Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Itang Yunasz

Mohammad Abduh - wolipop
Jumat, 19 Nov 2010 18:18 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Itang Yunasz
Jakarta -

"Wanita muslim di Indonesia termasuk beruntung karena memiliki koleksi busana muslim yang beragam, coba bandingkan dengan negara-negara Arab yang hanya bisa menemukan abaya," ujar designer yang bernama lengkap Yusjirwan Yunasz atau yang biasa dipanggil Itang Yunasz tersebut.

Bahkan negara-negara tetanggapun seperti Malaysia, Dubai, dan uni Emirat ikut mengakui bahwa Indonesialah yang memiliki fashion muslim termodis jelasnya ketika diwawancarai oleh awak media seusai event fashion terbesar di Jakarta, Jakarta Fashion week lalu.

Pada peragaan busana yang bertemakan "Luxurious Modesty" tersebut, itang bersama dengan tida perancang APPMI lain; yakni Irna Mutiara, Monika Juffry dan Ronald V. Gaghana menunjukkan bahwa busana muslim dapat diolah dengan berbagai cara salah satunya dengan menampilkan sisi mewah, elegan, namun tetap santun sesuai dengan koridor Islam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka menggunakan permainan bahan dalam menciptakan koleksi busana muslim yang mewah tanpa menggunakan permainan layer yang berlebihan ataupu rumit. Designer yang mengawali karirnya sebagai penyanyi dan juga pemain film ini menggunakan materi yang halus seperti chiffon dan sateen silk pada koleksinya yang terdiri dari kaftan, abaya, blus long skirt, dan juga celana panjang.

Palet warna hitam dan putih menjadi warna dasar koleksinya. Ia juga menggunakan motif bunga-bungaan berwarna icy blue yag dibuat menngunakan tekhnik digital printing yang dipadukan dengan garis-garis vertikal tanpa melupakan cutting yang simpel dan juga penutup kepala sebagai ciri khas dari setiap rancangannya.

Putra pasangan Yunas Sutan Pengeran dan Yulianan ini memulai kariernya di dunia fashion pada tahun 1981, setelah berhasil meraih juara kedua dalam Lomba Perancang Mode Femina. Pada tahun 1986, ia mendirikan labelnya sendiri Itang Yunasz yang berlogo SZ dan menggarap busana mulim. Itang juga mendapatkan penghargaan dari Presiden Fidel Ramos bertajuk Asian Women Foundation.

(mab/mab)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads