Ortu Mendesak Nikah Tapi Calon Mertua Belum Merestui, Harus Bagaimana?
Ratih Ibrahim - wolipop
Kamis, 14 Mar 2013 11:09 WIB
Jakarta
-
Saya seorang mahasiswi tingkat akhir yang sedang dibingungkan dengan hubungan saya dengan pacar saya yang sudah jalan 2,5 tahun. Keluarga saya menginginkan hubungan kami segera diresmikan, walau hanya bertunangan. Namun dari pihak keluarga pacar saya, ibundanya masih belum mengizinkannya, bahkan kami disuruh menjauhkan pikiran-pikiran ke hal tersebut. Sedangkan dari kami sendiri, kami merasa hubungan kami harus segera dihalalkan agar kami tidak sampai melakukan hal-hal yang dosa.
Namun, saya sendiri terkadang masih ragu dengan pacar saya setelah saya mengetahui dia pernah berteman sangat dekat sekali dengan beberapa wanita, padahal kami masih berpacaran dan keadaan hubungan kami baik-baik saja. Sampai sekarang sikapnya sering membuat saya ragu, namun setiap kali saya membicarakan tentang hubungan kami, dia selalu bersikap, bahwa dia sungguh-sungguh dengan saya, dan tidak mau hubungan kami usai. Saya bingung dengan keadaan ini, mohon sarannya...
(Riuci, 20 Tahun)
Jawab:
Halo Riuci,
Suatu hal yang wajar ya, dimana para orangtua menginginkan agar anak perempuannya untuk segera memiliki kejelasan hubungan status dengan pacarnya, jika ia sudah menginjak usia dewasa muda. Namun tentunya untuk menikah, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan dan dipersiapkan secara matang. Sayangnya kamu tidak bercerita tentang keadaan pacar kamu, misalnya usia, pekerjaan, besar keluarga atau keadaan ekonominya seperti apa.
Namun demikian, saya bisa katakan bahwa apabila kalian tidak mendapat restu dari orangtua untuk melanjutkan hubungan, sangat mungkin di masa depannya kalian akan menghadapi tantangan-tantangan 'ekstra' dalam rumah tangga. Jadi terkait dengan restu orangtua pacar, kamu harus coba selesaikan permasalahannya terlebih dahulu sebelum melangkah lebih jauh. Beri penjelasan kepada mereka tentang pandangan dan keinginan kalian berdua. Tanyakan kepada orangtua, mengapa ibunda belum bisa memberikan izin untuk menikah.
Terkait dengan keragu-raguan kamu terhadap sikap dan perasaan pacar, menikah membutuhkan sebuah komitmen yang sangat besar dari keduabelah pihak. Untuk mempertahankan pernikahan, butuh kerja keras keduanya. Kepercayaan terhadap satu sama lain, adalah suatu hal yang penting. Kalau sekarang saja kamu masih merasa ragu, bagaimana dengan nanti ketika menjalani rumah tangga yang sudah pasti akan ada banyak tantangan? Kalau memang masih belum merasa yakin, jangan tergesa-gesa mengambil sebuah keputusan yang sangat besar. Umur kamu masih 20 tahun, masih tergolong muda dan masih perlu belajar banyak dari pengalaman.
(eny/eny)
Namun, saya sendiri terkadang masih ragu dengan pacar saya setelah saya mengetahui dia pernah berteman sangat dekat sekali dengan beberapa wanita, padahal kami masih berpacaran dan keadaan hubungan kami baik-baik saja. Sampai sekarang sikapnya sering membuat saya ragu, namun setiap kali saya membicarakan tentang hubungan kami, dia selalu bersikap, bahwa dia sungguh-sungguh dengan saya, dan tidak mau hubungan kami usai. Saya bingung dengan keadaan ini, mohon sarannya...
(Riuci, 20 Tahun)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Halo Riuci,
Suatu hal yang wajar ya, dimana para orangtua menginginkan agar anak perempuannya untuk segera memiliki kejelasan hubungan status dengan pacarnya, jika ia sudah menginjak usia dewasa muda. Namun tentunya untuk menikah, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan dan dipersiapkan secara matang. Sayangnya kamu tidak bercerita tentang keadaan pacar kamu, misalnya usia, pekerjaan, besar keluarga atau keadaan ekonominya seperti apa.
Namun demikian, saya bisa katakan bahwa apabila kalian tidak mendapat restu dari orangtua untuk melanjutkan hubungan, sangat mungkin di masa depannya kalian akan menghadapi tantangan-tantangan 'ekstra' dalam rumah tangga. Jadi terkait dengan restu orangtua pacar, kamu harus coba selesaikan permasalahannya terlebih dahulu sebelum melangkah lebih jauh. Beri penjelasan kepada mereka tentang pandangan dan keinginan kalian berdua. Tanyakan kepada orangtua, mengapa ibunda belum bisa memberikan izin untuk menikah.
Terkait dengan keragu-raguan kamu terhadap sikap dan perasaan pacar, menikah membutuhkan sebuah komitmen yang sangat besar dari keduabelah pihak. Untuk mempertahankan pernikahan, butuh kerja keras keduanya. Kepercayaan terhadap satu sama lain, adalah suatu hal yang penting. Kalau sekarang saja kamu masih merasa ragu, bagaimana dengan nanti ketika menjalani rumah tangga yang sudah pasti akan ada banyak tantangan? Kalau memang masih belum merasa yakin, jangan tergesa-gesa mengambil sebuah keputusan yang sangat besar. Umur kamu masih 20 tahun, masih tergolong muda dan masih perlu belajar banyak dari pengalaman.
(eny/eny)











































