Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Dilema Menikah dengan Mantan Pacar Sahabat

wolipop
Kamis, 14 Feb 2013 14:20 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Dear Mbak Ratih. Saya dan kekasih sudah dua tahun berpacaran dan memutuskan untuk menikah. Namun masih ada ganjalan di hati saya. Pacar saya dulu adalah mantan dari sahabat baik saya. Memang kami jadian setelah mereka lama putus dan saya juga sudah berterus terang mengenai hubungan kami. Waktu saya berterus terang, sahabat mengaku jika dia bisa menerima tetapi belakangan sahabat saya bercerita pada sahabat saya yang lain kalau dia belum bisa ikhlas dengan hubungan kami. Apalagi jika kami sampai menikah.

Selama ini pacar saya dan sahabat sudah tidak pernah berhubungan sejak mereka putus (saya, pacar dan sahabat berada di tiga kota yg berbeda). Untuk diketahui, mereka putus karena ketidakcocokan sifat, namun sahabat saya tidak bisa menerima sehingga sampai sekarang dia masih menyimpan benci pada pacar saya. Sahabat saya dan keluarganya bersahabat dekat dengan keluarga saya. Ini juga yang membuat ibu saya dulu tidak merestui hubungan kami berdua.

Namun seiring berjalannya waktu, beliau sekarang bisa menerima dan merestui rencana pernikahan kami. Yang menjadi pemikiran saya adalah bagaimana saya harus menyampaikan kabar ini kepada sahabat dan keluarganya (yang tinggal satu kota dengan orangtua saya, sehingga mau tidak mau mereka pasti tahu) sementara sampai saat ini sahabat saya masih belum mempunyai pasangan sejak putus dengan pacar saya. Bagaimana saya harus bersikap supaya tidak menyakiti perasaan sahabat & keluarganya? Terima kasih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

(Dian, 29 Tahun)

Jawab:

Hai Dian, sampaikanlah kabar pernikahan kamu kepada sahabat kamu dan keluarganya secara lisan dengan cara mendatangi rumah mereka, karena ketika kita bersilaturahmi suasananya akan lebih cair. Apalagi keluarga kamu pun saling bersahabat. Orang pun biasanya merasa lebih dihargai bila kita mengantarkan sendiri undangan pernikahan kita.

Satu hal lagi, sebetulnya syarat persahabatan yang sehat adalah trust, respect dan grow together. Dalam hal ini kamu dan dia harus saling percaya, saling menghargai dan sama-sama bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Bila ternyata sahabat kamu memang belum bisa menerima kenyataan bahwa kamu akan menikah, artinya salah satu syarat persahabatan yang sehat belum terpenuhi ya. Bisa jadi ia adalah orang yang perlu waktu lebih lama untuk menerima kondisi kamu sekarang.


(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads