Tragis, Balita 2 Tahun Tewas Karena Tersedak Popcorn di Pesta Ultah Ibunya

Daniel Ngantung - wolipop Selasa, 06 Des 2016 07:15 WIB
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Malang betul nasib Mirranda Grace Lawson. Baru berusia dua tahun, balita asal Virginia, AS, ini meninggal lantaran tersedak popcorn.

Mirranda mengembuskan napas terakhirnya pada 1 November setelah terbaring dalam koma di rumah sejak Mei silam.

Semuanya bermula saat Mirranda tersedak popcorn yang menyebabkan sesak napas dan akhirnya berujung pada kehilangan kesadaran. Tragisnya kejadian tersebut terjadi di pesta ulang tahun ibunya.

Dalam keadaan panik, sang ayah, Patrick, sempat memberi nafas bantuan. Namun ketika ambulans tiba, Mirranda berhenti bernapas.

Namun secercah harapan timbul saat jantung mungil Mirranda mulai berdenyut kembali. Sayangnya, kondisi Mirranda belum sepenuhnya pulih. Dokter menginformasikan kepada orangtua bahwa buah hati mereka mengalami kerusakan otak.

Selama hampir enam bulan Mirranda hidup dengan bantuan mesin ventilator. Hari terus berganti tapi tidak terlihat perkembangan yang signifikan. Ia sempat mengalami gagal ginjal sampai akhirnya ia meninggal.

Meski masih berkabung, keluarga Mirranda memanfaatkan momen tersebut untuk meningkatkan kesadaran para orangtua dalam mengawasi makanan buah hatinya. Dalam hal ini popcorn.

"Semuanya disebabkan oleh popcorn. Tolong sebarkan bahaya popcorn yang belum banyak diketahui orang," tulis perwakilan keluarga di laman GoFundMe seperti dikutip Cosmopolitan. Mereka pun berharap jangan sampai kejadian malang tersebut menimpa anak-anak lainnya.

Menurut American Academy of Pediatrics, anak usia balita belum bisa mengunyah dan mencerna makanan yang bersifat solid, seperti popcorn, secara maksimal sehingga rentan tersedak. Aliran oksigen pun tersendat dan berbuah kematian.

Nah, tentu Anda tidak mau buah hati mengalami hal yang sama kan? Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar anak tidak tersedak.

1. Perkenalkan anak pada makanan solid secara bertahap sesuai umurnya.
2. Jika belum yakin, jangan tawarkan anak makanan-makanan yang riskan, seperti anggur, popcorn, permen atau potongan daging.
3. Jangan biarkan anak berjalan atau berlarian saat mulut sedang mengunyah makanan.
4. Pastikan makanan sudah dipotong kecil-kecil agar mudah dikunyah.
5. Selain makanan, anak juga bisa tersedak karena mainan. Oleh karena itu, pilihlah mainan yang aman bagi anak.
6. Tidak salahnya mempelajari cara membuat napas bantuan (CPR) untuk berjaga-jaga. (dng/ami)