Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Gwyneth Paltrow Curhat Bagaimana Stresnya Punya Anak Remaja

Arina Yulistara - wolipop
Kamis, 05 Jan 2017 08:34 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: D Dipasupil/Getty Images
Jakarta - Ketika anak mencapai masa remaja, mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi tentang semua hal di dunia ini. Hal tersebut rupanya membuat aktris Gwyneth Paltrow merasa stres. Gwyneth mengaku memiliki banyak khawatiran dalam membimbing kedua anaknya --Apple dan Moses-- yang semakin besar.

Bintang 'Iron Man' itu menuturkan bahwa membesarkan dan membimbing anak merupakan pekerjaan yang paling penting serta sulit dilakukan bagi orangtua. Maka tak jarang saat sedang merasa tertekan karena anak, ia curhat kepada teman perempuannya.

"Suatu malam aku berada di kamar mandi dan mengirim pesan ke sahabat terbaikku yang juga menjadi ibu. Aku bertanya bagaimana aku bisa melalui ini? Lalu dia seperti menjawab, 'Tenang, bernapaslah, kita semua merasakannya, coba mengalah. Anak-anak kamu itu yang terbaik'," cerita Gwyneth seperti dikutip dari Female First.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: 25 Vlogger Wanita Indonesia Inspiratif 2016

Aktris 44 tahun itu juga menuturkan kalau menjadi seorang ibu seperti menghidupkan masa kecilnya kembali. Namun kali ini ia yang harus bekerja keras membimbing kedua buah hati tercinta dari mantan suaminya, Chris Martin.

Gwyneth harus membuat anak-anaknya bisa tumbuh cerdas dan memiliki kepribadian yang baik dengan caranya sendiri. Hal ini diakui Gwyneth melibatkan rasa emosional dan kontrol diri sendiri.

"Mengajarkan anak itu sangat menantang, emosional, tapi membuat kita lebih lega. Kita bisa berdiri di samping mereka yang kita cintai sepenuh hati dan menanggung sakit hati juga kesalahan mereka dengan hati lapang. Aku pikir semua orang memiliki naluri sebagai orangtua dan bagaimana cara mereka mengasuh anak itu berbeda-beda. Dibutuhkan energi yang luar biasa dalam mengajarkan anak," ujar Gwyneth.

Pendiri Goop itu menambahkan bahwa tidak ada batasan waktu bagi orangtua untuk mengajari anak. Orangtua harus berada di sisi anak untuk membentuk dan mendukung mereka hingga dewasa nanti.





(ays/ays)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads