Kisah Haru Istri Polisi yang Melahirkan Bayi 3 Tahun Setelah Suami Meninggal

Eny Kartikawati - wolipop Rabu, 26 Jul 2017 15:19 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta - Suami wanita ini meninggal dunia dalam tugasnya sebagai polisi. Pria tersebut terbunuh dalam sebuah penyergapan yang dilakukan pihak kepolisian. Dan ajaibnya tiga tahun setelah dia tiada, istrinya melahirkan seorang bayi perempuan.

Wenjian Liu demikian nama polisi yang meninggal dunia tersebut. Dia meninggal di rumah sakit pada 2014 tidak lama setelah ditembak pelaku kejahatan. Saat jenazahnya dibaringkan di Rumah Sakit New York-Presbyterian, istrinya, Pei 'Sanny' Xia Chen mendapatkan sebuah pertanyaan yang tidak biasa dari dokter. Sang dokter bertanya apakah Pei mau sperma suaminya diawetkan sehingga dia bisa punya anak suatu hari nanti. Saat itu Pei pun setuju.

Kini tiga tahun setelah Liu meninggal dunia, Pei melahirkan seorang bayi perempuan. Tepatnya pada Selasa (25/7/2017) kemarin, bayi yang dinamai Angel itu tiba ke dunia. Bayi tersebut dinamai Angel sesuai dengan mimpinya bertemu dengan almarhum suaminya.

Kisah Haru Istri Polisi yang Melahirkan Bayi 3 Tahun Setelah Suami MeninggalFoto: Istimewa


Teman Pei, Maria Dziergowski, menceritakan bahwa Wenjian datang ke mimpi istrinya. Dalam mimpi tersebut Wenjian memakai baju putih seperti seorang 'angel' atau malaikat dan menyerahkan seorang bayi padanya. Bayi perempuan," tutur Maria.

Pei pun sudah yakin bayinya berjenis kelamin perempuan sebelum USG dilakukan dokter. Dan memang sesuai mimpinya itu, bayi perempuan yang sehat dilahirkannya. Sang bayi menurut Maria, sangat menggemaskan karena sering tersenyum.

Kelahiran bayi perempuan itu membuat hidup Pei kembali berwarna. Sebelumnya dia harus kehilangan suami tercinta saat pernikahan mereka baru berjalan tiga bulan. Dengan sperma sang suami yang dibekukan Pei melahirkan Angel yang didapatnya melalui proses bayi tabung.

Bukan hanya Pei yang menyambut bahagia kelahiran bayi Angel. Kedua orangtua Liu juga merasa bahagia dan sangat terharu. "Orangtuanya sangat emosional, mereka menangis saat menggendong bayinya," kata Maria.


(eny/eny)