Kebingungan Wanita yang Pacarnya Mengancam Bunuh Diri Jika Putus
Ratih Ibrahim - wolipop
Kamis, 14 Mar 2013 11:27 WIB
Jakarta
-
Selama tujuh bulan saya menjalin hubungan dengan laki-laki yang sudah beristri. Awal ketauan dia sudah beristri ketika hubungan kami sudah jalan tiga bulan lebih mbak. Awalnya berat untuk mutusinnya karena sudah sayang, dan kami pun melanjutkan hubungan tersebut, hingga sekarang. Tetapi belakangan ini saya merasa sangat tidak tega dengan istrinya, saya mencoba untuk memutuskan dia, tetapi dia tidak bisa nerima dan mengancam akan bunuh diri. Sampai sekarang saya bingung mbak harus bagaimana? Mohon solusinya ya mbak?
(Caca, 24 Tahun)
Jawab:
Halo Caca,
Keputusan kamu untuk berusaha menyudahi hubungan dengan suami orang tersebut, adalah suatu hal yang tepat. Menjadi orang ketiga dari pasangan suami-istri, bukanlah hal yang bijak. Tetapi bisa dipahami kebingungan kamu karena ada ancaman bunuh diri.
Namun penting untuk diketahui bahwa bukan tanggungjawab siapa pun jika seseorang commit suicide (memutuskan untuk bunuh diri). Seseorang bunuh diri karena kemauan dia sendiri, bukan karena disuruh oleh orang lain. Tidak seorang pun yang harus bertanggung jawab atas tindakannya (take the blame of it). Apa yang orang lain lakukan dan tidak lakukan, adalah tanggung jawab orang itu sendiri.
Akan merugikan kamu sendiri jika terjebak dalam situasi dimana kamu merasa bertanggung jawab atas orang tersebut. Nyatakan bahwa kamu juga memiliki hak untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, dan oleh karena itu kamu memiliki hak untuk menentukan jalan hidup kamu sendiri.
(eny/eny)
(Caca, 24 Tahun)
Jawab:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan kamu untuk berusaha menyudahi hubungan dengan suami orang tersebut, adalah suatu hal yang tepat. Menjadi orang ketiga dari pasangan suami-istri, bukanlah hal yang bijak. Tetapi bisa dipahami kebingungan kamu karena ada ancaman bunuh diri.
Namun penting untuk diketahui bahwa bukan tanggungjawab siapa pun jika seseorang commit suicide (memutuskan untuk bunuh diri). Seseorang bunuh diri karena kemauan dia sendiri, bukan karena disuruh oleh orang lain. Tidak seorang pun yang harus bertanggung jawab atas tindakannya (take the blame of it). Apa yang orang lain lakukan dan tidak lakukan, adalah tanggung jawab orang itu sendiri.
Akan merugikan kamu sendiri jika terjebak dalam situasi dimana kamu merasa bertanggung jawab atas orang tersebut. Nyatakan bahwa kamu juga memiliki hak untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, dan oleh karena itu kamu memiliki hak untuk menentukan jalan hidup kamu sendiri.
(eny/eny)
Kesehatan
Kulit Bayi Mudah Kering? Krim dari Cetaphil Baby Ini Layak Dicoba
Olahraga
Review Bola Tenis Dunlop Fort All Court: Bola Premium untuk Turnamen
Elektronik & Gadget
ASUS Zenbook A14, Laptop Super Ringan dengan Snapdragon X
Home & Living
Cuci Piring Makin Wangi & Kinclong Pakai Sparkle MAXI Jeruk Nipis
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Menghadapi Kekasih yang Suka Berubah-ubah Sikap, Kadang Mesra dan Cuek
Si Dia Ngaku Tidak Mau Pacaran Dulu, Cuma Alasan atau Sungguhan?
Tidak Cocok dengan Keluarga Kekasih, Akankah Berpengaruh Setelah Menikah?
Cara Menghadapi Pacar yang Terlalu Baik Pada Wanita Lain
Cara Mengatasi Rasa Kesal Pada Ibu Mertua yang Sikapnya Mudah Berubah
Most Popular
1
50 Ucapan Idul Fitri 2026 yang Estetik dan Spesial buat Media Sosial
2
5 Tutorial Hijab Segiempat & Pashmina untuk Lebaran, Syari Hingga Ala Gen Z
3
Bikin Pangling, Kim Kardashian Pakai Makeup Gothic di After Party Oscars 2026
4
Ramalan Zodiak 20 Maret: Libra Kebutuhan Meningkat, Scorpio Jangan Kecewa
5
Pengakuan Wanita yang Selingkuh di Konser Coldplay, Merasa Dibohongi
MOST COMMENTED











































