalnya dia menyetujui. Sesudah saya sampai di tempat tujuan dia malah bilang dia tidak bisa bertemu karena dia sakit mata. Pada liburan Lebaran kali ini dia mengajak saya ke Bali dan saya menyetujuinya dan sangat senang dengan ajakan ini. Lalu saya pun menunggu kabar darinya namun tidak ada. Lalu saya pun memberanikan diri menanyakan soal liburan itu. Tetapi dia bilang batal liburan karena teman bisnisnya datang dan mengajak liburan. Setiap kali dia chat sama saya dia selalu memanggil saya dengan kata 'sayang'. Saya ingin bertanya sebenarnya pria ini serius menjalin hubungan dengan saya atau tidak? Dia sebenarnya mau membawa hubungan ini ke arah mana? Apakah dia mencintai saya atau hanya menganggap saya teman ngobrol saja? Saya mohon bantuannya. Terima kasih.
(Angel, 32 Tahun)
Jawab:
Hi Angel yang sedang bingung,
Wah, kalau saya jadi kamu sih saya tidak akan berharap banyak dari pria ini. Pertama, kamu hanya mengenal dia melalui chatting online, yang artinya kamu belum pernah bertemu dia secara langsung dan tidak sungguh-sungguh mengetahui siapa dirinya. Meskipun dia mengaku telah memperkenalkan seluruh dirinya pada kamu, siapa yang tahu kalau ternyata dia bohong. Kedua, kalau memang dia sungguh-sungguh ingin mengenal kamu lebih jauh dalam hubungan yang lebih serius seharusnya dia pun lebih serius dan lebih berkomitmen terhadap janji-janji yang telah dibuatnya bersama kamu.
Saran saya, janganlah mudah terbujuk dengan kata-kata manis dan rayuannya. Ada baiknya kamu juga menjaga jarak dengannya karena sesungguhnya kamu tidak pernah tahu apakah ia sungguh-sungguh telah bercerai ataukah belum.
(hst/hst)
Setelah 1 bulan kenalan dan saya sudah merasa nyaman dengan dia. Saya pun mengajak dia untuk bertemu. Awalnya dia menyetujui. Sesudah saya sampai di tempat tujuan dia malah bilang dia tidak bisa bertemu karena dia sakit mata. Pada liburan Lebaran kali ini dia mengajak saya ke Bali dan saya menyetujuinya dan sangat senang dengan ajakan ini. Lalu saya pun menunggu kabar darinya namun tidak ada. Lalu saya pun memberanikan diri menanyakan soal liburan itu. Tetapi dia bilang batal liburan karena teman bisnisnya datang dan mengajak liburan. Setiap kali dia chat sama saya dia selalu memanggil saya dengan kata 'sayang'. Saya ingin bertanya sebenarnya pria ini serius menjalin hubungan dengan saya atau tidak? Dia sebenarnya mau membawa hubungan ini ke arah mana? Apakah dia mencintai saya atau hanya menganggap saya teman ngobrol saja? Saya mohon bantuannya. Terima kasih.
(Angel, 32 Tahun)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hi Angel yang sedang bingung,
Wah, kalau saya jadi kamu sih saya tidak akan berharap banyak dari pria ini. Pertama, kamu hanya mengenal dia melalui chatting online, yang artinya kamu belum pernah bertemu dia secara langsung dan tidak sungguh-sungguh mengetahui siapa dirinya. Meskipun dia mengaku telah memperkenalkan seluruh dirinya pada kamu, siapa yang tahu kalau ternyata dia bohong. Kedua, kalau memang dia sungguh-sungguh ingin mengenal kamu lebih jauh dalam hubungan yang lebih serius seharusnya dia pun lebih serius dan lebih berkomitmen terhadap janji-janji yang telah dibuatnya bersama kamu.
Saran saya, janganlah mudah terbujuk dengan kata-kata manis dan rayuannya. Ada baiknya kamu juga menjaga jarak dengannya karena sesungguhnya kamu tidak pernah tahu apakah ia sungguh-sungguh telah bercerai ataukah belum.
(hst/hst)
Pakaian Pria
Review Footstep Footwear Apollo Black Sneakers, Sepatu Pria Hitam yang Simpel, Clean, dan Siap Dipakai ke Mana Saja!
Pakaian Pria
GIO CARDIN Enzo Triple Back, Sandal Santai Pria yang Siap Temani Berburu Takjil Selama Bulan Ramadan!
Hobi dan Mainan
Ide Ngabuburit Kreatif, Tanah Liat Modeling Andalan untuk Anak & Dewasa yang Seru dan Produktif!
Home & Living
Upgrade Sarung Tarawih yang Lebih Rapi & Nyaman! Intip Pilihan Berikut Ini
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Menghadapi Kekasih yang Suka Berubah-ubah Sikap, Kadang Mesra dan Cuek
Si Dia Ngaku Tidak Mau Pacaran Dulu, Cuma Alasan atau Sungguhan?
Tidak Cocok dengan Keluarga Kekasih, Akankah Berpengaruh Setelah Menikah?
Cara Menghadapi Pacar yang Terlalu Baik Pada Wanita Lain
Cara Mengatasi Rasa Kesal Pada Ibu Mertua yang Sikapnya Mudah Berubah
Most Popular
1
Kontroversi Atlet Ice Skating Pamer Bra Saat Menang Olimpiade Musim Dingin
2
Vetements Jual Kemeja Putih Bekas Setrika Gosong, Harganya Nyaris Rp 20 Juta
3
Rahasia Makeup Margot Robbie di Wuthering Heights, Simbol Gairah Tersembunyi
4
Mendekati Usia 40, Wanita Ini Cetak Sejarah di Miss Universe Australia
5
Foto: Jisoo BLACKPINK Kencan dengan 8 Aktor Ganteng di Boyfriend on Demand
MOST COMMENTED











































