Agar Tetap Sabar Hadapi Suami yang Keras Kepala & Egois
Ratih Ibrahim - wolipop
Senin, 08 Apr 2013 14:54 WIB
Jakarta
-
Saya bingung bagaimana menghadapi suami yang keras kepala. Dia juga sangat egois. Bagaimana agar bisa tetap sabar menjalani pernikahan bersamanya?
(Sifa, 26 Tahun)
Jawab:
Halo Sifa,
Kesibukan suami terkadang menyita banyak waktu di luar rumah sehingga menyebabkan ia merasa lelah karena energi yang sudah banyak terkuras. Pada saat suami berada di rumah (bersama dengan istri) ia merasa bahwa dirinya harus dipahami, dilayani. Oleh karena itu, istri juga harus mengenali kapan waktu yang tepat untuk memberi masukkan atau kritikan kepada suami dan perhatikan juga kata-kata yang diucapkan agar suami tidak merasa disalahkan.
Suami akan mudah menerima masukkan atau kritikan di saat kamu dan suami sedang bermesraan, dan lebih banyak menggunakan kata "saya" daripada "kamu", misalnya istri ingin menyampaikan supaya suami tidak pulang sampai larut malam, maka penyampaian dapat dilakukan "saya akan sangat senang kalau kamu pulang lebih awal, sehingga kita lebih banyak waktu untuk berdua". Hal ini diupayakan agar suami paham akan keinginan kita dan ia tidak merasa disalahkan. Sehingga hubungan kamu dengan suami juga dapat terjalin lebih baik lagi.
(eny/eny)
(Sifa, 26 Tahun)
Jawab:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesibukan suami terkadang menyita banyak waktu di luar rumah sehingga menyebabkan ia merasa lelah karena energi yang sudah banyak terkuras. Pada saat suami berada di rumah (bersama dengan istri) ia merasa bahwa dirinya harus dipahami, dilayani. Oleh karena itu, istri juga harus mengenali kapan waktu yang tepat untuk memberi masukkan atau kritikan kepada suami dan perhatikan juga kata-kata yang diucapkan agar suami tidak merasa disalahkan.
Suami akan mudah menerima masukkan atau kritikan di saat kamu dan suami sedang bermesraan, dan lebih banyak menggunakan kata "saya" daripada "kamu", misalnya istri ingin menyampaikan supaya suami tidak pulang sampai larut malam, maka penyampaian dapat dilakukan "saya akan sangat senang kalau kamu pulang lebih awal, sehingga kita lebih banyak waktu untuk berdua". Hal ini diupayakan agar suami paham akan keinginan kita dan ia tidak merasa disalahkan. Sehingga hubungan kamu dengan suami juga dapat terjalin lebih baik lagi.
(eny/eny)
Perawatan dan Kecantikan
Nggak Perlu Foundation Mahal! 3 Cushion Ini Bikin Wajah Flawless, Tahan Lama, dan Anti Cakey Seharian
Kesehatan
Anak Susah Makan Bikin Mama Pusing? Ini 2 Suplemen Andalan Biar Nafsu Makan Balik Lagi!
Kesehatan
Sakit Kepala & Nyeri Otot Datang Tiba-Tiba? Ini 2 Obat Andalan yang Wajib Ada di Rumah!
Home & Living
Masak Lebih Praktis & Stylish, Inilah Rekomendasi Spatula Set Wajib Punya di Dapur!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Menghadapi Kekasih yang Suka Berubah-ubah Sikap, Kadang Mesra dan Cuek
Si Dia Ngaku Tidak Mau Pacaran Dulu, Cuma Alasan atau Sungguhan?
Tidak Cocok dengan Keluarga Kekasih, Akankah Berpengaruh Setelah Menikah?
Cara Menghadapi Pacar yang Terlalu Baik Pada Wanita Lain
Cara Mengatasi Rasa Kesal Pada Ibu Mertua yang Sikapnya Mudah Berubah
Most Popular
1
Gaya Pacar Cristiano Ronaldo Pakai Tas Langka, Koleksinya Senilai Rumah Mewah
2
TikTok Viral Verficator
Viral! Pengantin Pria Terobos Hutan hingga Sawah Becek Demi Ijab Kabul
3
Ramalan Zodiak 5 April: Aquarius Jauh dari Harapan, Capricorn Tetap Sabar
4
Viral Pengantin Pria Bawa 9 Truk Septic Tank untuk Iring-iringan Pernikahan
5
Potret Dukun Gen Z Korea yang Viral Dituduh Unggah Foto Seksi Demi Sensasi
MOST COMMENTED











































