ADVERTISEMENT

Ibu Tunggal Dandan Jadi Pria Demi Anak Rayakan Hari Ayah di Sekolah

Eny Kartikawati - wolipop Kamis, 08 Sep 2016 17:06 WIB
Foto: Facebook Yevette Vasquez
Jakarta - Kisah ibu tunggal yang rela berdandan menjadi pria ini menjadi viral. Orang-orang tersentuh pada sang ibu yang tidak mau anaknya melewatkan hari istimewa di sekolah yaitu Donuts With Dad.

Hari itu Yevette Vasquez yang tinggal di Fort Worth, Texas, Amerika Serikat mengantar putranya yang duduk di kelas enam ke sekolah seperti biasanya. Saat sampai di area parkir, dia heran karena area tersebut jadi lebih ramai tidak seperti biasanya.

"Aku bertanya padanya, kenapa ada banyak sekali mobil. Dia bilang hari ini adalah hari Donuts with Dad," demikian Vasquez bercerita di akun Facebooknya.

Dia mengunggah foto dan tulisan mengenai pengalamannya menjadi 'ayah' dalam sehari itu ke Facebook pada pekan kemarin. Dan tulisannya itu menjadi viral, membuatnya diundang ke Good Morning America untuk berbagi cerita.



Dari cerita Vasquez diketahui setelah mendengar jawaban putranya bahwa hari itu akan ada hari khusus untuk para ayah, dia pun langsung menyetir mobilnya kembali ke rumah. "Aku tidak mau dia melewatkan hari itu. Aku sadar tidak mudah bagiku melihat para ayah lain bersama anak mereka, tapi inilah hidup. Setidaknya aku bisa melakukan apapun agar anakku tersenyum," tulisnya lagi.

Dan dari foto bisa dilihat Vasquez kembali ke rumah untuk mengubah dandanannya menjadi pria. Dia memakai kemeja kotak-kotak dan topi. Wajahnya dihiasi kumis. Rambutnya yang panjang disembunyikan di dalam topi.



Foto memperlihatkan betapa putra Vasquez sangat bahagia dengan apa yang dilakukan ibunya. Memeluk ibunya yang tampak seperti pria, dia tersenyum bahagia ke kamera.

"So here it goes..... and please don't hate I know I'm a woman an so do my sons lol #ilovehim #wegettingthemdonuts #noexcuses," tulis Vasquez di keterangan fotonya.

Dalam wawancara dengan Good Morning America, Vasquez menyampaikan harapannya sebagai seorang ibu tunggal yang harus membesarkan tiga anak laki-laki tanpa figur ayah. "Aku berharap bisa membesarkan mereka menjadi seorang pria, ayah dan suami walaupun tanpa figur ayah untuk mereka," pungkasnya.



(eny/eny)