Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Ini Jenis Pembersih Wajah Terbaik untuk Kulit Sehat Menurut Dermatologist

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Senin, 23 Feb 2026 19:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Girl with towel is lookin in a mirror
Foto: iStock
Jakarta -

Memilih pembersih wajah bukan perkara sepele. Pembersih yang tepat bisa menjadi fondasi rutinitas skincare yang sukses, sementara pilihan yang keliru justru berpotensi menimbulkan masalah baru pada kulit.

Membersihkan wajah adalah langkah esensial dalam perawatan kulit. Langkah pertama ini membantu mengangkat kotoran, minyak, sel kulit mati, keringat, bakteri, sisa makeup, residu produk, hingga polusi yang menumpuk sepanjang hari.

Jika tidak dibersihkan dengan benar bisa menyumbat pori-pori, memicu jerawat, memperparah peradangan, bahkan mempercepat tanda-tanda penuaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semua kotoran yang menumpuk di kulit sepanjang hari-mulai dari minyak, sel kulit mati, hingga polusi-bisa meningkatkan risiko pori-pori tersumbat, jerawat, inflamasi, bahkan penuaan dini," jelas Geeta Yadav, MD, dokter kulit sekaligus pendiri FACET Dermatology di Toronto, seperti dikutip dari Women's Health Mag.

Dengan banyaknya pilihan jenis pembersih di pasaran-mulai dari facial foam, cleansing balm, cleansing oil, hingga micellar water-mana yang sebenarnya paling baik untuk kesehatan kulit?

ADVERTISEMENT

Saat Ragu, Pilih Cleanser Bertekstur Krim atau Lotion

Menurut para dermatologist, jika kamu bingung memilih, pembersih wajah bertekstur krim atau lotion adalah opsi paling aman. Formula ini dikenal ramah terhadap skin barrier karena mampu membersihkan tanpa mengikis minyak alami kulit secara berlebihan.

Namun, jangan berharap busa melimpah. Meski sensasi berbusa terasa menyenangkan, busa sebenarnya tidak menentukan efektivitas pembersihan.

"Busa biasanya dihasilkan oleh surfaktan kuat seperti sulfat, yang sifatnya mirip deterjen dan bisa mengangkat terlalu banyak minyak alami kulit atau sebum," jelas Omer Ibrahim, MD, dokter kulit asal Chicago.

Jika minyak alami kulit terkikis berlebihan, kulit justru bisa menjadi lebih kering dan rentan iritasi. Sebaliknya, pembersih berbasis krim tetap menggunakan surfaktan, tetapi biasanya berasal dari alternatif non-sulfat seperti cocamidopropyl betaine dan sulfosuccinates.

"Bahan-bahan ini tetap efektif mengangkat kotoran tanpa merusak skin barrier," tambah Dr. Omer.

Perhatikan Kandungan yang Menghidrasi

Wanita membersihkan wajah

Foto: Getty Images/chinaview

Secara umum, pembersih wajah sebaiknya memiliki formula sederhana dan tidak terlalu banyak tambahan yang tidak diperlukan. Fokuslah pada kandungan yang membantu menjaga kelembapan kulit.

"Humektan seperti glycerin dan hyaluronic acid adalah bahan yang baik karena berfungsi sebagai pelembap ringan," jelas Morayo Adisa, MD, dokter kulit bersertifikat di Chicago.

Ia menambahkan, "Ceramide, squalene, dan niacinamide juga merupakan pilihan yang baik karena membantu menghidrasi sekaligus memperkuat skin barrier."

Pemilik kulit normal, kering, sensitif, serta mereka yang memiliki eksim atau rosacea umumnya cocok menggunakan pembersih berbasis krim.

Jenis Pembersih yang Cocok untuk Pemilik Kulit Berminyak dan Berjerawat

Ilustrasi wanita membersihkan wajah

Foto: Getty Images/Viktoria Korobova

Ada pengecualian untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat. "Jenis kulit ini biasanya lebih cocok menggunakan pembersih gel atau foaming cleanser karena lebih efektif memecah kelebihan sebum," ujar Dr. Geeta.

Dalam kasus ini, efek mengangkat minyak memang dibutuhkan, sehingga penggunaan sulfat tidak selalu menjadi masalah besar. Selain itu, pemilik kulit berminyak juga disarankan memilih pembersih yang mengandung bahan untuk eksfoliasi atau menjernihkan kulit. Dr. Geeta merekomendasikan pembersih wajah dengan salicylic acid.

"Salicylic acid dapat menembus ke dalam pori-pori dan membantu meluruhkan sel kulit mati yang menyebabkan penyumbatan dan jerawat," jelasnya.

Selain salicylic acid, bahan seperti asam laktat, asam glikolat, clay, dan sulfur juga baik untuk membantu mengontrol minyak berlebih.

Intinya, pembersih wajah terbaik adalah yang sesuai dengan tipe dan masalah kulit. Namun jika kamu masih ragu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kulit.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads